Arus Mudik di Bandara Hang Nadim Turun 20 Persen

Kompas.com - 25/05/2019, 14:34 WIB
Harga tiket pesawat dari Batam ke berbagai tujuan yang sebelumnya sempat mengalami kenaikan harga yang sangat tinggi, saat ini sudah kembali normal. KOMPAS.com/ HADI MAULANAHarga tiket pesawat dari Batam ke berbagai tujuan yang sebelumnya sempat mengalami kenaikan harga yang sangat tinggi, saat ini sudah kembali normal.

BATAM, KOMPAS.com - 10 hari memasuki perayaan Idul Fitri 1440 Hijriah, aktivitas penumpang yang akan mudik Lebaran melalui Bandara Hang Nadim Batam masih terlihat sepi.

Hal ini berbanding terbalik dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana 2 minggu menjelang lebaran kepadatan penumpang sudah mulai terasa.

General Manager Umum Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Batam, Suwarso mengatakan hal ini tidak terlepas dari masih tingginya harga jual tiket sejumlah maskapai penerbangan.

Baca juga: Harga Tiket Kereta Sama dengan Harga Tiket Pesawat, Ini Kata Kemenhub

Selain itu, hal ini juga disebabkan oleh penerapan bagasi berbayar yang selama ini sangat dikeluhkan pengguna jasa penerbangan.

"Sampai saat ini tidak ada tanda-tanda peningkatan signifikan, yang ada malah penurunan yang diperkirakan mencapai 20 persen," kata Suwarso ditemui di Bandara Hang Nadim, Sabtu (25/5/2019).

Jika dibandingkan pada periode sama ditahun lalu, jumlah penumpang yang berangkat melalui Hang Nadim Batam mencapai 8.000 penumpang.

Baca juga: Menko Darmin: Tiket Pesawat Sudah Turun, tetapi Enggak Besar...

Sementara tahun ini rata-rata perharinya hanya mencapai di angka 5.000 penumpang.

Penurunan ini diakui Suwarso sudah mulai terasa di minggu pertama bulan Ramdhan, bahkan sampai 10 hari menjelang perayaan Idul Fitri tetap saja lengang.

"Dilihat dari jumlah tiket yang terjual, arus mudik penumpang H-4 hingga H-1 hanya mencapai kisaran 6.000 penumpang," jelasnya.

Baca juga: Harga Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Pakai Bus di Bandung Diprediksi Meningkat

Lebih jauh Suwarso mengatakan, untuk rute penerbangan yang mengalami penurunan yang sangat drastis yakni, tujuan Jakarta, Padang dan Medan.

Sebab saat normal saja saat harga tiket normal dan bagasi normal, tujuan Jakarta bisa mencapai 14 penerbangan per harinya.

"Sekarang bisa mendapatkan 8 penerbangan saja sudah sangat lumayan," ungkapnya.

Baca juga: Harga Tiket Pesawat Mahal, Pendapatan Bandara Raja Haji Fisabilillah Turun Rp 1,8 Miliar

Untuk 8 penerbangan tujuan Jakarta ini masing-masing maskapai Garuda, Citilink dan Lion Group.

Ke Medan sebanyak 2 penerbangan, yakni Citilink dan Lion Air. Sementara tujuan Padang, hanya ada satu penerbangan yakni Lion Air dan Citilink.

"Kursi yang terisi pun juga tidak full, hanya kisaran 80 persen," pungkasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Dibunuh dan Ayah Dipenjara, Siswa SMP di Kupang Tewas Gantung Diri

Ibu Dibunuh dan Ayah Dipenjara, Siswa SMP di Kupang Tewas Gantung Diri

Regional
Korban Gempa Maluku yang Masih Dirawat di RS Capai Ribuan Orang

Korban Gempa Maluku yang Masih Dirawat di RS Capai Ribuan Orang

Regional
Kronologi Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri dengan Senapan Angin

Kronologi Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri dengan Senapan Angin

Regional
Risma Akan Manfaatkan Semburan Minyak di Surabaya untuk Alat Pompa Air

Risma Akan Manfaatkan Semburan Minyak di Surabaya untuk Alat Pompa Air

Regional
Ribuan Buruh di Jatim Siap Jaga Kondisi Aman Jelang Pelantikan Presiden

Ribuan Buruh di Jatim Siap Jaga Kondisi Aman Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Setelah Cuitan Bermasalah Istri Eks Dandim Kendari, Anggota Persit Diberi Pelatihan

Setelah Cuitan Bermasalah Istri Eks Dandim Kendari, Anggota Persit Diberi Pelatihan

Regional
Pernah Berjaya Tahun 1980-an, Perahu Tambangan Mulai Ditinggalkan Warga Samarinda

Pernah Berjaya Tahun 1980-an, Perahu Tambangan Mulai Ditinggalkan Warga Samarinda

Regional
Keluhan Warga Palembang soal Kabut Asap: Dada Sesak, Abu Sampai Masuk Rumah

Keluhan Warga Palembang soal Kabut Asap: Dada Sesak, Abu Sampai Masuk Rumah

Regional
Tim Densus 88 Antiteror Sita Amunisi dan Bahan Peledak dari Satu Terduga Teroris

Tim Densus 88 Antiteror Sita Amunisi dan Bahan Peledak dari Satu Terduga Teroris

Regional
Wali Kota Hendi Ganti Rugi Alat Musik Pengamen yang Rusak Saat Penertiban

Wali Kota Hendi Ganti Rugi Alat Musik Pengamen yang Rusak Saat Penertiban

Regional
Bupati Sedih Pandeglang Sering Ditimpa Musibah, Mulai Tsunami hingga Penusukan Wiranto

Bupati Sedih Pandeglang Sering Ditimpa Musibah, Mulai Tsunami hingga Penusukan Wiranto

Regional
6 Fakta Terkini Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Akumulasi Gas hingga Hujan Abu Tipis

6 Fakta Terkini Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Akumulasi Gas hingga Hujan Abu Tipis

Regional
Belasan Penyu Dilindungi Ditangkap dan Dibunuh, Diambil Daging dan Cangkangnya

Belasan Penyu Dilindungi Ditangkap dan Dibunuh, Diambil Daging dan Cangkangnya

Regional
Sel Tahanan Polsek Peusangan Bireuen Dibobol, 7 Narapidana Kabur

Sel Tahanan Polsek Peusangan Bireuen Dibobol, 7 Narapidana Kabur

Regional
Sopir Tak Bisa Kuasai Kemudi, Gran Max Kecelakaan di Tol Boyolali-Salatiga, 1 Tewas

Sopir Tak Bisa Kuasai Kemudi, Gran Max Kecelakaan di Tol Boyolali-Salatiga, 1 Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X