Korban Tewas Ledakan di Kediri Akibat Meracik Mercon

Kompas.com - 26/05/2019, 20:29 WIB
Polisi berjaga di dekat rumah lokasi ledakan akibat petasan di Dusun Sukorejo, Desa Kepung, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Minggu (26/5/2019). Dok Polres Kediri Polisi berjaga di dekat rumah lokasi ledakan akibat petasan di Dusun Sukorejo, Desa Kepung, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Minggu (26/5/2019).

KEDIRI, KOMPAS.com- Kepolisian Resor Kediri, Jawa Timur, memastikan adanya korban jiwa dan korban luka dalam ledakan petasan yang terjadi di Dusun Sukorejo Desa Kepung, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Minggu (26/5/2019) siang.

Korban jiwa yakni Budi (45) yang tewas seketika di lokasi kejadian. Sedangkan korban luka berat yakni Sumaji (47) serta Dwi Mutiara (47) yang masih menjalani perawatan rumah sakit.

Kedua korban luka tersebut selain mengalami luka terbuka, juga luka bakar di sekujur tubuh. Bahkan Sumaji masih tak sadarkan diri.

"Para korban dirawat di RSUD Pelem," ujar Perwira Humas Polres Kediri Ipda Aris Wigiarto dalam keterangan tertulisnya, Minggu.

Baca juga: 1 Tewas dan 2 Luka Berat akibat Ledakan Mercon di Kediri

Ledakan itu terjadi dipicu aktivitas Budi dan Sumaji yang sedang membuat atau meracik obat petasan di dalam rumah. Karena ledakan itu, Dwi Mutiara yang berada di dalam rumah turut menjadi korban.

Sedangkan untuk rumah lokasi ledakan, Aris menambahkan, masih dipasangi garis polisi. Kondisi rumah tersebut mengalami kerusakan cukup parah karena besarnya ledakan.

Baca juga: Terduga Teroris di Bogor Hendak Ledakan Bom Saat Penetapan Hasil Pemilu di Depan Kantor KPU

Beberapa barang yang diamankan di lokasi kejadian, yakni kaleng plastik tempat bubuk petasan, 50 gram mesiu, 1 kilogram pupuk urea, sumbu petasan, serta 7 buah gulungan kertas yang belum terisi bubuk mercon.

Sebelumnya diberitakan, sebuah grup Facebook dengan nama Sedulur Kepung Raya ramai membahas adanya ledakan petasan yang menyebabkan korban jiwa, Minggu.

Saat itu polisi yang dikonfirmasi masih belum bisa memberikan keterangan lebih jauh karena masih dalam proses penyelidikan di lokasi kejadian. 



Terkini Lainnya


Close Ads X