Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Bersama Basnaz, Hendi Salurkan Bantuan Kepada 1.000 Anak Yatim di Semarang

Kompas.com - 25/05/2019, 09:55 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama 1.000 anak yatim dan dhuafa yang diinisiasi oleh Baznas Kota Semarang di Balai Kota Semarang, Jumat (24/5/2019). Dok. Humas Pemkot SemarangWali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama 1.000 anak yatim dan dhuafa yang diinisiasi oleh Baznas Kota Semarang di Balai Kota Semarang, Jumat (24/5/2019).

KOMPAS.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang bersama Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyerahkan bantuan sejumlah Rp 1.088.255.500 secara simbolis untuk yatim piatu dan dhuafa di Kota Semarang, Jumat (24/5/2019).

Adapun rincian bantuannya yaitu santunan Yatim Piatu dan Dhuafa dari CIMB Niaga Syariah senilai Rp 30 juta, santunan pendidikan sejumlah Rp 274.926.500, santunan fakir miskin senilai Rp 502.679.000, serta santunan Fii Sabilillah sebesar Rp 280.650.000 dari Baznas Kota Semarang.

"Alhamdulillah pada hari ini di bulan Ramadhan Baznas Kota Semarang dapat bersinergi dengan Pemerintah Kota Semarang untuk berbagi kebahagiaan," ucap Ketua Baznas Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara dalam siaran tertulis.

Menurut dia, Baznas Kota Semarang akan terus berusaha maksimal untuk menghidupkan semangat "Bergerak Bersama" yang dibawa oleh Wali Kota Semarang.

Selain pemberian bantuan, Baznas Kota Semarang menginisiasi kegiatan berbuka puasa bersama 1.000 anak yatim dari 32 panti asuhan di halaman Balai Kota Semarang.

Kegiatan itu dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, perwakilan Baznas Provinsi Jawa Tengah, serta para ulama di Kota Semarang.

Pada kesempatan itu, mereka menikmati 1.000 steak dari Telkomsel dan diberikan pula santunan sebesar Rp 100.000 per anak.

Sementara, Wali Kota Hendi memberikan apresiasi khusus kepada Baznas Kota Semarang.

Dia menekankan, kegiatan sosial semacam itu dapat sesering mungkin diselenggarakan. Dengan begitu, semangat kebersamaan akan semakin kuat terasa di masyarakat.

"Kita ini harus saling berbagi, yang punya kemampuan harus membantu yang belum punya kemampuan, sehingga semakin hidup semangat kebersamaan di antara kita," ucap Hendi.

Apresiasi yang sama diberikan oleh Baznas Provinsi Jawa Tengah atas kontribusi dari Basnaz Kota Semarang karena mampu menginisiasi acara sebesar itu.

Perwakilan Baznas Provinsi Jawa Tengah, H.M. Zein Yusuf menjelaskan, sebelumnya mereka juga melakukan kegiatan serupa, namun hanya mengundang 500 anak yatim.

"Jadi, saya rasa Baznas Kota Semarang seharusnya menjadi percontohan Baznas yang lainnya," tutur Zein.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Korban Tewas Tertimbun Longsor di Tanah Laut Kalsel Akhirnya Ditemukan

6 Korban Tewas Tertimbun Longsor di Tanah Laut Kalsel Akhirnya Ditemukan

Regional
Korban Longsor di Manado Ditemukan Berkat Bantuan Sasa, Anjing Pelacak Polisi

Korban Longsor di Manado Ditemukan Berkat Bantuan Sasa, Anjing Pelacak Polisi

Regional
Wanita Asal Subang Ditemukan Tewas Mengenaskan di Bali, Ini Faktanya

Wanita Asal Subang Ditemukan Tewas Mengenaskan di Bali, Ini Faktanya

Regional
Di Tengah Duka, Pencuri Satroni Rumah Korban Sriwijaya Air di Serang Banten, Warga: Maling Biadab

Di Tengah Duka, Pencuri Satroni Rumah Korban Sriwijaya Air di Serang Banten, Warga: Maling Biadab

Regional
Fakta Ambruknya Pondok Pesantren di Cianjur, Santri Sedang Shalat Magrib, Diduga Kelebihan Beban

Fakta Ambruknya Pondok Pesantren di Cianjur, Santri Sedang Shalat Magrib, Diduga Kelebihan Beban

Regional
Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Tewasnya Perempuan Tanpa Busana di 'Homestay' Bali

Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Tewasnya Perempuan Tanpa Busana di "Homestay" Bali

Regional
Penumpang KM Dobonsolo Tujuan Ambon Terjatuh ke Laut, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Penumpang KM Dobonsolo Tujuan Ambon Terjatuh ke Laut, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Regional
Pengungsi Banjir Menginap di Kandang Ayam, Bupati Tanah Laut Sebut Mereka Tak Mau Pindah

Pengungsi Banjir Menginap di Kandang Ayam, Bupati Tanah Laut Sebut Mereka Tak Mau Pindah

Regional
Barter Tanam Hias dengan Rumah, Hidmat: Dibilang Pencitraan, Padahal Saya Bukan Politikus

Barter Tanam Hias dengan Rumah, Hidmat: Dibilang Pencitraan, Padahal Saya Bukan Politikus

Regional
Bupati Manggarai Timur Terkonfirmasi Positif Usai Rapid Test Antigen

Bupati Manggarai Timur Terkonfirmasi Positif Usai Rapid Test Antigen

Regional
Perempuan di Bali Tewas Tanpa Busana dan Berlumuran Darah di 'Homestay', Diduga Dibunuh

Perempuan di Bali Tewas Tanpa Busana dan Berlumuran Darah di "Homestay", Diduga Dibunuh

Regional
Banjir di Tanah Laut Kalsel Sebabkan Tanah Longsor, 5 Tewas

Banjir di Tanah Laut Kalsel Sebabkan Tanah Longsor, 5 Tewas

Regional
Bangunan Pondok Pesantren di Cianjur Ambruk, 11 Santri Terluka

Bangunan Pondok Pesantren di Cianjur Ambruk, 11 Santri Terluka

Regional
Hujan Deras, Lereng Gunung Longsor, 6 Orang di Tanah Laut Ditemukan Tewas Tertimbun

Hujan Deras, Lereng Gunung Longsor, 6 Orang di Tanah Laut Ditemukan Tewas Tertimbun

Regional
Cerita PNS Diturunkan Pangkatnya Selama 3 Tahun, Bermula Ketahuan Mabuk Ditemani LC

Cerita PNS Diturunkan Pangkatnya Selama 3 Tahun, Bermula Ketahuan Mabuk Ditemani LC

Regional
komentar di artikel lainnya