Empat Solusi Pemda Cirebon Terhadap Pasar Tumpah

Kompas.com - 24/05/2019, 11:28 WIB
PLT Bupati, Imron Rosyadi, Kapolres Cirebon, AKBP Suhermanto, dan Forum Pimpinan Daerah Kabupaten Cirebon melakukan apel kesiapan pengamanan Pemilu 2019, Selasa (21/5/2019). Mereka juga membahas tentang kesiapan pelaksanaan arus mudik dan balik. Kompas.com/ MUHAMAD SYAHRI ROMDHONPLT Bupati, Imron Rosyadi, Kapolres Cirebon, AKBP Suhermanto, dan Forum Pimpinan Daerah Kabupaten Cirebon melakukan apel kesiapan pengamanan Pemilu 2019, Selasa (21/5/2019). Mereka juga membahas tentang kesiapan pelaksanaan arus mudik dan balik.


CIREBON, KOMPAS.com - Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon, Polres Cirebon, dan Kodim 0614 berusaha menyiapkan sejumlah antisipasi menjelang arus mudik dan arus balik 2019.

Mereka menyusun sejumlah upaya untuk menyiasati enam pasar tumpah yang berpotensi menghambat laju arus mudik maupun balik.

Pelaksana Tugas Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, menyampaikan, pihaknya bersama tim gabungan TNI-Polri, menyiapkan empat siasat.

Empat hal ini diprediksi dapat menjadi solusi potensi kepadatan arus kendaraan di enam titik pasar tumpah.

1. Kerja sama pihak pasar

Imron menyampaikan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan seluruh pengelola di enam pasar.

Baca juga: Waspadai 6 Pasar Tumpah Hambatan Pemudik di Jalur Pantura Cirebon

 

Mereka membahas upaya bersama untuk memberikan kenyamanan dan keamanan perjalanan para pemudik.

“Kami sudah koordiniasi agar ada ketertiban. Kami juga mengantisipasi dengan camat, desa, dan pedagang-pedagangnya. Kami imbauan untuk saling pengertian. Supaya pengendara (pemudik) nyaman,” kata Imron, kepada Kompas.com, Selasa (21/5/2019).

Menurut Imron, tanggung jawab untuk menciptakan arus lalu lintas yang lancar tanpa hambatan, bukan hanya tanggung jawab satu pihak.

Dia memastikan, seluruh pihak terkait memiliki tanggung jawab yang sama, termasuk pengelola pasar dan juga para pedagang.

2. 7 hari sebelum-setelah Idul Fitri tanpa aktivitas

Salah satu hasil koordinasi dan bentuk kerja sama pihak pasar dan pedagang, kata Imron, adalah keputusan 7 hari menjelang dan pasca-Idul Fitri tanpa aktivitas di pinggir jalan.

Beberapa di antaranya, mereka tidak melakukan aktivitas jual beli di bahu jalan, bongkar muat, parkir di pinggir jalan, dan lainnya.

“Satu minggu nanti kami bersama-sama dengan pak polisi dan pak dandim bisa mengatur masyarakat agar tertib dan lancar. Kami pun mengimbau kepada masyarakat jangan sampai parkir di pinggir jalan agar tidak menggangu para pemudik,” tambah Imron.

Imron mengatakan, ini patut dipatuhi bersama demi menghormati para pemudik yang melintas dari Jakarta ke Jawa Tengah maupun sebaliknya.

3. Polres siaga pos pengamanan, pelayanan, dan polsek

Kepala Kepolisian Resor Cirebon, AKBP Suhermanto menyampaikan, pihaknya memaksimalkan pelayanan untuk mengantisipasi potensi pelambatan di sejumlah titik.

Dua pos baru disiagakan yakni pos pengamanan dan pelayanan, dan memaksimalkan polsek. Artinya, polsek yang di jalur arteri, kata Suhermanto, akan dijadikan rest area untuk membantu para pemudik beristirahat.

Baca juga: Pasar Tumpah di Jalur Selatan Jateng Berpotensi Timbulkan Kemacetan Arus Mudik

“Khusus jalur arteri, kami akan menempatkan beberapa pos pelayanan, pos pengangaman, dan pos terpadu. Kami juga akan menempatkan polsek-polsek di arteri sebagai rest area bagi masyarakat yang kelelahan ingin istirahat untuk mengambil tenaga dan stamina,” kata Suhermanto.

Suhermanto menegaskan, pihaknya juga sudah melaksanakan rapat lintas sektoral untuk mempersiapkan arus mudik dan balik.

Semua akan menurunkan personel menjadi petugas gabungan untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kelancaran.

