Begini Kinerja Anggota DPRD Jabar 2014-2019 di Mata Pengamat dan Warga

Kompas.com - 23/05/2019, 12:50 WIB
Ilustrasi calegKOMPAS Ilustrasi caleg

 

BANDUNG, KOMPAS.com – Pengamat Politik dan Pemerintahan dari Universitas Katolik Parahyangan, Prof Asep Warlan Yusuf menilai, kinerja DPRD Jawa Barat periode 2014-2019 tidak menonjol.

“Dengan segala permohonan maaf saya. Kinerja (dewan sebelumnya) standar, biasa saja, adem ayem, sangat akomodatif dengan pemerintah, tidak ada hal-hal signifikan untuk menjadi perhatian eksekutif,” ujar Asep dihubungi Kompas.com, Kamis (23/5/2019).

Itu terlihat dari beberapa kasus yang mencuat ke permukaan, seperti banjir, Kawasan Bandung Utara (KBU), daerah selatan yang tertinggal. Asep melihat, dewan tidak banyak bersuara, tidak ada kritikan tajam.


Baca juga: Formasi Kursi DPRD Jabar Kemungkinan Berubah, Ini Kata Ridwan Kamil

Selain itu, selama 2014-2019, Asep melihat dewan tidak banyak mengeluarkan inisiatif. Padahal inisiatif itu memperlihatkan kualitas dewan.

“Bu Ine (ketua DPRD Jabar) relatif banyak mengadakan komunikasi akomodatif, kompromistik,” tuturnya.

Untuk itu, ia mencatat tiga hal yang harus diperbaiki oleh dewan periode yang baru. Pertama, Jabar kini menjadi perhatian nasional. Banyak proyek nasional yang dikerjakan di Bandung.

Karenanya, dewan yang baru wajib mengejar substansi dengan kemampuan untuk memahami kondisi Jabar yang baru ini.

Kedua, jangan melihat konstelasi politik sesaat. Dewan harus mengagregasi dan mengartikulasi kepentingan rakyatnya.

“Bagaimana rakyat dilindungi dengan kemampuan dewan. Memperjuangkan apa yang dibutuhkan rakyat, itu yang penting. Politik 2024, jangan terlalu dipikirkan,” ungkapnya.

Ketiga, gunakan anggaran untuk hal-hal yang meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Perbanyaklah perda inistiaf dewan dan menunjukkan bahwa dewan memiliki kualitas.

Suara rakyat

Warga Kota Bandung, Rinda Aunillah mengkritisi kinerja DPRD Jabar 2014-2019, khususnya keberpihakan dewan terhadap lingkungan dan perlindungan satwa liar.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X