Pakaian hingga Sepatu Bekas PNS Laris Diburu Warga

Kompas.com - 23/05/2019, 20:47 WIB
Warga Wates, Kulon Progo, DI Yogyakarta, berjubel membeli baju bekas pada sebuah pasar murah di  taman rumah dinas bupati. Warga mengaku puas, selain karena harganya sangat murah, kualitasnya baik, dan banyak baju yang cocok untuk digunakan saat Lebaran, Kamis (23/5/2019). KOMPAS.com/DANI JWarga Wates, Kulon Progo, DI Yogyakarta, berjubel membeli baju bekas pada sebuah pasar murah di taman rumah dinas bupati. Warga mengaku puas, selain karena harganya sangat murah, kualitasnya baik, dan banyak baju yang cocok untuk digunakan saat Lebaran, Kamis (23/5/2019).

KULON PROGO, KOMPAS.com - Seluruh gazebo di sekitar taman kecil di rumah dinas bupati Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, berubah menjadi pasar murah bertajuk Pasar Rakyat Jelang Idul Fitri 1440 H/2019.

Di lokasi ini dijual kebutuhan bahan pokok dengan harga yang lebih murah dibanding di pasaran. Selain sembako, di lokasi ini juga dijual pakaian bekas.

Salah satu gazebo menjual baju hingga sepatu bekas milik pegawai negeri sipil ( PNS) di lingkungan Pemkab Kulon Progo. Lapak ini menjadi yang paling sesak karena penuh pembeli. 

Lebih dari 300 bungkus pakaian sengaja dikumpulkan Kelompok Dharma Wanita Persatuan Kulon Progo dari PNS di seluruh dinas.

Baca juga: Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Pokok di DIY Stabil, Bawang Putih Naik

Tidak hanya ibu rumah tangga yang ikut berebut di sana, bapak-bapak, hingga tukang becak penyapu jalanan ikut belanja.

Warga begitu berminat karena pakaian tersebut dijual dengan harga super miring. 

Ratusan helai pakaian bekas yang terkumpul dari semua dinas, terdiri dari pakaian anak-anak hingga pakaian dewasa. Selama dua hari, mereka mengemas dengan baik semua pakaian, mulai dari dicuci, dibersihkan, dilipat, hingga dikemas dalam kantong plastik bening, lantas dilabeli harga.

Satu kantong plastik bisa berisi 3-5 potong pakaian. Tidak hanya pakaian, ada juga sepatu ikut dijual. Harga jual satu bungkus antara Rp 2.000-Rp 5.000. 

Wakil Ketua Dharma Wanita Persatuan Kulon Progo, Maryati Nugroho mengungkapkan, menjual baju bekas pantas pakai ini bukan hal baru di Kulon Progo.

Mereka pernah menggelar hal serupa pada beberapa musim Lebaran sebelumnya. Kali ini mereka mengulang kembali mengingat antusias warga membeli begitu besar. 

Ibu-ibu Dharma Wanita ini juga menyadari masih banyak warga Kulon Progo yang kurang mampu, tapi ingin membeli baju baru untuk memasuki Hari Raya Idul Fitri. 

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korban Gempa Maluku yang Masih Dirawat di RS Capai Ribuan Orang

Korban Gempa Maluku yang Masih Dirawat di RS Capai Ribuan Orang

Regional
Kronologi Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri dengan Senapan Angin

Kronologi Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri dengan Senapan Angin

Regional
Risma Akan Manfaatkan Semburan Minyak di Surabaya untuk Alat Pompa Air

Risma Akan Manfaatkan Semburan Minyak di Surabaya untuk Alat Pompa Air

Regional
Ribuan Buruh di Jatim Siap Jaga Kondisi Aman Jelang Pelantikan Presiden

Ribuan Buruh di Jatim Siap Jaga Kondisi Aman Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Setelah Cuitan Bermasalah Istri Eks Dandim Kendari, Anggota Persit Diberi Pelatihan

Setelah Cuitan Bermasalah Istri Eks Dandim Kendari, Anggota Persit Diberi Pelatihan

Regional
Pernah Berjaya Tahun 1980-an, Perahu Tambangan Mulai Ditinggalkan Warga Samarinda

Pernah Berjaya Tahun 1980-an, Perahu Tambangan Mulai Ditinggalkan Warga Samarinda

Regional
Keluhan Warga Palembang soal Kabut Asap: Dada Sesak, Abu Sampai Masuk Rumah

Keluhan Warga Palembang soal Kabut Asap: Dada Sesak, Abu Sampai Masuk Rumah

Regional
Tim Densus 88 Antiteror Sita Amunisi dan Bahan Peledak dari Satu Terduga Teroris

Tim Densus 88 Antiteror Sita Amunisi dan Bahan Peledak dari Satu Terduga Teroris

Regional
Wali Kota Hendi Ganti Rugi Alat Musik Pengamen yang Rusak Saat Penertiban

Wali Kota Hendi Ganti Rugi Alat Musik Pengamen yang Rusak Saat Penertiban

Regional
Bupati Sedih Pandeglang Sering Ditimpa Musibah, Mulai Tsunami hingga Penusukan Wiranto

Bupati Sedih Pandeglang Sering Ditimpa Musibah, Mulai Tsunami hingga Penusukan Wiranto

Regional
6 Fakta Terkini Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Akumulasi Gas hingga Hujan Abu Tipis

6 Fakta Terkini Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Akumulasi Gas hingga Hujan Abu Tipis

Regional
Belasan Penyu Dilindungi Ditangkap dan Dibunuh, Diambil Daging dan Cangkangnya

Belasan Penyu Dilindungi Ditangkap dan Dibunuh, Diambil Daging dan Cangkangnya

Regional
Sel Tahanan Polsek Peusangan Bireuen Dibobol, 7 Narapidana Kabur

Sel Tahanan Polsek Peusangan Bireuen Dibobol, 7 Narapidana Kabur

Regional
Sopir Tak Bisa Kuasai Kemudi, Gran Max Kecelakaan di Tol Boyolali-Salatiga, 1 Tewas

Sopir Tak Bisa Kuasai Kemudi, Gran Max Kecelakaan di Tol Boyolali-Salatiga, 1 Tewas

Regional
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Hujan Abu Tipis Terjadi di Boyolali

Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Hujan Abu Tipis Terjadi di Boyolali

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X