Demo Tolak Hasil Pemilu di Pamekasan Ricuh, Polisi Baca Selawat

Kompas.com - 22/05/2019, 19:28 WIB
Aparat kepolisian menyisir tempat-tempat yang dijadikan persembunyian massa setelah kerusuhan teejadi di samping kantor Polres Pamekasan, Rabu (22/5/2019) KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMAN Aparat kepolisian menyisir tempat-tempat yang dijadikan persembunyian massa setelah kerusuhan teejadi di samping kantor Polres Pamekasan, Rabu (22/5/2019)

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Panasnya situasi aksi ratusan massa yang terjadi di samping Kantor Polres Pamekasan, Jawa Timur, Rabu (22/5/2019) dibalas dengan pembacaan selawat oleh anggota Polres Pamekasan.

Namun, bacaan selawat tidak bisa meredam emosi dan massa semakin beringas.

Baca juga: Demo Tolak Hasil Pemilu di Pamekasan Berakhir Ricuh

Massa yang awalnya hanya sesekali melempar batu, kayu dan botol kaca ke arah polisi, menjadi semakin bertubi-tubi melakukan pelemparan. Pembacaan selawat baru dihentikan setelah massa semakin beringas melempari mobil berisi pengeras suara dan mobil water canon.

"Itu bukan orang yang baca selawat tapi kaset. Serbu!," teriak salah satu massa sambil melemparkan kayu.

Massa aksi ini berasal dari wilayah utara dan wilayah barat Pamekasan. Mereka datang menggunakan mobil pick up bak terbuka.

Baca juga: Ratusan Orang Bawa Bambu Runcing dan Batu Datangi Polres Pamekasan

Kapolres Pamekasan, AKBP Teguh Wibowo telah meminta kepada massa agar tidak membuat kerusuhan. Teguh mengatakan, yang dihadapi mereka bukan orang lain tetapi orang Pamekasan serta orang luar yang bertugas dan tinggal di Pamekasan.

Saat kejadian tersebut, beberapa fasilitas umum mengalami kerusakan antara lain pot bunga yang dipasang oleh Pemkab Pamekasan di sepanjang Jalan Kesehatan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X