4. Polisi siapkan rambu dan jalur alternatif

Polres Cirebon, kata Suhermanto, juga sudah menyiapkan sejumlah rambu-rambu lalu lintas yang akan digunakan selama arus mudik.

Beberapa alat tersebut antara lain, papan penunjuk arah, barier atau pembatas jalan, dan lainnya.

Melalui alat itu, polisi akan menutup sejumlah u-turn atau penyebrangan, yang ada di sepanjang jalur Pantura.

Baca juga: Ridwan Kamil Perintahkan Pemda Tertibkan Pasar Tumpah dan Delman Saat Arus Mudik

“Kami lihat situasi. Kalau memang jalur arteri mengalami penumpukan, kami buat jalur alternatif. Kami siapkan beberapa titik, (di antaranya ketika kawasan kuliner dan oleh-oleh menumpuk), dialihkan ke Sumber menuju Kalitanjung Kota Cirebon, dan kembali ke Pantura, dan alternatif lainnya,” kata Suhermanto.

Perihal penutupan u-turn perlu dilakukan agar masyarakat tidak berulang kali melakukan penyeberangan yang berpotensi menghambat laju arus mudik.

Masyarakat, menurut Suhermanto, perlu saling menghargai dan menghormati para pemudik yang hendak menuju kampung halaman.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah yang Bunuh 2 Anaknya dan Sembunyi di Pohon Kelapa Terancam Hukuman Mati

Ayah yang Bunuh 2 Anaknya dan Sembunyi di Pohon Kelapa Terancam Hukuman Mati

Regional
Sedang Memancing, 2 Pelajar Kaget Temukan Kerangka Seorang Kakek

Sedang Memancing, 2 Pelajar Kaget Temukan Kerangka Seorang Kakek

Regional
Atas Permintaan Wali Murid, SMP di Brebes Sekolah Tatap Muka, Siswa Diminta Tak Pakai Seragam

Atas Permintaan Wali Murid, SMP di Brebes Sekolah Tatap Muka, Siswa Diminta Tak Pakai Seragam

Regional
1 WN Amerika Tenggelam, 20 Penyelam Profesional Dikerahkan dan 2 Perwira TNI Ikut Pantau

1 WN Amerika Tenggelam, 20 Penyelam Profesional Dikerahkan dan 2 Perwira TNI Ikut Pantau

Regional
Bocah 8 Tahun Dicabuli, Dibunuh, dan Dibuang ke Semak-semak, Ini Motif Tersangka

Bocah 8 Tahun Dicabuli, Dibunuh, dan Dibuang ke Semak-semak, Ini Motif Tersangka

Regional
Ibu Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Tenaga Medis, Bupati Jombang Menyesalkan

Ibu Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Tenaga Medis, Bupati Jombang Menyesalkan

Regional
Ayah Perkosa Anak Tiri hingga Hamil, Ibu Korban Tutupi Perbuatan Pelaku, Terbongkar Setelah Melahirkan

Ayah Perkosa Anak Tiri hingga Hamil, Ibu Korban Tutupi Perbuatan Pelaku, Terbongkar Setelah Melahirkan

Regional
Pembangunan Jembatan Bailey di Masamba Diharapkan Selesai Sebelum HUT RI

Pembangunan Jembatan Bailey di Masamba Diharapkan Selesai Sebelum HUT RI

Regional
1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Ditemukan, 3 Orang Masih Dicari

1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Ditemukan, 3 Orang Masih Dicari

Regional
Pemuda Ini Cabuli dan Bunuh Bocah 8 Tahun, Mengaku Sering Dimarahi Orangtua Korban

Pemuda Ini Cabuli dan Bunuh Bocah 8 Tahun, Mengaku Sering Dimarahi Orangtua Korban

Regional
19 Hari Menghilang, Seorang Kakek Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

19 Hari Menghilang, Seorang Kakek Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

Regional
Nasib Nenek Uho, Ditemukan Tergolek Tak Berdaya di Gubuk Bersama Ayam

Nasib Nenek Uho, Ditemukan Tergolek Tak Berdaya di Gubuk Bersama Ayam

Regional
Polisi Ringkus Komplotan Begal, 4 Pelaku Masih di Bawah Umur

Polisi Ringkus Komplotan Begal, 4 Pelaku Masih di Bawah Umur

Regional
Pemkot Semarang Upayakan Semua Siswa dan Guru Dapatkan Kuota Internet Gratis

Pemkot Semarang Upayakan Semua Siswa dan Guru Dapatkan Kuota Internet Gratis

Regional
Pria Ini Perkosa Anak Tirinya Sampai Hamil, Bayinya Meninggal Setelah Dilahirkan

Pria Ini Perkosa Anak Tirinya Sampai Hamil, Bayinya Meninggal Setelah Dilahirkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X