Dianggap Banyak Kecurangan, Massa Usul tes Urine untuk Komisioner KPU dan Bawaslu

Kompas.com - 27/05/2019, 14:00 WIB
Perwakilan masa dari aliansi Pencari Keadilan saat bertemu dengan pihak kepolisian Resort Lombok Tengah Senin (27/5/2019) KOMPAS.com/IDHAM KHALIDPerwakilan masa dari aliansi Pencari Keadilan saat bertemu dengan pihak kepolisian Resort Lombok Tengah Senin (27/5/2019)

LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Puluhan massa dari Aliansi Pencari Keadilan mendatangi Kepolisian Resort Lombok Tengah untuk mengusulkan tes urine bagi komisioner KPU dan Bawaslu Lombok Tengah, Senin (27/5/2019)

Masa menilai banyak dugaan pelanggaran maupun kecurangan yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu pada 17 April 2019 lalu.

"Kami menilai banyak sekali pelanggaran dan kecurangan yang dilakukan oleh para komisioner KPU maupun Bawaslu, seperti penyuapan dan perubahan angka-angka," ungkap koordinator aksi, Bustomi saat ditemui di Polres Lombok Senin (27/5/2019).

Baca juga: Viral, Video Emak-emak Tidur di Jalan Hadang Mobil Jokowi di Lombok

Ia menduga, kinerja komisioner yang buruk terindikasi menggunakan narkoba.

"Tidak mungkin jika orang dalam keadaan sehat melaksanakan pemilu seburuk kemarin. Kami mencurigai dengan pelaksanaan pemilu yang buruk kemarin, ada indikasi penggunaan narkoba oleh KPU maupun Bawaslu," kata Bustomi.

Ia mengusulkan agar pihak Komisioner KPU maupun Bawaslu untuk melakukan tes urine di kepolisian.

"Kami mengusulkan atas kejadian Pemilu yang buruk, agar pihak Komisioner KPU maupun Bawaslu melakukan tes urine" Ungkap Tomi.

Baca juga: Kunjungi Desa Adat Sade, Jokowi Borong Kain Tenun Lombok

Menanggapi hal itu, Kasatreskrim Polres Lombok Tengah AKP Rafles P Girsang yang menemui massa mengatakan segera berkoordinasi dengan pihak Bawaslu maupun KPU untuk menyampaikan aspirasi tersebut.

"Kami akan secepatnya memberitahukan terkait usulan bapak-bapak kepada Bawaslu maupun KPU," kata Rafles.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Regional
Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Regional
Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Regional
Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Regional
Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X