Kapolda: NTB Aman, Masyarakatnya Dewasa dan Cinta Damai

Kompas.com - 23/05/2019, 07:01 WIB
Kapolda NTB, Brigjen Polisi Nana Sudjana memantau keamanan di KPU NTB KOMPAS.com/FITRI RKapolda NTB, Brigjen Polisi Nana Sudjana memantau keamanan di KPU NTB

MATARAM, KOMPAS.com - Kapolda Nusa Tenggara Barat, Brigjen Polisi Nana Sudjana mengatakan, sejauh ini wilayah NTB aman.

Tidak ada gerakan massa yang anarkis, kalau pun ada aksi demonstrasi sebatas menyatakan pendapat.

"Wilayah NTB aman, masyarakat sudah dewasa dan mencintai perdamaian, namun demikian kami tetap mengantisipasi dengan melakukan penjagaan, kami berharap selamanya landai tak ada suatu permasalahan yang terjadi di NTB ini," kata Nana, disela-sela memantau pengamanan pasukannya di KPU NTB, Rabu (22/5/2019).

Baca juga: Antisipasi Demo, Aparat TNI Polri Jaga KPU dan Bawaslu NTB

Di KPU NTB, Nana memantau kesiagaan pasukannya yang berjaga, termasuk juga di Kantor Bawaslu NTB.

Malam harinya ia memantau pemeriksaan tiap kendaraan yang menuju ke Bandara Internasional Lombok, dan Pelabuhan Lembar Lombok Barat, jalur menuju Bali dan Jawa.

Sekitar 550 personel kepolisian maupun TNI melakukan pengamanan gabungan mengantisipasi kondisi rusuh di Jakarta usai penetapan hasil Pemilu 2019, 21 Mei 2019 lalu di KPU RI.

Kapolda tak memungkiri juga ada warga NTB yang berangkat ke Jakarta untuk berdemo, hanya saja menurutnya jumlahnya tak seberapa, gerakan mereka tetap terpantau, dan masih terkendali.

6 terduga teroris masih dikembangkan

Terkait dengan diamankannya 6 orang dari Panatoi Bima dan Dompu, yang diduga masuk dalam jaringan Jemaah Ansharut Daulah (JAD), Panatoi, Kota Bima, Kapolda mengatakan, masih dalam pengembangan dan pemeriksaan.

"Terkait informasi lengkapnya akan ditunggu dulu hasil pemeriksaan dan hal itu telah ditangani Densus 88 dan merupakan ranah Mabes Polri, kami masih mengembangkan pemeriksaan terhadap mereka," kata Nana.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Regional
Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Regional
Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Regional
Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Regional
Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

Regional
RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

Regional
Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X