Kompas.com - 23/05/2019, 17:39 WIB
Seorang pengrajin melukis Wayang Kamasan di Desa Seni Kamasan, Klungkung, Bali Antaranews Bali/Ayu Khania Pranishita/2019Seorang pengrajin melukis Wayang Kamasan di Desa Seni Kamasan, Klungkung, Bali
Penulis Rachmawati
|
Editor Rachmawati

KLUNGKUNG, KOMPAS.com - Desa Kamasan, salah satu desa di Kabupaten Klungkung, Bali memiliki sejumlah karya seni bernilai tinggi seperti wayang seni khas Kamasan dengan beragam jenis dan kegunaan yang berbeda.

Para pelukis membuat wayang klasik itu secara turun temurun sejak tahun 1970-an, terutama untuk pelukisan Plalintangan (kalender Bali).

Meskipun zaman mengalami perubahan, tetapi karya seni berupa pelukisan wayang tersebut tetap eksis dan berkembang hingga saat ini.

Keindahan karya seni berupa lukisan wayang dan juga kerajinan tangan tersebut dipamerkan dalam Museum Semarajaya di depan Monumen Puputan Klungkung.

Baca juga: Digigit Anak Anjing Liar, Pemuda di Bali Meninggal karena Rabies

Tidak hanya dipamerkan dalam museum saja, namun lukisan khas Kamasan ini juga dipamerkan dalam sebuah galeri yakni Suar Gallery.

Waktu buka Suar Gallery yang  berada dalam lingkungan rumah yang masih tradisional adalah selama 24 jam. Bahkan Suar Gallery juga menyimpan berbagai lukisan wayang yang langka  serta lukisan yang berusia 300 tahun.

"Walaupun ada kerajinan tangan dan wayang lainnya, di sini wayang klasik Desa Kamasan tetap menjadi fokus utamanya. Ciri khas wayang Kamasan ada pada wayang kulitnya," kata seniman lukis yang juga pemilik galeri itu, Gede Wedasmara.

Meskipun tidak jauh berbeda dengan wayang lainnya, wayang klasik Desa Kamasan menceritakan kisah Mahabrata dan Ramayana. Pakem pelukisannya pun berbeda, seperti halnya yang diterapkan pada lukisan seni wayang klasik. Salah satunya berbentuk Plalintangan.

"Epos kisahnya kita ambil per episode dari kisah tersebut. Misalnya saat penculikan Sitha oleh Rahwana, Hanoman ngamuk di Alengka Pura disebut Hanoman Obong. Pada saat penggempuran Kerajaan Alengka oleh Rama dan Laksmana yang dibantu oleh monyet-monyetnya," tuturnya.

Baca juga: Prostitusi Anak di Sanur Bali, Korban Ditargetkan Layani 7 Tamu Setiap Hari

Wayang Klasik Desa Kamasan merupakan karya seni hasil kreasi langsung dari para seniman yang dikerjakan langsung oleh warga desa itu sendiri secara turun temurun. Setiap rumah warga memiliki koleksi Wayang Kamasan yang berjejer.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X