[POPULER NUSANTARA] Polisi Amankan 6 Pembakar Polsek Tambelangan | Hujan Abu Gunung Agung Guyur 13 Desa

Kompas.com - 27/05/2019, 06:22 WIB
Sisa-sisa barang yang ikut terbakar di Polsek Tambelangan yang dibakar warga pada Rabu (22/5/2019). Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama dengan Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya meninjau kantor Polsek Tambelangan, Kamis (23/5/2019). KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMAN Sisa-sisa barang yang ikut terbakar di Polsek Tambelangan yang dibakar warga pada Rabu (22/5/2019). Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama dengan Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya meninjau kantor Polsek Tambelangan, Kamis (23/5/2019).

KOMPAS.com - Polisi terus memburu pelaku pembakaran Mapolsek Tambelangan, Sampang, Madura.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan, mengatakan, aksi pembakaran itu dipicu oleh video hoaks yang mengabarkan seorang ulama ditangkap polisi saat aksi 22 Mei.

Saat ini 6 pembakar Mapolsek Tambelangan telah diamankan dan diperiksa secara intensif di Polda Jawa Timur.

Sementara itu, berita tentang Bupati Ende, Nusa Tenggara Timur, Marselinus YW Petu meninggal dunia ketika sedang melaksanakan tugas kedinasan pada Minggu (26/5/2019) pukul 02.00 wita, juga menjadi sorotan.

Mendiang Marselinus sempat dilarikan ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal karena serangan jantung.

Berikut ini berita populer nusantara selengkapnya:

1. Bupati Ende meninggal terkena serangan jantung saat bertugas

Sejumlah kerabat berada dekat peti jenazah Bupati Ende Marsel Petu yang disamayamkan sementara di Rumah Sakit Siloam Kupang, Minggu (26/5/2019)KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERE Sejumlah kerabat berada dekat peti jenazah Bupati Ende Marsel Petu yang disamayamkan sementara di Rumah Sakit Siloam Kupang, Minggu (26/5/2019)

Ratusan warga Ende di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menghantar jenazah Bupati Ende Marselinus YW Petu ke Bandara El Tari Kupang, Minggu (26/5/2019) siang.

Pantauan Kompas.com, jenazah Marselinus diantar ratusan warga dengan menggunakan kendaraan roda dua dan empat.

Tammpak sejumlah pejabat ikut menghantar jenazah Marselinus yakni Ketua DPRD NTT Anwar Pua Geno, Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langoday dan sejumlah pejabat lainnya.

"Bupati Ende Marselinus YW Petu bupati Ende periode 2019-2024 meninggal di Kota Kupang," ucap Staf Ahli Gubernur NTT Bidang Politik dan Pemerintahan Semuel Pakereng saat dihubungi, Minggu pagi.

Marsel meninggal di Rumah Sakit Siloam Kupang sekitar pukul 02.10 Wita, akibat serangan jantung.

Baca berita selengkapnya: Jenazah Bupati Ende Diterbangkan dari Kupang dengan Jet Pribadi Gubernur NTT

2. Pelaku pembakar Mapolsek Tambelangan ditangkap

Satu kardus molotov ditemukan di samping kantor Polsek Tambelangan. Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Pangdam V Brawijaya meninjau langsung lokasi kejadian, Kamis (23/5//2019). KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMAN Satu kardus molotov ditemukan di samping kantor Polsek Tambelangan. Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Pangdam V Brawijaya meninjau langsung lokasi kejadian, Kamis (23/5//2019).

Irjen Pol Luki menjelaskan, hingga saat ini 6 pelaku sudah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka. Keenam pelaku untuk sementara dijerat pasal 170 KUHP tentang pengerusakan.

"Para tersangka diperiksa maraton di Mapolda Jatim. Pendalaman masih terus dilakukan untuk mencari siapa-siapa yang terlibat dan apa peranannya," terang Luki.

Selain ditangani Polres Sampang, penyelidikan kata dia melibatkan jajaran Direktorat Kriminal Umum Polda Jawa Timur.

