Kompas.com - 23/05/2019, 10:27 WIB
Kasubdit III Jatanras Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda NTT Kompol Alexander Aplunggi didampingi Perwira Humas Polda NTT Ipda Victor, saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan di Polda NTT, Kamis (23/5/2019) KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BEREKasubdit III Jatanras Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda NTT Kompol Alexander Aplunggi didampingi Perwira Humas Polda NTT Ipda Victor, saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan di Polda NTT, Kamis (23/5/2019)

KUPANG, KOMPAS.com - Aparat Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) membekuk dua orang warga Kota Kupang, karena kedapatan bermain judi bola guling.

Kasubdit III Jatanras Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda NTT Kompol Alexander Aplunggi, mengatakan, dua orang pelaku itu bernama Efron Albersob Banobe (35) dan Marthen Wadu Mata (36).

"Keduanya ini ditangkap karena bermain judi bola guling di tempat permainan biliar di Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang," kata Alexander, kepada sejumlah wartawan di Mapolda NTT, Kamis (23/5/2019).

Baca juga: Penjelasan BRI Terkait Dugaan Pegawainya Korupsi Uang Rp 1 Miliar untuk Judi Online

Kejadian itu, lanjut Alexander, bermula ketika anggotanya menerima informasi dari masyarakat terkait penjudian itu.

"Usai menerima laporan, anggota kemudian bergerak cepat dan turun ke lokasi dan menangkap dua orang yakni berperan sebagai bandar dan konjak (Pembantu bandar)," ungkap dia.

Saat melakukan penangkapan itu, kata Alexander, para pemain yang lainnya melarikan diri, sehingga pihaknya hanya menangkap dua pelaku itu.

Kedua pelaku kemudian dibawa ke Mapolda NTT untuk diperiksa secara intensif oleh penyidik.

Selain dua orang pelaku, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu meja bola guling, satu lembar papan layar angka meja bola guling, satu bola karet berukuran kecil, satu lembar kain pembersih, kayu penyanggah, botol bedak, tas dan uang sebesar Rp 513.000.

Baca juga: Ini Modus Oknum Pegawai BRI Korupsi Uang Rp 1 Miliar untuk Judi Online

"Saat diperiksa, kedua pelaku mengaku baru pertama kali berjudi. Namun, kami tetap akan melakukan pengembangan atas kasus ini," ujar dia.

Alexander pun mengimbau kepada warga Kota Kupang, baik itu masyakat hingga pejabat untuk menghindari permainan judi maupun kejahatan lainnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X