Musim Mudik Lebaran, Bus Tak Laik Jalan Akan Dikembalikan ke "Pool"

Kompas.com - 22/05/2019, 16:26 WIB
Terminal Tipe A Tirtonadi Solo, Jawa Tengah, Rabu (22/5/2019).KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Terminal Tipe A Tirtonadi Solo, Jawa Tengah, Rabu (22/5/2019).

SOLO, KOMPAS.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta tak segan menilang armada bus angkutan Lebaran yang tak melengkapi surat-surat kendaraan.

Bahkan, pihaknya akan mengembalikan armada ke pool apabila ditemukan bus tak laik jalan pada saat uji kelaikan kendaraan (ram check).

Baca juga: Pastikan Kondisi Tubuh Sehat, Kru Bus Angkutan Lebaran Jalani Pemeriksaan

Koordinator satuan pelayanan Terminal Tipe A Tirtonadi Solo, Joko Sutriyanto mengatakan dalam menghadapi angkutan mudik lebaran semua armada bus harus dalam kondisi laik jalan.


"Ram check ini kegiatannya bersifat rutinitas. Karena semua terminal tipe A harus melakukan ram check kendaraan (bus)," kata Joko ditemui di Terminal Tipe A Tirtonadi Solo, Jawa Tengah, Rabu (22/5/2019).

Dia mengatakan kegiatan ram check yang selama ini dilakukan fokus pada fisik maupun teknis bus. Namun, menjelang lebaran pihaknya akan fokus terhadap para kru bus, aik sopir maupun kondektur.

"Baik dari segi kesehatan, kelaikan jalan maupun fisik. Sebab para kru ini tidak hanya mengoperasikan armada bus, juga membawa penumpang," ujarnya.

Baca juga: Hendak Ikut Aksi 22 Mei, 2 Bus di Tol Madiun-Surabaya Diamankan Polisi

Sebelumnya, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah III Solo Waskito Diantono menjamin armada bus angkutan mudik Lebaran 2019 di wilayahnya dalam kondisi laik jalan.

Menurut Waskito, pihaknya telah melakukan uji kelaikan kendaraan ke sejumlah PO untuk mengetahui secara langsung terhadap kesiapan armada bus angkutan lebaran.

"Sejauh ini belum kita temukan armada bus yang tidak laik jalan. Hanya ada sedikit beberapa memang harus dievaluasi. Tapi secara umum semuanya sudah memenuhi (laik jalan)," katanya.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER DI KOMPASIANA] Insiden Asrama Papua | Anak (Baru) Ibu Kota | Spider-Man Lepas dari MCU

[POPULER DI KOMPASIANA] Insiden Asrama Papua | Anak (Baru) Ibu Kota | Spider-Man Lepas dari MCU

Regional
Hukuman Kebiri Kimia Belum Ada Juknis, Kejati Jatim Tunggu Petunjuk Jaksa Agung

Hukuman Kebiri Kimia Belum Ada Juknis, Kejati Jatim Tunggu Petunjuk Jaksa Agung

Regional
Sirkulasi 'Eddy' Picu Gelombang Setinggi 4 Meter di Sejumlah Wilayah

Sirkulasi "Eddy" Picu Gelombang Setinggi 4 Meter di Sejumlah Wilayah

Regional
50 Warga Dievakuasi Akibat Guguran Lava Gunung Karangetang

50 Warga Dievakuasi Akibat Guguran Lava Gunung Karangetang

Regional
Leprid Apresiasi Keberhasilan Hendi dalam Membina Ribuan UMKM

Leprid Apresiasi Keberhasilan Hendi dalam Membina Ribuan UMKM

Regional
Di Lhokseumawe, setiap Jumat Wajib Pakai Bahasa Aceh

Di Lhokseumawe, setiap Jumat Wajib Pakai Bahasa Aceh

Regional
Gubernur Bali Minta Pelindo III Stop Reklamasi di Pelabuhan Benoa

Gubernur Bali Minta Pelindo III Stop Reklamasi di Pelabuhan Benoa

Regional
Pemerkosa 9 Anak Dapat Hukuman Kebiri Kimia dan Baru Pertama di Mojokerto

Pemerkosa 9 Anak Dapat Hukuman Kebiri Kimia dan Baru Pertama di Mojokerto

Regional
Pemilik Kapal Ungkap Penyebab KM Mina Sejati Karam Pasca-pembantaian ABK

Pemilik Kapal Ungkap Penyebab KM Mina Sejati Karam Pasca-pembantaian ABK

Regional
Kasus di Asrama Mahasiswa Papua, 5 TNI Diskors dan Diseret ke Pengadilan Militer

Kasus di Asrama Mahasiswa Papua, 5 TNI Diskors dan Diseret ke Pengadilan Militer

Regional
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Cilacap dan Kebumen, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Cilacap dan Kebumen, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Kebiri Kimia di Mojokerto, Kejaksaan Masih Mencari Rumah Sakit untuk Eksekusi Hukuman

Kebiri Kimia di Mojokerto, Kejaksaan Masih Mencari Rumah Sakit untuk Eksekusi Hukuman

Regional
2 Jenazah Ditemukan pada Mobil Terbakar, Diduga Korban Pembunuhan

2 Jenazah Ditemukan pada Mobil Terbakar, Diduga Korban Pembunuhan

Regional
Perusahaan Datangkan Kapal Cari Korban Pembantaian KM Mina Sejati

Perusahaan Datangkan Kapal Cari Korban Pembantaian KM Mina Sejati

Regional
Cuaca Buruk, Pencarian Kapal Kargo yang Hilang di Perairan Pulau Buru Dihentikan

Cuaca Buruk, Pencarian Kapal Kargo yang Hilang di Perairan Pulau Buru Dihentikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X