1.045 Petugas Siap Jaga Kebersihan Kota Bandung Selama 10 Hari Libur Lebaran

Kompas.com - 25/05/2019, 16:01 WIB
Alun-alun baru Kota Bandung. KOMPAS.com/Putra Prima PerdanaAlun-alun baru Kota Bandung.

BANDUNG, KOMPAS.com - Seluruh jajaran PD Kebersihan Bermartabat Kota Bandung dipastikan tidak libur demi memastikan Kota Bandung tetap bersih sepanjang libur lebaran.

Tim khusus pun disiagakan untuk menjaga kebersihan pada saat libur Idulfitri 1440 Hijriah mendatang. Tim ini beranggotakan 1.405 petugas.

Mereka bersiaga selama 10 hari mulai dari 31 Mei sampai 9 Juni 2019.

Baca juga: Kota Bandung Akan Diperbesar Jadi Metropolitan Bandung Raya

Direktur Umum PD Kebersihan Bermartabat Kota Bandung Gun Gun Saptari menyebutkan, tim ini terdiri dari penyapu, pengangkut, pengemudi dan kru lainnya yang bersiaga di lapangan.

“Sebagian besar karyawan kami tidak libur. Secara prinsip insya Allah kami siap menjaga kebersihan Kota Bandung selama lebaran nanti,” kata Gun Gun, di Bandung, Jumat (24/5/2019).

Gun Gun menjelaskan, setiap hari raya Idulfitri, volume sampah di Kota Bandung dipastikan mengalami penambahan cukup signifikan.

Baca juga: Mobil Masuk Balai Kota Bandung Tanpa Tempat Sampah Didenda Rp 500.000

 

Penambahan sampah tersebut disumbangkan oleh pusat keramaian di sejumlah titik yang menjadi kawasan wisata seperti Alun-alun Bandung.

Momen kenaikan volume sampah tersebut, sambung Gun Gun, terjadi pada saat malam takbiran dan hari libur pascalebaran. Sebab, selain masyarakat lokal, wisatawan luar kota juga kerap menjadikan Kota Bandung sebagai destinasi wisata.

“Secara keseluruhan di hari H sampah tidak naik. Hanya di beberapa titik saja seperti di Alun-alun. Rata-rata naik sekitar 10 sampai 30 persen saat hari lebaran,” bebernya.

Baca juga: Mengunjungi Curug Dago, Air Terjun yang Tercemar di Kota Bandung

 

Gun Gun memaparkan, pihaknya juga sudah menyiapkan strategi pengangkutan sampah khusus di hari-H.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Kirimkan Susu untuk Balita Korban Penganiayaan Sadis di Medan

Warga Kirimkan Susu untuk Balita Korban Penganiayaan Sadis di Medan

Regional
Perempuan Pekerja Kafe Dibunuh dan Mayatnya Dibuang di Kolam Buaya, Ini Motif Pelaku

Perempuan Pekerja Kafe Dibunuh dan Mayatnya Dibuang di Kolam Buaya, Ini Motif Pelaku

Regional
Pengakuan Siswi SMP yang Menikah dengan Remaja 17 Tahun: Saya Bingung Mau Ngapain Lagi...

Pengakuan Siswi SMP yang Menikah dengan Remaja 17 Tahun: Saya Bingung Mau Ngapain Lagi...

Regional
Ibu Hamil Nyaris Melahirkan Saat Antre Pencairan BPUM di Bank

Ibu Hamil Nyaris Melahirkan Saat Antre Pencairan BPUM di Bank

Regional
5 Demonstran Jadi Tersangka Perusakan DPRD Jember, AMJ: Kami Minta Maaf, Mereka Bukan Bagian Kami

5 Demonstran Jadi Tersangka Perusakan DPRD Jember, AMJ: Kami Minta Maaf, Mereka Bukan Bagian Kami

Regional
Hubungan Asmara Tak Direstui, Gadis Penjual Kopi Nekat Gantung Diri

Hubungan Asmara Tak Direstui, Gadis Penjual Kopi Nekat Gantung Diri

Regional
Angin Kencang Terjang Kabupaten Timor Tengah Utara, 7 Rumah Warga Rusak Berat

Angin Kencang Terjang Kabupaten Timor Tengah Utara, 7 Rumah Warga Rusak Berat

Regional
Dianiaya Paman dan Bibi gara-gara Kencing, Balita 4 Tahun Ini Trauma, Menangis Jika Ketemu Orang Asing

Dianiaya Paman dan Bibi gara-gara Kencing, Balita 4 Tahun Ini Trauma, Menangis Jika Ketemu Orang Asing

Regional
Nasib Sial Pemandu Karaoke, Menolak Diantar Pulang Tamu, Malah Dipukuli Sampai Pingsan

Nasib Sial Pemandu Karaoke, Menolak Diantar Pulang Tamu, Malah Dipukuli Sampai Pingsan

Regional
Longsor Terjang Caringin Sukabumi, Mushala Hancur, 2 Rumah Rusak, Ada Retakan Tanah di Areal Persawahan

Longsor Terjang Caringin Sukabumi, Mushala Hancur, 2 Rumah Rusak, Ada Retakan Tanah di Areal Persawahan

Regional
Belajar dari Erupsi 2010, Warga Lereng Merapi Dirikan Komunitas Siaga

Belajar dari Erupsi 2010, Warga Lereng Merapi Dirikan Komunitas Siaga

Regional
'Saya Kaget Waktu Dengar Ada yang Jatuh, Ketika Dilihat Ternyata Orang'

"Saya Kaget Waktu Dengar Ada yang Jatuh, Ketika Dilihat Ternyata Orang"

Regional
Kakek 60 Tahun dengan Keterbelakangan Mental Tewas Dipukuli Pakai Bambu oleh Tetangganya

Kakek 60 Tahun dengan Keterbelakangan Mental Tewas Dipukuli Pakai Bambu oleh Tetangganya

Regional
Tersangka Perusakan Kantor Nasdem Makasar Bertambah, Jadi 13 Orang

Tersangka Perusakan Kantor Nasdem Makasar Bertambah, Jadi 13 Orang

Regional
KASN: Aparatur Sipil Negara yang Suami atau Istrinya Maju Pilkada Serentak Wajib Cuti

KASN: Aparatur Sipil Negara yang Suami atau Istrinya Maju Pilkada Serentak Wajib Cuti

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X