Kapal Berpenumpang 6 Nelayan Tenggelam di Perairan Maluku Tengah

Kompas.com - 24/05/2019, 07:41 WIB
Kapal tenggelam. ThinkstockKapal tenggelam.


AMBON, KOMPAS.com - Sebuah kapal bernama KLM Anugerah Mulia yang mengangkut enam orang nelayan dilaporkan tenggelam di Perairan Nusa Laut, Kabupaten Maluku Tengah, Kamis (23/5/2019).

Kepala Kantor SAR Ambon, Muslimin mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan insiden kecelakaan tersebut setelah mendapatkan informasi dari pemilik kapal bernama La Madu.

“Kami dapat informasi kecelakaan kapal tersebut pada 17.00 WIT tadi sore,” kata Muslimin, kepada wartawan, di kantornya, Kamis malam.

Baca juga: Kapal Nelayan Berpenumpang 6 Orang Hilang di Perairan Manokwari

Adapun keenam penumpang yang berada dalam kapal tersebut yakni Andi Malik (40) nahkoda, Usama (20), Saidin (18), Labanjir (31), Sifa (26) dan Mas (62).

Pihaknya belum mengetahu pasti penyebab kapal tersebut tenggelam. Namun, saat kecelakaan tersebut terjadi, kondisi laut sangat tidak bersahabat karena gelombang yang tinggi.

“Kami dapat informasi kalau para nelayan ini hanya bertahan dengan perahu sampan di tengah terpaan gelombang yang tinggi,” ujar dia.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, pihaknya langsung mengerahkan regu penyelamat ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.

Meski begitu, lanjut Muslimin, kapal KN Bharata milik SAR yang dikerahkan tidak bisa menembus lokasi yang diduga sebagai tempat tenggelamnya kapal karena cuaca yang buruk.

“Tim sudah ke sana dengan KN Bharata tapi tidak bisa sampai ke tujuan karena gelombang sangat tinggi mencapai 4 meter,” kata dia.

Baca juga: Lima Korban Kapal Tenggelam di Sungai Kapuas Dievakuasi, 4 Masih Hilang

Selain kecelakaan di perairan Maluku Tengah, pihaknya juga masih terus mencari seorang nelayan yang dilaporkan hilang di peraiaran Arafuru tiga hari lalu.

Hingga saat ini, nelayan tersebut belum juga ditemukan. “Untuk nelayan hilang di Laut Arafuru itu sampai saat ini belum juga ditemukan,” ujar dia.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korea 'Red Alert' Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Korea "Red Alert" Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Regional
Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Regional
Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Regional
Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Regional
Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Regional
Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Regional
Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Regional
Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Regional
Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Regional
Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Regional
Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Regional
Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Regional
Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pesisir Pantai Bintan

Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pesisir Pantai Bintan

Regional
Baru Dibuka 2 Bulan, Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar Ambruk

Baru Dibuka 2 Bulan, Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar Ambruk

Regional
Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Mentawai, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Mentawai, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X