Amankan Pemudik, Polisi Pasang Pembatas di Lokasi Jalur Maut Sarangan

Kompas.com - 24/05/2019, 12:24 WIB
Dinas Perhubungan Jawa Timur melakukan sidak jalur maut Sarangan Magetan dimana sebulan terakhir di jalur tersebut telah terjadi 4 kecelakaan maut yang menewaskan 3 orang. KOMPAS.com/SUKOCODinas Perhubungan Jawa Timur melakukan sidak jalur maut Sarangan Magetan dimana sebulan terakhir di jalur tersebut telah terjadi 4 kecelakaan maut yang menewaskan 3 orang.

MAGETAN, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Polda Jawa Timur memantau kondisi jalur maut menuju Telaga Sarangan di Kabupaten Magetan pada Kamis (23/5/2019).

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Jawa Timur Kompol Aditya Panji Anom mengatakan, pemantauan dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan di jalur maut tersebut menjelang libur Lebaran.

Selain meningkatnya jumlah pengunjung destinasi wisata Telaga Sarangan, jalur Sarangan merupakan jakur alternatif mudik yang menghubungkan Jawa Tengah dengan Jawa Timur.

"Kita lihat lokasi yang rawan lecelakaan itu apa yang menjadi penyebab kecelakaan di titik itu," ujarnya.


Baca juga: Kecelakaan Rem Blong di Jalur Sarangan, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Aditya menambahkan, hasil pemantauan jalur maut di Sarangan bersama Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur nantinya akan di koordinasikan degan dinas terkait lainya untuk melakukan tindakan pencegahan terjadinya laka lantas di jalur tersebut.

Dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur direncanakan akan melakukan pemasangan rolling barier di 2 titik lokasi yang sering terjadi kecelakaan.

“Rencannya Dinas Perhubungan Provinsi akan memasang rolling barrier sepanjang 170 meter di 2 lokasi yang sering terjadi kecelakaan,” imbuhnya.

Baca juga: Bus Terguling Saat Menanjak Menuju Telaga Sarangan, Tiga Orang Tewas

Selain memasang rolling bariier Dinas Perhubungan Provinsi juga akan memasang lampu penerangan di lokasi rawan kecelakaan di jalur sarangan.

Kecelakaan terakhir terjadi pada Minggu (28/04/2019) dimana mobil rombongan wisatawan dari Kabupaten Klaten terguling ke sawah warga karena rem blong. Kecelakaan tersebut merenggut satu korban meninggal.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Regional
Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Regional
Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Regional
Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Regional
Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Regional
Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Regional
Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Regional
Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Regional
5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

Regional
Anggaran Bansos Naik 4 Triliun, Kemensos Ajak Satgas SPIP Kawal Penyalurannya

Anggaran Bansos Naik 4 Triliun, Kemensos Ajak Satgas SPIP Kawal Penyalurannya

Regional
Pemadaman Kebakaran Hutan di Gunung Rinjani Dilanjutkan

Pemadaman Kebakaran Hutan di Gunung Rinjani Dilanjutkan

Regional
Fakta Guru Tewas Ditikam Usai Tegur Siswa yang Merokok di Sekolah, Diduga Kesal hingga Pelaku Kabur

Fakta Guru Tewas Ditikam Usai Tegur Siswa yang Merokok di Sekolah, Diduga Kesal hingga Pelaku Kabur

Regional
200 Hektar Lahan di Kaki Gunung Tambora Dibakar Oknum Tak Bertanggung Jawab

200 Hektar Lahan di Kaki Gunung Tambora Dibakar Oknum Tak Bertanggung Jawab

Regional
Cerita di Balik Air Sumur di Ambon Mendidih, Diduga Ada Retakan Kecil di Tanah

Cerita di Balik Air Sumur di Ambon Mendidih, Diduga Ada Retakan Kecil di Tanah

Regional
Duduk Perkara Ikan Bertuliskan Kata 'Ambon' dan 'Maluku'', Diduga dari Koran yang Menempel

Duduk Perkara Ikan Bertuliskan Kata "Ambon" dan "Maluku"", Diduga dari Koran yang Menempel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X