KAI Sumbar Tambah Rangkaian Kereta Antisipasi Lonjakan Penumpang Masa Libur Lebaran

Kompas.com - 24/05/2019, 09:49 WIB
Ilustrasi gerbong kereta api KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGIlustrasi gerbong kereta api

PADANG, KOMPAS.com -Untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang jelang dan saat libur Lebaran, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre Regional II Sumbar menambah rangkaian kereta untuk meningkatkan kapasitas angkut penumpang.

"Ada penambahan rangkaian. Hal ini terjadi pada KA Sibinuang relasi Padang-Naras (PP) menambahkan masing-masing satu kereta k3 untuk mengakomodir penumpang saat momen Lebaran," kata Kepala PT KAI Divre II Sumbar, Fredi Firmansyah kepada Kompas.com, di Padang, Jumat (24/5/2019).

Baca juga: Tiket Pesawat Mahal, Pendapatan Bandara Internasional Minangkabau Turun 25 Persen

Fredi merinci, KA Sibinuang 1 memiliki kapasitas 488 tempat duduk, ditambah 50 persen untuk penumpang tanpa tempat duduk dalam sekali jalan.


Kemudian KA Sibinuang 2 memiliki kapasitas 446 tempat duduk, ditambah 50 persen untuk penumpang tanpa tempat duduk dalam sekali jalan.

Selain itu, untuk 2 KA lainnya sesuai formasi rangkaian yang ada, yaitu KA Minangkabau Ekspres relasi Padang - BIM (PP) mengangkut 393 penumpang sekali jalan, dengan rincian 200 TD dan 193 tanpa TD, dan KA Lembah Anai relasi Kayutanam - BIM (PP) mengangkut 117 penumpang sekali jalan, dengan rincian 78 TD dan 39 tanpa TD.

Sementara dari sisi operasional, menurut Fredi, sejak 22 Maret telah terjadi perubahan jadwal keberangkatan, penambahan relasi, serta penambahan frekuensi KA.

"Hal ini merupakan sebuah program yang ditujukan kepada masyarakat Sumatera Barat agar saling terintegrasi dalam menggunakan moda transportasi KA di Sumatera Barat," katanya.

Baca juga: Praktik Calo di Bandara Internasional Minangkabau

KA Sibinuang yang sebelumnya hanya Padang-Pariaman (PP), saat ini menjadi Padang-Naras (PP) dengan keberangkatan masing-masing empat kali dari Padang dan Naras.

Untuk KA Lembah Anai yang sebelumnya relasi Kayutanam-Lubuk Alung, menjadi relasi Kayutanam-BIM (PP) dengan keberangkatan masing-masing dari Kayutanam dan BIM.

Kemudian, KA Minangkabau Ekspres mengalami jumlah frekuensi keberangkatan KA, dimana sebelumnya hanya lima kali PP, saat ini menjadi enam kali PP, atau 12 kali perjalanan dalam sehari.

Sementara itu dalam sisi pengamanan, pihaknya telah bekerja sama dengan jajaran TNI/Polri yang dibagi menjadi beberapa tim dan ditempatkan pada titik tertentu yang diperkirakan rawan untuk keselamatan Perjalanan KA (PerKA).

"Mereka terdiri dari, internal KAI yaitu Security dan Polsuska, kemudian ditambah dengan bantuan keamanan operasional (BKO) dari jajaran TNI dan Polri yang akan bersiaga selama masa angkutan Lebaran untuk mewujudkan rasa aman dan nyaman bagi penumpang KA," ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X