Perusakan Kantor Polsek Tambelangan Sampang, 6 Pelaku Masih Diburu

Kompas.com - 27/05/2019, 11:20 WIB
5 tersangka pembakaran dan pengerusakan kantor Polsek Tambelangan Sampang diamankan di Mapolda Jawa Timur, Senin (27/5/2019) KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL5 tersangka pembakaran dan pengerusakan kantor Polsek Tambelangan Sampang diamankan di Mapolda Jawa Timur, Senin (27/5/2019)


SURABAYA, KOMPAS.com - Perburuan pelaku pengerusakan dan pembakaran kantor Polsek Tambelangan, Kabupaten Sampang terus dilakukan polisi. Setelah mengamankan 6 pelaku, polisi juga mengaku sedang memburu 6 pelaku lainnya.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Luki Hermawan mengatakan, 6 pelaku yang diburu salah satunya adalah pelaku penghadangan mobil pemadam kebakaran yang akan memadamkan api di kantor Polsek Tambelangan.

" Pelaku ini sengaja menghalangi mobil PMK agar tidak memadamkan api di kantor Polsek yang dibakar," kata Luki, Senin (27/5/2019).

Baca juga: 5 Fakta Polsek Tambelangan Sampang Dibakar Massa, Ulama Bantu Tangkap Pelaku hingga Polsek Dipindah ke Kecamatan

Sementara, dari pelaku yang sedang diperiksa di Mapolda Jawa Timur, 5 di antaranya sudah diterbitkan surat penahanan. Kelimanya yakni, AK, H, HH, S, dan A.

"Pelaku dengan inisial Z masih didalami perannya," ujar Luki.

Para tersangka dijerat pasal berlapis, selain Pasal 170 KUHP tentang Perusakan, juga dijerat Pasal 187 KUHP hingga Pasal 200 KUHP.

Keenam pelaku, kata Luki, diamankan di sejumlah pesantren di Sampang, karena pasca-aksi perusakan dan pembakaran, mereka banyak bersembunyi di pesantren-pesantren.

"Alhamdulillah berkat kerja sama yang baik dengan ulama dan pimpinan pesantren, para pelaku berhasil diarahkan untuk menyerahkan diri," ujar dia.

Baca juga: Polsek Tambelangan SampangSementara Pindah ke Kantor Kecamatan

Mapolsek Tambelangan ludes dibakar massa Rabu (22/5/2019) malam. Aksi anarkis tersebut dipicu beredarnya video hoaks di media sosial.

Ada salah satu ulama dikabarkan ditahan polisi saat mengikuti aksi 22 Mei di Jakarta. Dalam penyelidikan, polisi menemukan satu kardus bom molotov yang belum digunakan.

Bom molotov yang berupa botol bekas minuman suplemen berisi minyak tanah dan bersumbu itu ditemukan di samping selatan kantor Polsek Tambelangan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Jambi

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Jambi

Regional
Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga dan Padamkan Listrik

Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga dan Padamkan Listrik

Regional
Kisah Desa Menari di Lereng Telomoyo

Kisah Desa Menari di Lereng Telomoyo

Regional
Gunakan Senapan Angin, Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri

Gunakan Senapan Angin, Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri

Regional
SPBU Terbakar di Bukittinggi, Api Diduga dari Mobil yang Isi BBM dengan Tangki Tambahan

SPBU Terbakar di Bukittinggi, Api Diduga dari Mobil yang Isi BBM dengan Tangki Tambahan

Regional
Para Bacalon Wali Kota Samarinda Penjaringan PDI-P Ramai-ramai Siapkan Isi Tas

Para Bacalon Wali Kota Samarinda Penjaringan PDI-P Ramai-ramai Siapkan Isi Tas

Regional
Kongres Sampah Jateng Hasilkan Rekomendasi Pembentukan Satgas Sampah

Kongres Sampah Jateng Hasilkan Rekomendasi Pembentukan Satgas Sampah

Regional
Korban Gempa Maluku Diminta Bayar Biaya Rumah Sakit, Kadis Kesehatan Sarankan Berobat di Posko Kesehatan

Korban Gempa Maluku Diminta Bayar Biaya Rumah Sakit, Kadis Kesehatan Sarankan Berobat di Posko Kesehatan

Regional
Seberangi Rel Tak Berpalang Pintu, Mobil Avanza Ringsek Tertabrak Kereta

Seberangi Rel Tak Berpalang Pintu, Mobil Avanza Ringsek Tertabrak Kereta

Regional
Waspadai Hujan Lebat Selama 2 Hari yang Berpotensi Sebabkan Banjir di Sumut

Waspadai Hujan Lebat Selama 2 Hari yang Berpotensi Sebabkan Banjir di Sumut

Regional
Pilkada Samarinda, Ketua DPD Gerindra Kaltim Ikut Penjaringan PDI-P

Pilkada Samarinda, Ketua DPD Gerindra Kaltim Ikut Penjaringan PDI-P

Regional
Ratusan Ikan Mati Mendadak di Maluku, LIPI Minta Tak Dikaitkan dengan Gempa

Ratusan Ikan Mati Mendadak di Maluku, LIPI Minta Tak Dikaitkan dengan Gempa

Regional
Kasus Pembunuhan Pria Dalam Plastik di Cianjur Terungkap, 7 Pelaku Ditangkap

Kasus Pembunuhan Pria Dalam Plastik di Cianjur Terungkap, 7 Pelaku Ditangkap

Regional
Selain Nasdem, Denny Indrayana Juga Ambil Formulir Pendaftaran Cagub ke Partai Demokrat

Selain Nasdem, Denny Indrayana Juga Ambil Formulir Pendaftaran Cagub ke Partai Demokrat

Regional
Pasca-penusukan Wiranto, Ma'ruf Amin Sebut Penanganan Terorisme Harus dengan Cara 'Soft'

Pasca-penusukan Wiranto, Ma'ruf Amin Sebut Penanganan Terorisme Harus dengan Cara "Soft"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X