Ketua RW yang Mencoblos Dua Kali di Makassar Terbukti Lakukan Pidana

Kompas.com - 27/05/2019, 18:10 WIB
Beberapa Komisioner Bawaslu Kota Makassar Saat Melimpahkan Kasus Pelanggaran Pemilu di Polrestabes Makassar, Senin (27/5/2019).Kompas.com/HIMAWAN Beberapa Komisioner Bawaslu Kota Makassar Saat Melimpahkan Kasus Pelanggaran Pemilu di Polrestabes Makassar, Senin (27/5/2019).


MAKASSAR, KOMPAS.com - Syamsir Zaini, Ketua RW 06 Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakukang, Makassar, Sulawesi Selatan yang sebelumnya kedapatan mencoblos di dua TPS berbeda saat Pemilu 2019 lalu telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana pemilu oleh Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

Kasusnya pun kini dilimpahkan ke kepolisian pada Senin (27/5/2019) lalu.

Komisioner Bawaslu kota Makassar, Zulfikarnain mengatakan kasus tersebut sudah memenuhi unsur untuk dinaikkan tahap sidik setelah menerima keterangan saksi-saksi untuk memperkuat alat bukti.

"Pencoblosan dua kali yang dilakukan oleh ketua RW 6 Syamsir Zaini di Kelurahan Pandang. Dia mencoblos di TPS 2 dan 6, itu ada bukti-buktinya untuk menguatkan dugaan itu ada Foto dan video," katanya usai melakukan pelimpahan.

Baca juga: Rekapitulasi KPU: Prabowo-Sandi Unggul 416.990 Suara di Kota Makassar

Kanit 1 Tindak Pidana Umum Polrestabes Makassar AKP Abdul Rahim mengungkapkan, setelah penyerahan berkas tersebut, pihaknya bakal melengkapi administrasi penyidikan, seperti laporan polisi dan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik).

"Kami buatkan administrasinya, yakni laporan polisi dan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) untuk dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang sebelumnya sudah diambil klarifikasi oleh pihak Bawaslu," ucap Rahim.

Baca juga: Ketua RW di Makassar Kedapatan Mencoblos di Dua TPS Berbeda

Rahim memastikan akan menyelesaikan perkara ini paling tidak selama 14 hari kerja. Syamsir sendiri disangkakan Pasal 516 UU No 7 tahun 2017 yang berbunyi setiap orang yang memberikan suara 2 kali atau lebih diancam dipidana penjara 12 bulan dengan denda Rp18 juta.

"Dalam jangka waktu 14 hari ini, kami selalu penyidik memaksimalkan untuk merampungkan berkas perkara untuk diserahkan rekan-rekan kita di kejaksaan, untuk bisa segera disidangkan," pungkasnya.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Regional
Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Regional
Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali 'Warning' untuk Transportasi Laut

Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali "Warning" untuk Transportasi Laut

Regional
Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Regional
Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Regional
Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Regional
Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Regional
Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Regional
Masih di Bawah Umur, 4 Nelayan Asal NTT yang Ditangkap Otoritas Australia Dipulangkan

Masih di Bawah Umur, 4 Nelayan Asal NTT yang Ditangkap Otoritas Australia Dipulangkan

Regional
Pelaku Pembunuh Pemuda Saat Pesta di Kupang Ditangkap di Timor Leste

Pelaku Pembunuh Pemuda Saat Pesta di Kupang Ditangkap di Timor Leste

Regional
Bacakan Pembelaan, Artis VA Minta Dibebaskan

Bacakan Pembelaan, Artis VA Minta Dibebaskan

Regional
Pesawat Malindo Air Keluar Landasan, Seluruh Penumpang dan Kru Selamat

Pesawat Malindo Air Keluar Landasan, Seluruh Penumpang dan Kru Selamat

Regional
Seorang Remaja Ditemukan Tewas dengan 15 Luka Tusuk, Pelakunya Ternyata 4 Anak di Bawah Umur

Seorang Remaja Ditemukan Tewas dengan 15 Luka Tusuk, Pelakunya Ternyata 4 Anak di Bawah Umur

Regional
Viral Seserahan Fortuner untuk Pernikahan di Pati, Ternyata Barang Hasil Curian

Viral Seserahan Fortuner untuk Pernikahan di Pati, Ternyata Barang Hasil Curian

Regional
Warga Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan, Tagih Janji Kampanye Gubernur Sulteng Sejak 2016

Warga Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan, Tagih Janji Kampanye Gubernur Sulteng Sejak 2016

Regional

Close Ads X