Mahasiswa UGM Jadi Joki Tes Masuk di Surabaya, Ini Tanggapan Rektor

Kompas.com - 24/05/2019, 14:55 WIB
Rektor UGM Panut Mulyono (tengah) saat membacakan pesan Persatuan dan Perdamaian dari UGM didampingi Dekan  Fakultas Hukum UGM Sigit Riyanto (kanan) dan Rimawan Pradiptyo Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (kiri). Pesan ini disampaikan di Balairung UGM, Jumat (24/05/2019) KOMPAS.com / WIJAYA KUSUMARektor UGM Panut Mulyono (tengah) saat membacakan pesan Persatuan dan Perdamaian dari UGM didampingi Dekan Fakultas Hukum UGM Sigit Riyanto (kanan) dan Rimawan Pradiptyo Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (kiri). Pesan ini disampaikan di Balairung UGM, Jumat (24/05/2019)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Panut Mulyono menyampaikan belum mendapat laporan resmi terkait mahasiswa yang tertangkap menjadi joki tes di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS).

UGM baru sebatas mengetahui dari pemberitaan media dan teman di Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS).

"Iya, kami belum mendapat laporan resmi. Kami tahunya dari berita dan dari kawan yang di Universitas Muhammadiyah Surabaya," ujar Rektor UGM Panut Mulyono seusai acara pesan Persatuan dan Perdamaian dari UGM, Jumat (24/5/2019).

Dari informasi tersebut, pihaknya mencari nama yang disebut merupakan mahasiswa UGM. Dari dua nama itu ada satu yang cocok dengan mahasiswa UGM.

Baca juga: Mahasiswa UGM Jadi Joki, Ganjar Pranowo Sebut Itu Bikin Malu

Terkait langkah UGM, Panut menuturkan, universitas memiliki aturan tata perilaku mahasiswa. Maka, jika terbukti ada mahasiswa yang melanggar kode etik tersebut akan tetap diproses.

"Pelanggaran itu ada ringan, sedang, dan berat. Kalau mahasiswa terbukti melakukan pelanggaran berat, sanksinya dikeluarkan," katanya.

Namun, nanti akan ada tim etik di tingkat fakultas yang akan melakukan pemeriksaan. Setelah itu dari hasil pemeriksaan, tim etik akan memberikan sanksi.

Saat ini UGM belum memanggil mahasiswa yang diduga menjadi joki tes masuk Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS) itu. UGM juga belum mengetahui keberadaan yang bersangkutan apakah di Surabaya atau di Yogyakarta.

Baca juga: Ini Kata Mahasiswa UGM soal Kriteria Presiden Indonesia Tahun 2024

"Belum (memanggil) saya belum dapat laporan atau pengaduan. Saya pesan ke Pak Wakil Rektor, Pak Direktur agar diproses ketika sudah ada kepastian," katanya.

Seperti diketahui, panitia pelaksana tes masuk Fakultas Kedokteran UMS mengamankan empat orang yang menjadi joki. Para joki ini diamankan saat tes masuk gelombang dua.

Dari empat Joki tersebut, dua orang merupakan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM). Keduanya RD (18) dan Inam (19). 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasca-teror di Sigi, Warga Desa Belum Berani Kembali ke Rumah

Pasca-teror di Sigi, Warga Desa Belum Berani Kembali ke Rumah

Regional
Korban Keracunan Makanan Pesta Pernikahan Bertambah Jadi 212 Orang, 1 Balita Tewas

Korban Keracunan Makanan Pesta Pernikahan Bertambah Jadi 212 Orang, 1 Balita Tewas

Regional
Gubernur Sulsel Minta Bupati dan Wali Kota Atur Jalur Vaksin Covid-19

Gubernur Sulsel Minta Bupati dan Wali Kota Atur Jalur Vaksin Covid-19

Regional
Korban Tewas Tabrakan Beruntun di Sumedang Jadi 2 Orang, Ini Kronologinya

Korban Tewas Tabrakan Beruntun di Sumedang Jadi 2 Orang, Ini Kronologinya

Regional
Bertambah 128 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Boyolali, Didominasi OTG

Bertambah 128 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Boyolali, Didominasi OTG

Regional
BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

Regional
Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Regional
Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Regional
Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Regional
Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Regional
Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Regional
'Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD'

"Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD"

Regional
Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara 'Real Time'

Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara "Real Time"

Regional
Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Regional
Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X