Cabuli Anak di Bawah Umur, Dua Pria Lansia Dibekuk

Kompas.com - 24/05/2019, 06:07 WIB
Kasatreskrim Polres Pekalongan, Jawa Tengah AKP Hery Heriyanto saat menginterogasi tersangka kasus pencabulan Kusnoyo(72). Kompas.com/Ari HimawanKasatreskrim Polres Pekalongan, Jawa Tengah AKP Hery Heriyanto saat menginterogasi tersangka kasus pencabulan Kusnoyo(72).


PEKALONGAN, KOMPAS.com - Aparat Polres Pekalongan, Jawa Tengah, menangkap dua kakek yang berbuat tidak senonoh kepada para korbannya yang masih di bawah umur.

Kedua tersangka ditangkap di lokasi berbeda, Jumat (24/5/2019).

Pertama, polisi menangkap tersangka Khasani (58) warga Pekuncen, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, yang bekerja setiap hari sebagai pengemis.

Saat melakukan pekerjaannya mengemis di wilayah Desa Siwalan, daerah yang bertetangga dengan desa asalnya, ia terpikat dengan korbannya yang masih berusia 13 tahun.


Baca juga: Pria 50 Tahun 2 Kali Cabuli Anak Tirinya yang Masih di Bawah Umur

Di hadapan polisi, tersangka mengaku mencium dan meraba bagian tubuh korban. Saat itu keadaan rumah korban dalam keadaan sepi.

"Tiba-tiba kepengen saja Pak," kata Khasani.

Apa yang dilakukan pelaku langsung diketahui warga karena korban berteriak dan menangis. Tak butuh waktu lama, Khasani langsung diamankan warga.

Sementara, Kusnoyo (72), harus berhadapan dengan polisi karena melakukan perbuatan cabul kepada tiga korbannya yang masih di bawah umur.

Pelaku melakukan aksi bejatnya dengan iming-iming diberi uang jajan Rp 2.000 kepada tiga korbannya yang masih berusia 7, 6, dan 7 tahun.

Aksi bejat itu dilakukannya di rumahnya di Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan.

"Ketiga korban merupakan teman cucu saya," ujar Kusnoyo, saat diinterogasi.

Baca juga: Ketagihan Pornografi, Ayah di Singapura Cabuli Putri Kandungnya

Kusnoyo ditangkap polisi karena adanya laporan atas perbuatannya yang melakukan tindakan cabul kepada tiga bocah yang masih di bawah umur.

Kasatreskrim Polres Pekalongan AKP Hery Heriyanto mengaku, dari kedua tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa pakaian korban.

"Kami juga mengamankan sepeda milik Khasani yang bekerja sebagai pengemis, guna mempertanggunjawabkan perbuatannya, tersangka Kusnoyo dijerat Undang-Undang nomor 17 Tahun 2016 Pasal 81 Ayat (2) dan (4) tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun, maksimal 20 tahun dan denda maksimal Rp 5 miliar. Sementara Khasani juga kami jerat dengan UU Perlindungan Anak," ujar Hery.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengintip Strategi Milenial Membeli Rumah di Era Digital

Mengintip Strategi Milenial Membeli Rumah di Era Digital

Regional
Detik-detik Banjir Bandang Sapu Siswa Peserta Susur Sungai di Sleman

Detik-detik Banjir Bandang Sapu Siswa Peserta Susur Sungai di Sleman

Regional
Warga kepada Jokowi: Kalau Sudah Dapat SK, Kenapa Alat Berat Masih Ada di Lahan Kami?

Warga kepada Jokowi: Kalau Sudah Dapat SK, Kenapa Alat Berat Masih Ada di Lahan Kami?

Regional
Kisah Heroik 2 Siswa Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Bakir Lempar Akar dan Danu Lompat ke Sungai

Kisah Heroik 2 Siswa Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Bakir Lempar Akar dan Danu Lompat ke Sungai

Regional
Pakar: Susur Sungai Tidak untuk Anak dan Remaja, Apalagi Musim Hujan

Pakar: Susur Sungai Tidak untuk Anak dan Remaja, Apalagi Musim Hujan

Regional
Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome, Dipaksa Suntik KB hingga Janji Beri Rp 5 Juta

Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome, Dipaksa Suntik KB hingga Janji Beri Rp 5 Juta

Regional
Saat Tiga Kurir Ganja 231 Kg Tertunduk Dengar Tuntutan Hukuman Mati..

Saat Tiga Kurir Ganja 231 Kg Tertunduk Dengar Tuntutan Hukuman Mati..

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Napi Teroris Tolak Dibaiat ISIS | Susur Sungai, Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus

[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Napi Teroris Tolak Dibaiat ISIS | Susur Sungai, Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus

Regional
'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

Regional
Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Regional
Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Regional
Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Regional
Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Regional
Pelaku Penusukan Anak Korban Kecelakaan di Musi Rawas Serahkan Diri

Pelaku Penusukan Anak Korban Kecelakaan di Musi Rawas Serahkan Diri

Regional
Kronologi Pria di Riau Banting Sepeda Motor karena Tak Terima Ditilang Polisi

Kronologi Pria di Riau Banting Sepeda Motor karena Tak Terima Ditilang Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X