Kompas.com - 27/05/2019, 10:37 WIB

MADIUN, KOMPAS.com - Tiga siswa SMKN I Mejayan, Kabupaten Madiun menciptakan sebuah inovasi pengolah limbah mini yang ramah lingkungan, dengan bermodal jamur tempe dan tawas.

Tiga siswa kelas XI SMKN I Mejayan, yakni Bima Aji, Adinda Mustika, dan Desy Wulan Indah Permata berhasil menciptakan alat instalasi pengolahan air limbah (IPAL) mini. IPAL mini besutan Bima, Adinda dan Desy pun sudah teruji dan berhasil menyabet juara kedua Lomba Kreativitas Teknologi Tepat Guna yang digelar Dinas Kepemudaan dan Olahraga Propinsi Jawa Timur.

Tiga siswa SMKN I Mejayan itu menyingkirkan belasan peserta lomba yang rata-rata mahasiswa.

"Inovasi ini kami ciptakan setelah melihat banyaknya limbah yang terbuang setelah produksi kegiatan teknologi pengolahan hasil pertanian (TPHP). Kami menciptakan alat itu supaya limbah itu tidak terbuang sia-sia," kata Desy Wulan Indah Permata kepada Kompas.com, Senin ( 27/5/2019) pagi.

Baca juga: Manfaatkan Limbah, Guru SMKN di Madiun Ciptakan Paving Block Penangkal Banjir

Untuk membuat perangkat pengelola air limbah, ia bersama dua rekannya berkonsultasi langsung dengan guru pembinanya, Septa Krisdiyanto. Setelah berkonsultasi, mereka diberi saran menggunakan bahan tawas dan jamur tempe agar air limbah bisa dinetralisir menjadi air bersih layak pakai.

Desy mengatakan, penelitian dan pembuatan perangkat pengelola air limbah memakan waktu satu bulan. Bahannya pun sederhana. Mereka menggunakan panci-panci bekas untuk menampung air limbah dan diolah kembali menjadi air layak pakai.

"Kalau buat di perumahan, cukup gunakan alat-alat dapur yang tidak terpakai. Tetapi saat mengikuti lomba kami menggunakan bahan yang bagus dan serapi mungkin," jelas Desy.

Desy bersama dua rekannya berharap IPAL mini karyanya itu dapat dikembangkan menjadi pengelola air limbah dengan kapasitas yang besar. Namun, ia bersama timnya  masih harus melakukan pengujian terlebih dahulu di sekolah.

Baca juga: Terungkapnya Pengiriman 300 Kg Ganja Kering di Antara Karung Limbah Medis

Sementara itu Kepala Sekolah SMKN I Mejayan, Suharto mengatakan tiga anak didiknya itu menciptakan IPAL mini setelah melihat banyaknya limbah rumah tangga yang mengeluarkan bau tidak sedap sehingga membuat lingkungan tidak nyaman.

"Anak-anak banyak merasakan limbah rumah tangga bau dan tidak nyaman lingkungan," kata Suharto.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Targetkan Percepatan Pembangunan di Medan, Walkot Bobby Dorong Dinas PMPTSP Jaring Investasi

Targetkan Percepatan Pembangunan di Medan, Walkot Bobby Dorong Dinas PMPTSP Jaring Investasi

Regional
Evaluasi Kinerja Pembangunan Pemkab Sumedang, Bupati Dony: IPM Sumedang Peringkat Ketiga Se-Jabar

Evaluasi Kinerja Pembangunan Pemkab Sumedang, Bupati Dony: IPM Sumedang Peringkat Ketiga Se-Jabar

Regional
Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Regional
Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Regional
Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Regional
Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Regional
Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Regional
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.