Kesiapan Tol Solo-Ngawi Hadapi Arus Mudik, dari Pasang Gardu Satelit hingga Antisipasi Kemacetan di Pintu Tol

Kompas.com - 27/05/2019, 09:28 WIB
Direktur Utama (Dirut) PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) Ari Wibowo ditemui di Kantornya Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (24/5/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIDirektur Utama (Dirut) PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) Ari Wibowo ditemui di Kantornya Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (24/5/2019).


SOLO, KOMPAS.com - PT Jasa Marga Solo Ngawi (JSN) memastikan kesiapan ruas Tol Solo-Ngawi dalam menghadapi arus mudik Lebaran 2019.

Jalan bebas hambatan sepanjang 90,34 kilometer itu telah beroperasi penuh untuk menampung puluhan ribu kendaraan setiap harinya.

Direktur Utama PT JSN Ari Wibowo mengatakan, peningkatan kendaraan arus mudik akan mulai terlihat di ruas Tol Solo-Ngawi pada H-7 Lebaran.

Diperkirakan, jumlah kendaraan melewati jalan tol setiap harinya mencapai 31.000 kendaraan.

Kemudian, pada puncak arus mudik, Jumat (31/5/2019) dan Sabtu (1/6/2019) atau H-5 dan H-4 Lebaran, diperkirakan kendaraan yang melewati jalan bebas hambatan bagian dari Trans Jawa tersebut mencapai 41.000 per hari.

Baca juga: Tim Mudik Gesit Kompas: 2 Juta Kendaraan Bakal Padati Tol Tangerang Merak, Ini Strategi Pengelola Antisipasi Macet

"Puncaknya nanti mungkin bisa mencapai 41.000 kendaraan per hari," kata Ari, Senin (27/5/2019).

Karena itu, sambung Ari, untuk memantau pergerakan arus lalu lintas kendaraan mudik Lebaran, akan ditambah sebanyak 14 gardu satelit di gerbang tol Colomadu dan Ngemplak.

Menurut Ari, gerbang tol Colomadu dan Ngemplak akan menjadi akses utama kendaraan, baik dari arah barat maupun timur untuk menuju ke arah Solo maupun Yogyakarta.

"Kami tambah sembilan gardu satelit di gerbang tol Colomadu dan lima gardu satelit di gardu tol Ngemplak. Sebelum H-7 gardu satelit ini sudah aktif," ujar dia.

Ari melanjutkan, ada enam rest area (tempat istirahat) yang disediakan di sepanjang ruas Tol Solo-Ngawi.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perjalanan Pengusaha Warteg Kalahkan Covid-19, Naik Travel dari Depok, Sembuh Diiringi Tabuhan Rebana

Perjalanan Pengusaha Warteg Kalahkan Covid-19, Naik Travel dari Depok, Sembuh Diiringi Tabuhan Rebana

Regional
Cerita Syarif, Tersesat di Hutan Papua, Makan Buah Biji Anggrek untuk Bertahan

Cerita Syarif, Tersesat di Hutan Papua, Makan Buah Biji Anggrek untuk Bertahan

Regional
Belajar Toleransi dari Suku Wajor, Pantang Bertengkar Hanya karena Berbeda

Belajar Toleransi dari Suku Wajor, Pantang Bertengkar Hanya karena Berbeda

Regional
Tak Ingin Bebankan Suami, Model Ini Minta Mas Kawin Sandal Jepit dan Segelas Air

Tak Ingin Bebankan Suami, Model Ini Minta Mas Kawin Sandal Jepit dan Segelas Air

Regional
Seorang Kakek Ditangkap karena Jual Ganja, Polisi: Berdiri Saja Tersangka Ini Sudah Tidak Kuat

Seorang Kakek Ditangkap karena Jual Ganja, Polisi: Berdiri Saja Tersangka Ini Sudah Tidak Kuat

Regional
'Ada Ibu-ibu Bikin TikTok di Suramadu, Akhirnya Kami Spontan Langsung Meniru'

"Ada Ibu-ibu Bikin TikTok di Suramadu, Akhirnya Kami Spontan Langsung Meniru"

Regional
Melacak Sederet Nama di Dinding Rumah Tersangka Pencabulan 19 Bocah di Sukabumi...

Melacak Sederet Nama di Dinding Rumah Tersangka Pencabulan 19 Bocah di Sukabumi...

Regional
Sudah Janjian, 2 Pasien Covid-19 Kabur Hampir Bersamaan dari Lokasi yang Berbeda

Sudah Janjian, 2 Pasien Covid-19 Kabur Hampir Bersamaan dari Lokasi yang Berbeda

Regional
[POPULER NUSANTARA] Sengketa TNI dan Pemkot Magelang | Ada Apa dengan Suroto?

[POPULER NUSANTARA] Sengketa TNI dan Pemkot Magelang | Ada Apa dengan Suroto?

Regional
Sebelum Tiduran 10 Tahun hingga Rambutnya Gimbal dan Jadi Bantal, Begini Sosok Suroto...

Sebelum Tiduran 10 Tahun hingga Rambutnya Gimbal dan Jadi Bantal, Begini Sosok Suroto...

Regional
'Sebelumnya Ada Video TikTok di Suramadu, Kok Kelihatan Bagus, Akhirnya Kami Ikut-ikutan'

"Sebelumnya Ada Video TikTok di Suramadu, Kok Kelihatan Bagus, Akhirnya Kami Ikut-ikutan"

Regional
'Saya Melihat Darah Begitu Banyak tapi Tak Merasa Sakit'

"Saya Melihat Darah Begitu Banyak tapi Tak Merasa Sakit"

Regional
3 Wanita yang Main TikTok di Jembatan Suramadu Minta Maaf, Didenda Rp 500.000

3 Wanita yang Main TikTok di Jembatan Suramadu Minta Maaf, Didenda Rp 500.000

Regional
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Blitar, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Blitar, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Tiga Wanita yang Joget TikTok di Jembatan Suramadu Minta Maaf, Polisi Beri Sanksi

Tiga Wanita yang Joget TikTok di Jembatan Suramadu Minta Maaf, Polisi Beri Sanksi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X