7 Fakta Pembakaran Mapolsek Tambelangan, Dipicu Video Hoaks hingga Ditemukan Satu Kardus Bom Molotov

Kompas.com - 24/05/2019, 08:45 WIB
Ilustrasi media sosial ViewApartIlustrasi media sosial

Dalam hitungan menit, massa semakin banyak dan semakin tak terkendali hingga terjadi pembakaran.

"Saat kebakaran sempat ada mobil pemadam kebakaran yang datang ke lokasi kejadian, tetapi akhirnya kembali karena juga diancam oleh massa," kata Syamsul.

Baca Juga: Kantor Polsek Tambelangan Ludes Dibakar Massa

3. Dipicu video hoaks di media sosial

Berdasar penyelidikan polisi, aksi massa itu dipicu oleh rekaman video pendek dari seorang pria yang ikut aksi di Jakarta.

Dalam rekaman video itu disebutkan bahwa, ada tokoh asal Pamekasan dan Sampang yang tidak bisa keluar dari salah satu area di Jakarta, saat aksi demonstrasi berlangsung.

Dari rekaman video itu kemudian, warga datang menanyakan ke Polres Sampang dan berlanjut ke Polsek Tambelangan.

Di Polsek Tambelangan itu, warga kemudian melakukan perusakan dan pembakaran.

"Awalnya dari info hoaks. Warga kemudian terprovokasi dan melakukan tindakan di luar kendali hingga berujung pembakaran," terang Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan, Kamis (23/5/2019) saat meninjau lokasi kantor Polsek Tambelangan.

Baca Juga: Polres Sampang Dalami Motif Pembakaran Kantor Polsek Tambelangan

4. Polisi kantongi identitas pelaku

IlustrasiKOMPAS/DIDIE SW Ilustrasi

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan mengaku telah mengantongi identitas para pelaku pembakaran kantor Polsek Tambelangan, Kabupaten Sampang, yang terjadi pada Rabu (22/5/2019) malam.

Hal itu disampaikan Luki saat mengunjungi Mapolsek Tambelangan, bersama dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI R Wisnoe, Kamis (23/5/2019).

Menurut Luki, para pelaku tersebut akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku dan tidak ada toleransi. Proses hukum tersebut sudah mendapat dukungan dari tokoh masyarakat dan ulama Kabupaten Sampang dan Kecamatan Tambelangan.

"Data pelaku sudah ada dan tetap kita proses di Polda Jawa Timur," ujar Luki.

Baca Juga: Polda Jawa Timur Kantongi Identitas Pembakar Kantor Polsek di Sampang

5. Perusuh diduga ingin serang tahanan dan anggota polisi

Ilustrasi penjara.. Ilustrasi penjara.

Dari hasil olah TKP dan keterangan sejumlah saksi, Luki mengatakan, para pelaku sempat berusaha menyerang anggota polisi dan tahanan yang ada di dalam sel.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tertular Rekan Kerja, 11 Tenaga Kesehatan di Madiun Positif Covid-19

Tertular Rekan Kerja, 11 Tenaga Kesehatan di Madiun Positif Covid-19

Regional
Ketua Umum PP Muhammadiyah: Keselamatan Masyarakat Jauh Lebih Utama

Ketua Umum PP Muhammadiyah: Keselamatan Masyarakat Jauh Lebih Utama

Regional
Anak Bungsu Wali Kota Jambi Meninggal Dunia

Anak Bungsu Wali Kota Jambi Meninggal Dunia

Regional
Wali Kota Pontianak: Istri Saya Positif Covid-19 Tanpa Gejala dan Diisolasi di Rumah

Wali Kota Pontianak: Istri Saya Positif Covid-19 Tanpa Gejala dan Diisolasi di Rumah

Regional
Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19, Ganjar: Berbahaya

Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19, Ganjar: Berbahaya

Regional
Video Viral Pengunjung Abai Protokol Kesehatan, Satpol PP DIY Panggil 15 Pengelola Angkringan

Video Viral Pengunjung Abai Protokol Kesehatan, Satpol PP DIY Panggil 15 Pengelola Angkringan

Regional
Desakan Penundaan Pilkada 2020, Wali Kota Solo: Kewenangan KPU

Desakan Penundaan Pilkada 2020, Wali Kota Solo: Kewenangan KPU

Regional
Kecelakaan Usai Beraksi, Begal Ini Ditangkap karena Ponsel Korban

Kecelakaan Usai Beraksi, Begal Ini Ditangkap karena Ponsel Korban

Regional
Kafan yang Dicuri dari Makam Seorang Wanita Ditemukan Bersamaan dengan Sebuah Boneka

Kafan yang Dicuri dari Makam Seorang Wanita Ditemukan Bersamaan dengan Sebuah Boneka

Regional
Madrasah Diobrak-abrik Geng Motor, Warga Kota Tasikmalaya Siaga

Madrasah Diobrak-abrik Geng Motor, Warga Kota Tasikmalaya Siaga

Regional
2 Komisioner KPU Muratara dan 6 Staf Positif Covid-19

2 Komisioner KPU Muratara dan 6 Staf Positif Covid-19

Regional
Kronologi Pria Diduga Gangguan Jiwa Bacok Warga hingga Tewas, Pelaku Masih Berkeliaran

Kronologi Pria Diduga Gangguan Jiwa Bacok Warga hingga Tewas, Pelaku Masih Berkeliaran

Regional
Pria Ini Tipu PSK, Tak Bayar dan Bawa Kabur Sepeda Motor

Pria Ini Tipu PSK, Tak Bayar dan Bawa Kabur Sepeda Motor

Regional
Dinkes Riau: Mayoritas Pasien Corona yang Meninggal Punya Diabetes

Dinkes Riau: Mayoritas Pasien Corona yang Meninggal Punya Diabetes

Regional
Diejek karena Jadi Buruh Sawit, Pria Ini Bunuh Temannya dengan Parang

Diejek karena Jadi Buruh Sawit, Pria Ini Bunuh Temannya dengan Parang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X