Selundupkan Ribuan Benih Lobster, Pemilik Melarikan Diri dengan Lompat ke Air

Kompas.com - 24/05/2019, 15:06 WIB
Dit Polairud Polda Riau dan Karantina Ikan Pekanbaru melihatkan benih lobster yang diamankan dari pelaku penyelundup, Jumat (24/5/2019). KOMPAS.com/IDON TANJUNGDit Polairud Polda Riau dan Karantina Ikan Pekanbaru melihatkan benih lobster yang diamankan dari pelaku penyelundup, Jumat (24/5/2019).

Menurut pelakuan AM, ia baru sekali menyelundupkan benih lobster tersebut dan ia batu diupah setelah barang terjual.

"Tersangka mengaku akan diupah, tapi setelah barang dijual. Belum disepakati berapa juga upahnya. Kasus ini juga sedang kami kembangkan untuk mengetahui apakah ini sindikat atau perorangan," sebut Badarudin.

Menurutnya, kasus penyelundupan lobster saat ini menjadi tren karena benih lobster memiliki nilai jual yang tinggi.

"Kapal kita ada beberapa titik rawan penyelundupan di laut. Dan juga termasuk kapal Mabes Polri," kata Badarudin.

Sementara itu, Kepala Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Pekanbaru, Eko Sulistyanto mengatakan penyelundupan yang dilakukan para pelaku adalah modus baru.

"Kemungkinan ini modus baru. Ini di luar prediksi kami. Biasanya penyelundupan benih lobster dilakukan dari Jambi ke Dumai, lalu dibawa keThailand melalui jalur laut. Tapi kali ini akan diselundupkan ke Malaysia. Kami juga akan mendalami apakah mereka ini satu jaringan atau tidak," ucap Eko

Dia mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian, Dit Polairud Polda Riau, dan Mabes Polri yang berhasil menggagalkan penyelundupan benih lobster.

Selanjutnya, kata Eko, seluruh benih lobster akan dibawa ke Yogyakarta untuk dilepasliarkan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X