Baca berita selengkapnya: Kapolda Jatim : 6 Pembakar Polsek Tambelangan Ditangkap Berkat Kerja Sama Ulama Sampang

3. Ledakan petasan tewaskan 1 orang di Kediri

Polisi berjaga di dekat rumah lokasi ledakan akibat petasan di Dusun Sukorejo, Desa Kepung, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Minggu (26/5/2019). Dok Polres Kediri Polisi berjaga di dekat rumah lokasi ledakan akibat petasan di Dusun Sukorejo, Desa Kepung, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Minggu (26/5/2019).

Ledakan petasan yang terjadi di Dusun Sukorejo, Desa Kepung, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Minggu (26/5/2019),telah membuat Budi (45) tewas seketika di lokasi kejadian.

Sedangkan korban luka berat yakni Sumaji (47) serta Dwi Mutiara (47) yang masih menjalani perawatan rumah sakit akibat luka terbuka dan luka bakar.
Selain korban manusia, ledakan itu juga menyebabkan rumah yang menjadi lokasi ledakan itu menjadi rusak. Atap berhamburan dan kaca pecah berserakan.

"Saat mengocok itulah terjadi ledakan," ujar Perwira Humas Polres Kediri Ipda Aris Sugiarto, dalam keterangan tertulisnya, Minggu.

Baca berita selengkapnya: Ini Kronologi Ledakan Petasan yang Tewaskan 1 Orang dan Lukai 2 Lainnya

4. Aldi Irpan, siswa yang kritik kepala sekolahnya, akhirnya lulus

Aldi Irpan, siswa SMAN 1 Sembalun, memeluk Kepala Sekolahnya, Sadikin Ali setelah menerima surat kelulusan, Sabtu (25/5/2019)KOMPAS.COM/FITRI.R Aldi Irpan, siswa SMAN 1 Sembalun, memeluk Kepala Sekolahnya, Sadikin Ali setelah menerima surat kelulusan, Sabtu (25/5/2019)

Setelah berjuang mendapatkan kelulusan, Aldi Irpan, siswa kelas XII Jurusan IPS, akhirnya diluluskan oleh pihak sekolah SMAN 1 Sembalun, Lombok Timur, Sabtu (25/5/2019).

Di ruangan mushala yang sekaligus menjadi aula sekolah, Aldi beserta keluarga dan tim pendamping, termasuk Lembaga Perlindungan Anak dan Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum Universitas Mataram (Unram), bertemu pihak sekolah.

Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) NTB dan Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA) menjadi saksi ketika kepala sekolah menyerahkan surat kelulusan Aldi.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah membantu saya memperjuangkan nasib saya. Saya tidak bisa mengucapkan apa pun kecuali rasa syukur, saya berterima kasih," kata Aldi terharu.

Baca berita selengkapnya: Akhirnya Diluluskan, Aldi Menangis Lalu Peluk Kepala Sekolah

5. Hujan abu Gunung Agung guyur 13 desa di Bali

Abu vulkanis dan batu pijar terlontar dari kawah Gunung Agung saat erupsi yang terpantau dari Pos Pengamatan Gunung Api Agung, Karangasem, Bali, Minggu (21/4/2019). Gunung Agung yang berstatus siaga itu kembali erupsi pada pukul 18.56 WITA dengan melontarkan abu vulkanis mencapai ketinggian 3.000 meter dari kawah yang disertai lontaran batu pijar ke lereng gunung tersebut.ANTARA FOTO/NENGAH WARDHANA Abu vulkanis dan batu pijar terlontar dari kawah Gunung Agung saat erupsi yang terpantau dari Pos Pengamatan Gunung Api Agung, Karangasem, Bali, Minggu (21/4/2019). Gunung Agung yang berstatus siaga itu kembali erupsi pada pukul 18.56 WITA dengan melontarkan abu vulkanis mencapai ketinggian 3.000 meter dari kawah yang disertai lontaran batu pijar ke lereng gunung tersebut.

Menurut Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli, I Ketut Agus Sutapa menyebutkan, 13 desa terkenda dampak abu vulkanik saat erupsi Gunung Agung.

Tiga kecamatan tersebut adalah Kecamatan Susut yaitu sebanyak tiga desa, Kecamatan Tembuku sebanyak empat desa dan Kecamatan Bangli sebanyak enam desa.

