Lewat Jalan Tol Solo-Ngawi, Pemudik Bisa Tukarkan Uang di "Rest Area" Ini

Kompas.com - 23/05/2019, 13:18 WIB
Ilustrasi uang SHUTTERSTOCKIlustrasi uang

SOLO, KOMPAS.com - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Solo, Jawa Tengah melayani penukaran uang baru bagi para pemudik yang melintasi jalan tol ruas Solo-Ngawi.

Pelayanan penukaran uang baru baru dapat dilakukan mulai Kamis (30/5/2019) hingga Sabtu (1/6/2019) atau selama tiga hari.

Baca juga: Hindari Uang Palsu, BI Imbau Masyarakat Tukar Uang di Outlet Resmi


Adapun pelayanan penukaran uang baru tersebut dapat dilakukan di rest area atau tempat istirahat KM 519 A dan KM 519 B ruas tol Solo-Ngawi.

"Kami melihat kebutuhan uang pecahan kecil (UPK) untuk pemudik juga. Jadi, itu alasan kami membuka pelayanan penukaran uang baru di sana (jalan tol)," kata Kepala Tim Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah dan Layanan Administrasi KPwBI Solo Bakti Artanta, di Solo, Jawa Tengah, Kamis (23/5/2019).

Dia mengatakan, pelayanan penukaran uang baru di jalan tol baru pertama kalinya dilakukan setelah jalan bebas hambatan bagian dari Trans Jawa itu beroperasi penuh pada Lebaran 2019.

Rencananya, pelayanan penukaran uang baru akan tersedia dalam tiga unit mobil khas keliling dengan kapasitas satu unitnya 100 orang penukar.

Setiap orangnya akan dibatasi maksimal Rp 4,4 juta. Sehingga total uang yang disediakan setiap harinya sekitar Rp 1,3 miliar untuk tiga mobil tersebut.

"Sebenarnya kami tidak membatasi penukaran. Hanya saja untuk pemerataan supaya semuanya dapat," terang dia.

Baca juga: BI Cirebon Siapkan Rp 8 Triliun Rupiah untuk Kebutuhan Tukar Uang Baru Selama Ramadhan

Bakti menambahkan, pelayanan penukaran uang baru tersebut juga karena permintaan masyarakat terhadap kebutuhan uang baru terus meningkat.

Sementara, untuk memenuhi kebutuhan uang masyarakat selama Ramadhan dan Lebaran 2019, pihaknya mengalokasinya dana sebesar Rp 5,4 triliun. Jumlah itu meningkat dari tahun lalu hanya Rp 5 triliun.

"Kami siapkan 150 titik penukaran uang baru di wilayah Solo dan sekitarnya dengan melibatkan 98 bank umum, 30 BPR, delapan BPRS, 10 pegadaian dan empat PT Pos," terang dia. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X