Waspada 8 Pasar Tumpah di Jalur Mudik Karawang

Kompas.com - 27/05/2019, 18:10 WIB
Peta jalan di wilayah Karawang.HANDOUT Peta jalan di wilayah Karawang.

KARAWANG, KOMPAS.com - Sedikitnya ada delapan pasar tradisonal atau pasar tumpah di sepanjang jalur mudik arteri dan alternatif roda dua di Karawang.

Ini menjadi salah satu titik trouble spot jalur mudik di Karawang. Jalur arteri Pantura, Karawang, sepanjang 41 kilometer terdapat lima pasar tradisional, yakni:

1. Pasar Johar


Pasar Johar terletak di Jalan Tuparev, Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur. Pasar ini kerap menimbilkan kemacetan lantaran banyak kendaraan yang parkir di pinggir jalan.

Meski tak terletak di jalur urtama jalan arteri jalur mudik, sejumlah pemudik kerap melewati jalur ini.

2. Pasar Kosambi

Pasar Kosambi terletak di Jalan Raya Kosambi Nomor 15, Desa Duren, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang.

Baca juga: 22 Titik Jalur Mudik Rawan Macet di Jatim, 6 Titik Ada di Tol

 

Pasar ini kerap menimbulkan kemacetan lantaran tak jauh dari pasar terdapat pertigaan menuju pemukiman padat penduduk. Hal ini diperparah dengan adanya pintu rel kereta api.

3. Pasar Cikampek

Pasar Cikampek terletak di Jalan Terminal Bis Nomor 9, Desa Cikampek, Kecamatan Cikampek. Pasar ini kerap menimpulkan kemacetan lantaran banyak kendaraan parkir dan mengetem di pinggir jalan.

4. Pasar Pemda Cikampek

Pasar ini terletak di Jalan Kembon Kembang Nomor 161, Desa Cikampek Timur, Kecamatan Cikampek.

5. Pasar Jatisari

Pasar ini terletak di Jalan Raya Jarisari, Desa Jatisari, Kecamatan Jatisari. Arus lalu lintas di jalur ini kerap tersendat lantaran banyak pedagang berdagang di pinggir jalan dan banyak kendaraan yang mengetem di pinggir jalan.

Selain itu, di jalur alternatif roda dua sepanjang 49 kilometer juga terdapat tiga pasar tumpah. Jalur ini digunakan apabila di jalur arteri dan tol mengalami kemacetan parah.

Baca juga: Ini Titik-titik Pengisian Bahan Bakar Sepanjang Jalur Mudik

 

Di mana pemisahan pemudik motor dengan pemudik mobil akan dilakukan di flyover Lamaran.

Arus lalu lintas di jalur ini kerap tersendat lantaran banyak pedagang yang berdagang di pinggir jalan. Ketiga pasar itu, yakni:

1. Pasar Telagasari

Pasar ini terletak di Jalan Raya Telagasari, Desa Telagasari, Kecamatan Telagasari.

2. Pasar Wadas

Pasar ini terletak di Jalan Raya Sech Quro, Wadas, Kecamatan Lemahabang.

3. Pasar Gempol

Pasar Gempol terletak di Jalan Raya Gempol-Cilamaya, Kecamatan Banyusari.

"Salah satu titik trouble spot ialah pasar tradisional, yang biasanya menimbulkan pasar tumpah di sepanjang jalan," kata Kasat Lantas Polres Karawang, AKP Bariu Bawana kepada Kompas.com, melalui pesan singkat, Senin (27/5/2019).

Baca juga: Polisi Tembak Begal Beraksi di Jalur Mudik Aceh-Medan

Untuk mengantisipasi kemacetan, Satlantas Polres Karawang berkoordinasi dengan pihak terkait dan menempatkan personel untuk mengatur arus lalu lintas.

Bariu menyebut, jalur arteri Pantura Karawang dari perbatasan Kabupaten Bekasi hingga Kabupaten Subang, dan jalur alternatif roda dua dari Lamaran hingga Cikalong merupakan dua dari tiga jalur favorit para pemudik. Satu jalur favorit lainnya yakni jalur tol sepanjang 28 kilometer.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER DI KOMPASIANA] Insiden Asrama Papua | Anak (Baru) Ibu Kota | Spider-Man Lepas dari MCU

[POPULER DI KOMPASIANA] Insiden Asrama Papua | Anak (Baru) Ibu Kota | Spider-Man Lepas dari MCU

Regional
Hukuman Kebiri Kimia Belum Ada Juknis, Kejati Jatim Tunggu Petunjuk Jaksa Agung

Hukuman Kebiri Kimia Belum Ada Juknis, Kejati Jatim Tunggu Petunjuk Jaksa Agung

Regional
Sirkulasi 'Eddy' Picu Gelombang Setinggi 4 Meter di Sejumlah Wilayah

Sirkulasi "Eddy" Picu Gelombang Setinggi 4 Meter di Sejumlah Wilayah

Regional
50 Warga Dievakuasi Akibat Guguran Lava Gunung Karangetang

50 Warga Dievakuasi Akibat Guguran Lava Gunung Karangetang

Regional
Leprid Apresiasi Keberhasilan Hendi dalam Membina Ribuan UMKM

Leprid Apresiasi Keberhasilan Hendi dalam Membina Ribuan UMKM

Regional
Di Lhokseumawe, setiap Jumat Wajib Pakai Bahasa Aceh

Di Lhokseumawe, setiap Jumat Wajib Pakai Bahasa Aceh

Regional
Gubernur Bali Minta Pelindo III Stop Reklamasi di Pelabuhan Benoa

Gubernur Bali Minta Pelindo III Stop Reklamasi di Pelabuhan Benoa

Regional
Pemerkosa 9 Anak Dapat Hukuman Kebiri Kimia dan Baru Pertama di Mojokerto

Pemerkosa 9 Anak Dapat Hukuman Kebiri Kimia dan Baru Pertama di Mojokerto

Regional
Pemilik Kapal Ungkap Penyebab KM Mina Sejati Karam Pasca-pembantaian ABK

Pemilik Kapal Ungkap Penyebab KM Mina Sejati Karam Pasca-pembantaian ABK

Regional
Kasus di Asrama Mahasiswa Papua, 5 TNI Diskors dan Diseret ke Pengadilan Militer

Kasus di Asrama Mahasiswa Papua, 5 TNI Diskors dan Diseret ke Pengadilan Militer

Regional
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Cilacap dan Kebumen, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Cilacap dan Kebumen, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Kebiri Kimia di Mojokerto, Kejaksaan Masih Mencari Rumah Sakit untuk Eksekusi Hukuman

Kebiri Kimia di Mojokerto, Kejaksaan Masih Mencari Rumah Sakit untuk Eksekusi Hukuman

Regional
2 Jenazah Ditemukan pada Mobil Terbakar, Diduga Korban Pembunuhan

2 Jenazah Ditemukan pada Mobil Terbakar, Diduga Korban Pembunuhan

Regional
Perusahaan Datangkan Kapal Cari Korban Pembantaian KM Mina Sejati

Perusahaan Datangkan Kapal Cari Korban Pembantaian KM Mina Sejati

Regional
Cuaca Buruk, Pencarian Kapal Kargo yang Hilang di Perairan Pulau Buru Dihentikan

Cuaca Buruk, Pencarian Kapal Kargo yang Hilang di Perairan Pulau Buru Dihentikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X