Sementara itu, Kadek Ardika Putra, salah satu warga mengaku sempat mendengar suara gemuruh itu sekitar 19.30 Wita. Bahkan saat itu, kaca bangunan di sekitar kampus Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) di Denpasar juga bergetar.

"Saat itu saya sedang di kampus IHDN, dan sekitar pukul 19.30 Wita, terdengar suara gemuruh disertai kaca bangunan yang bergetar," ungkapnya.

Baca berita selengkapnya: Erupsi Gunung Agung, Warga Dengar Suara Gemuruh hingga Kaca Bergetar

Sumber: KOMPAS.com (Caroline Damanik, Fitri Rachmawati, M Agus Fauzul Hakim, Achmad Faizal, Sigiranus Marutho Bere, Krisiandi)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

47 Santri di Sleman Terkonfirmasi Positif Covid-19

47 Santri di Sleman Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Kepepet Bayar Kontrakan, Pria Ini Gadaikan 11 Mobil yang Disewa

Kepepet Bayar Kontrakan, Pria Ini Gadaikan 11 Mobil yang Disewa

Regional
Buron 9 Bulan Kasus Penipuan Rp 270 Juta, Kades Ditangkap usai Rapat

Buron 9 Bulan Kasus Penipuan Rp 270 Juta, Kades Ditangkap usai Rapat

Regional
Ganjar Minta Kepala Daerah Tingkatkan Jumlah Testing Covid-19

Ganjar Minta Kepala Daerah Tingkatkan Jumlah Testing Covid-19

Regional
3 Perempuan Pencuri Pakaian di Distro yang Terekam CCTV Ditangkap

3 Perempuan Pencuri Pakaian di Distro yang Terekam CCTV Ditangkap

Regional
Polisi Bubarkan Hiburan Pesta Pernikahan yang Dihadiri 500 Orang di Sumenep

Polisi Bubarkan Hiburan Pesta Pernikahan yang Dihadiri 500 Orang di Sumenep

Regional
Gadaikan Motor Tetangga untuk Main Judi, Warga Kulon Progo Ditangkap

Gadaikan Motor Tetangga untuk Main Judi, Warga Kulon Progo Ditangkap

Regional
Inoscope, Teknologi Medis Inovasi RSSA Cegah Penularan Covid-19 Pada Tenaga Medis

Inoscope, Teknologi Medis Inovasi RSSA Cegah Penularan Covid-19 Pada Tenaga Medis

Regional
Seorang Ibu Tewas Setelah Gamis yang Dikenakan Tersangkut di Gir Motor, Begini Kronologinya

Seorang Ibu Tewas Setelah Gamis yang Dikenakan Tersangkut di Gir Motor, Begini Kronologinya

Regional
Prediksi Tsunami 20 Meter Jangan Buat Warga Panik, BPBD: Tingkatkan Kewaspadaan

Prediksi Tsunami 20 Meter Jangan Buat Warga Panik, BPBD: Tingkatkan Kewaspadaan

Regional
Positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali Tembus 812 Kasus

Positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali Tembus 812 Kasus

Regional
Mesin Rusak, Pesawat Lion Air Tujuan Surabaya Balik Mendarat di Bandara Lombok

Mesin Rusak, Pesawat Lion Air Tujuan Surabaya Balik Mendarat di Bandara Lombok

Regional
Total 1.000 Pasien Covid-19 di Kota Mataram Dinyatakan Sembuh

Total 1.000 Pasien Covid-19 di Kota Mataram Dinyatakan Sembuh

Regional
Pose 2 Jari Saat Foto Bersama Machfud-Mujiaman, Emil Dardak Dilaporkan Ke Bawaslu

Pose 2 Jari Saat Foto Bersama Machfud-Mujiaman, Emil Dardak Dilaporkan Ke Bawaslu

Regional
Sepasang Kekasih Jadi Kurir Narkoba, Sabu Diikat di Pinggang dan Ekstasi di Kemaluan

Sepasang Kekasih Jadi Kurir Narkoba, Sabu Diikat di Pinggang dan Ekstasi di Kemaluan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X