Jelang "One Way" di Tol Palikanci, Jasa Marga Siagakan 6 Ambulans

Kompas.com - 25/05/2019, 00:21 WIB
Kepala Satuan Tugas Arus Mudik Balik 2019 PT Jasa Marga Tol Palikanci, Zakaria didampingi Manager Traffic Agus Hartoyo, mengecek kesiapan petugas dan armada di kantor setempat, Jumat (24/5/2019). Jasa Marga Palikanci melakukan berbagai persiapan untuk menyukseskan rencana satu arah yang direncakan pemerintah dalam arus mudik dan balik 2019. KOMPAS.com/ MUHAMAD SYAHRI ROMDHON Kepala Satuan Tugas Arus Mudik Balik 2019 PT Jasa Marga Tol Palikanci, Zakaria didampingi Manager Traffic Agus Hartoyo, mengecek kesiapan petugas dan armada di kantor setempat, Jumat (24/5/2019). Jasa Marga Palikanci melakukan berbagai persiapan untuk menyukseskan rencana satu arah yang direncakan pemerintah dalam arus mudik dan balik 2019.

CIREBON, KOMPAS.com – Kepala Satuan Tugas Arus Mudik – Balik 2019 PT Jasa Marga Tol Palikanci, Zakaria menyataka pihaknya menyiapkan pelayanan satu arah atau one way di jalur Tol Palikanci, Cirebon.

Kebijakan ini sesuai dengan rencana pemerintah yang mengeluarkan kebijakan one way atau satu arah pada tanggal 30 Mei mendatang. 

“Kita juga sudah menyiapkan pelayanan untuk one way atau satu arah. Baik itu personel, kendaraan, maupun rambu-rambu yang kita sudah siapkan sepanjang perjalanan nantinya. Tanggal 27 atau 28 sudah kita pasang di tempat-tempat yang telah ditentukan,” kata Zakaria usai apel kesiapan pasukan arus mudik dan balik 2019, Jumat (24/5/2019).

Menurut Zakaria, kesiapsiagaan one way juga didukung dengan penambahan sejumlah petugas kesehatan berikut mobil ambulans.


Baca juga: INFOGRAFIK: Sistem Satu Arah Tol Trans Jawa Saat Mudik Lebaran 2019

 

Dia juga menyiapkan dua rest area di KM 207 A dari arah Jakarta, dan KM 207 B dari arah Jawa Tengah. Dengan dua rest area ini, konsentrasi kepadatan kendaraan yang masuk tempat istirahat akan terpecah. 

Berdasarkan data Libur Natal dan Tahun Baru 2018 lalu, Zakaria menyebut ada sebanyak 14.000 kendaraan yang masuk pada hari puncak liburan. Pada pelaksanaan satu arah nanti, kendaraan-kendaraan pemudik akan dipecah di dua rest area tersebut. 

Zakaria memprediksi jumlah kendaraan yang melintas Tol Palikanci pada puncak arus mudik 2019 akan meningkat 10.000 kendaraan. Pada tahu lalu, kendaraan yang melewati tol Palikanci sebanyak 70.000 unit, kini bisa bertambah menjadi 80.000 unit. 

Jasa Marga Tol Palikanci memastikan setelah perbaikan di beberapa titik, ruas jalan sepanjang 26 kilometer dalam kondisi baik dan layak dilintasi.

Cek kesiapan

Dalam kesempatan itu, Zakaria yang juga menjabat Deputi General Manager Operation Jasa Marga Palikanci mengecek kesiapan sejumlah armada. Beberapa di antaranya adalah mobil patroli, mobil layanan jalan, ambulans, tangki air, patrol PJR, dan juga truk derek. 

Zakaria yang didampingi Manager Traffic Jasa Marga Palikanci Agus Hartoyo juga mengecek kondisi oksigen dan peralatan medis di dalam mobil ambulans.

Baca juga: One Way di Tol Cipali-Cikampek Diberlakukan Mulai Pukul 17.02 WIB

 

Ada enam unit ambulans yang disiagakan. Keberadaan ambulans ini, kata Zakaria, dalam arus mudik sangat vital untuk mengantisipasi berbagai hal yang tidak diinginkan.

Usai peninjauan, Zakaria memasang stiker arus mudik dan balik 2019 pada kendaraan dan sarana yang sudah dinyatakan siap untuk digunakan.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Dokter Gigi yang Ditangkap Densus 88 di Sampang Terancam Diberhentikan dari PNS

Dokter Gigi yang Ditangkap Densus 88 di Sampang Terancam Diberhentikan dari PNS

Regional
Suami Istri Terduga Teroris 10 Tahun Tinggal di Sampang Madura

Suami Istri Terduga Teroris 10 Tahun Tinggal di Sampang Madura

Regional
Seorang Pria Tewas Dianiaya 2 Pelaku yang Ngamuk Saat Takziah

Seorang Pria Tewas Dianiaya 2 Pelaku yang Ngamuk Saat Takziah

Regional
Soal Pelaporan Ustaz Abdul Somad, Polda NTT Masih Periksa Saksi Ahli

Soal Pelaporan Ustaz Abdul Somad, Polda NTT Masih Periksa Saksi Ahli

Regional
Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Infrastruktur di Pandanaran Dipercepat

Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Infrastruktur di Pandanaran Dipercepat

Regional
6 Pekerja Asing Pemilik 500 Ton BBM Ilegal Ditangkap, Transaksi di Tengah Laut

6 Pekerja Asing Pemilik 500 Ton BBM Ilegal Ditangkap, Transaksi di Tengah Laut

Regional
Mahasiswa Papua di Malang: Yang Lalu Biarkan Berlalu

Mahasiswa Papua di Malang: Yang Lalu Biarkan Berlalu

Regional
Gempa Bogor, 25 Rumah Rusak, 200 Warga Mengungsi

Gempa Bogor, 25 Rumah Rusak, 200 Warga Mengungsi

Regional
Ada Penolakan Danau Rana Jadi Destintasi Wisata Dunia, Ini Tanggapan Pemkab Buru

Ada Penolakan Danau Rana Jadi Destintasi Wisata Dunia, Ini Tanggapan Pemkab Buru

Regional
Ayah yang 9 Tahun Jadikan 2 Putrinya Budak Seks Sadar Perkosa dan Ancam Bunuh Korban

Ayah yang 9 Tahun Jadikan 2 Putrinya Budak Seks Sadar Perkosa dan Ancam Bunuh Korban

Regional
Seorang Pria Perkosa Anak Majikan, Begini Kronologinya

Seorang Pria Perkosa Anak Majikan, Begini Kronologinya

Regional
3 Tersangka Kerusuhan Manokwari Bakar Bendera Merah Putih dan Jarah ATM

3 Tersangka Kerusuhan Manokwari Bakar Bendera Merah Putih dan Jarah ATM

Regional
Oknum Polisi yang Diduga Berikan Miras ke Mahasiswa Papua Dinonaktifkan dari Jabatannya

Oknum Polisi yang Diduga Berikan Miras ke Mahasiswa Papua Dinonaktifkan dari Jabatannya

Regional
Ini 7 Rekomendasi Pansus Angket Gubernur-Wakil Gubernur Sulsel

Ini 7 Rekomendasi Pansus Angket Gubernur-Wakil Gubernur Sulsel

Regional
Di Yogyakarta Ada Gerakan Kembali ke Meja Makan Tanpa Gawai, Apa Itu?

Di Yogyakarta Ada Gerakan Kembali ke Meja Makan Tanpa Gawai, Apa Itu?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X