OTT terhadap Panwas Distrik, Polisi Jayapura Kota Curiga Oknum Caleg Terlibat

Kompas.com - 22/05/2019, 19:15 WIB
Kapolres Jayapura  Kota AKBP Gustav Urbinas,KOMPAS.com/Dhias Suwandi Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav Urbinas,

JAYAPURA, KOMPAS.com - Polres Jayapura Kota, Papua, tengah mendalami keterlibatan satu oknum caleg berinisial S setelah aparat melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap dua orang Panwas Distrik Jayapura Selatan.

"Sudah kita buatkan surat panggilan, dan mungkin dua atau tiga hari lagi sudah akan dipanggil untuk dilakukan pemeriksaan," ujar Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav Urbinas di Kota Jayapura, Rabu (22/05/2019).

Menurut dia, berdasarkan pemeriksaan, dua oknum Panwas Distrik Jayapura Selatan tersebut terungkap pernah melakukan pertemuan dengan S di Abepura.

Baca juga: Dianggap Tidak Profesional, PPD-Panwas Distrik Papua Akan Dievaluasi

Atas dasar keterangan tersebut, Polres Jayapura Kota akan segera memeriksa S untuk dikonfirmasi.

Sebelumnya pada Sabtu malam (19/05/2019), aparat Polres Jayapura Kota melakukan OTT terhadap IW selaku ketua Panwas Distrik Jayapura Selatan, dan VR yang merupakan anggotanya, dengan barang bukti uang sebesar Rp 16,6 juta.

Kedua orang tersebut kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dengan Pasal 12 Huruf D, UU Tindak Pidana Korupsi. Dengan hukuman maksimal 20 tahun, dan paling rendah 5 tahun penjara.

Baca juga: KPU Jayapura Sahkan Rekaptulasi, Bawaslu Tolak Akui Empat Distrik

Gustav menegaskan, kasus tersebut setelah dikaji Gakkumdu bukan terkait pelanggaran UU pemilu dan sangat besar kemungkinan pihaknya akan menetapkan tersangka baru.

"Setelah nantinya diperiksa pada para saksi, maka tidak menutup kemungkinan ada orang lain jadi tersangka," tuturnya.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Namanya Disebut-sebut Saksi 02 dalam Sidang MK, Ini Kata Moeldoko

Namanya Disebut-sebut Saksi 02 dalam Sidang MK, Ini Kata Moeldoko

Regional
Tukang Pijat Dibunuh Pelanggannya karena Terlalu Keras Memijat

Tukang Pijat Dibunuh Pelanggannya karena Terlalu Keras Memijat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Sikap Jokowi Hadapi Tuduhan Prabowo-Sandi di Sidang MK | Sistem Zonasi PPDB Tuai Masalah

[POPULER NUSANTARA] Sikap Jokowi Hadapi Tuduhan Prabowo-Sandi di Sidang MK | Sistem Zonasi PPDB Tuai Masalah

Regional
Panglima TNI Minta Penangguhan Penahanan untuk Mantan Danjen Kopassus

Panglima TNI Minta Penangguhan Penahanan untuk Mantan Danjen Kopassus

Regional
Bupati Konawe Utara Menangis Saat Pemaparan Kondisi Banjir di Hadapan Menteri PUPR

Bupati Konawe Utara Menangis Saat Pemaparan Kondisi Banjir di Hadapan Menteri PUPR

Regional
33 Rumah Rusak Berat akibat Gempa di Sarmi Papua

33 Rumah Rusak Berat akibat Gempa di Sarmi Papua

Regional
Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Regional
Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Regional
Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali 'Warning' untuk Transportasi Laut

Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali "Warning" untuk Transportasi Laut

Regional
Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Regional
Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Regional
Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Regional
Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Regional
Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Regional
Masih di Bawah Umur, 4 Nelayan Asal NTT yang Ditangkap Otoritas Australia Dipulangkan

Masih di Bawah Umur, 4 Nelayan Asal NTT yang Ditangkap Otoritas Australia Dipulangkan

Regional

Close Ads X