Firasat Istri Korban Pembunuhan di Sungai Cimpu, Sempat Tulis Status untuk Suami di Facebook

Kompas.com - 22/05/2019, 14:25 WIB
Kerisauan Santy Irawan, istri Joko Wirawan korban pembunuhan sadis yang mayatnya di buang ke Sungai Cimpu, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, tergambar di dinding akun Facebooknya, Selasa (21/05/2019). Sumber Facebook.Dok. Facebook Santy Irawan Kerisauan Santy Irawan, istri Joko Wirawan korban pembunuhan sadis yang mayatnya di buang ke Sungai Cimpu, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, tergambar di dinding akun Facebooknya, Selasa (21/05/2019). Sumber Facebook.

LUWU, KOMPAS.com - Istri korban pembunuhan yang mayatnya dibuang di Sungai Cimpu, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan ternyata mengunggah status Facebook pada saat jenazah suaminya ditemukan, Jumat (10/5/2019). 

Pada pukul 22.42 WIB, Santy Irawan, sang istri, memposting status “Kasih seorang isteri tu hebat kan kan. Cinta seorang istri itu hebat kan.”

Saat itu Santy masih belum mengetahui keberadaan suaminya, joko Wirawan (55).  

Dalam postingan tersebut salah seorang rekannya bernama Rahmadi Raka Rahmadi memberi tanggapan dan bertanya padanya. “Iya mbak. Sama aku juga begitu. Gimana mbak sudah ditelpon?”


Santy pun menjawab, “Belum mbak.” 

Baca juga: Warga Temukan Mayat Tanpa Identitas Tersangkut di Sungai Cimpu Luwu

Sebelumnya pada Minggu (5/5/2019) pukul 19.12 WIB, Santy juga membuat status untuk suaminya. 

“Ya Allah, panjangkan usia suamiku agar dia dapat menjalankan tanggung jawabnya sebagai seorang suami yang baik dalam keluarga ini ..., Kau murahkanlah Rezeki suamiku Ya Allaah..., agar apa bebanan yang dipikul menjadi ringan.” 

Setelah pembunuhan Joko terungkap, berbagai ucapan dukacita membanjiri Facebook Santy. 

Joko sendiri ditemukan warga dalam kondisi meninggal tersangkut di Sungai Cimpu pada Jumat pagi. Identitas korban sulit dikenali.

Namun setelah dilakukan otopsi oleh RSUD Batara Guru Belopa bersama pihak Biddokes Polda Sulawesi Selatan, serta dilakukan penyelidikan selama satu minggu, akhirnya identitas korban terungkap. Polisi kemudian menemui keluarga korban di Tanjungpinang, Kepulauan Riau

Baca juga: Polisi Bekuk 2 Tersangka Pembunuhan Mayat di Sungai Cimpu

Kapolres Luwu AKBP Dwi Santoso mengatakan bahwa korban sempat berkomunikasi dengan keluarganya sebelum dibunuh pada Senin (6/5/2019). Korban mengatakan ke keluarganya jika dia dan salah satu tersangka menuju ke Kalimantan, tetapi transit di Sulawesi. Di Sulawesi dia bertemu tersangka lainnya. 

“Rentan waktu tanggal 6, 7 dan 8 Mei dilakukan eksekusi oleh tersangka lalu dibuang ke sungai dan ditemukan oleh warga pada Jumat (10/05/2019),” kata Dwi Santoso, Senin (20/05/2019).

Upaya polisi bekuk pelaku dan ungkap motif pembunuhan

Pelaku adalah NB alias Ven (33), beralamat di Dusun Orinmude Desa Kokowahor Kecamatan Kangae. Sedangkan tersangka LR alias Nong (37), beralamat di Dusun Blatat Desa.Keduanya adalah rekan korban. 

Menurut Dwi, korban dibunuh dengan cara ditikam sebanyak tiga kali di atas mobil yang dikendarai ketiga tersangka. Lalu mayatnya dibuang ke sungai. 

Setelah membunuh Joko Santoso, NB dan LR kembali ke Maumere. Sehingga penangkapan kedua tersangka harus berkoordinasi dengan Polres Maumere pada Sabtu (18/5/2019). 

Baca juga: 6 Fakta Duka Keluarga Prajurit TNI yang Gugur di Nduga, Firasat Sang Ayah hingga Berencana Akan Menikah

Dari hasil interogasi, motif pembunuhan dilakukan karena sakit hati. Kedua tersangka ini tega untuk membunuh rekannya sendiri karena keduanya merasa telah mengeluarkan banyak uang sementra korban belum, dan korban meminta untuk pulang.

Kedua tersangka dibawa ke Polres Luwu untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. NB dan LR terancam hukuman mati. 

“Kedua tersangka dijerat pasal 340 juncto 338 dengan hukuman maksimal hukuman mati,” ujar Dwi.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Rp 60 Miliar Dana Hibah dan Bansos Belum Dipertanggungjawabkan, Ini Kata Bupati Keerom Papua

Rp 60 Miliar Dana Hibah dan Bansos Belum Dipertanggungjawabkan, Ini Kata Bupati Keerom Papua

Regional
Viral, Ajakan Menyerbu Pantai Parangtritis Pakai Baju Hijau, Tantang Nyi Roro Kidul

Viral, Ajakan Menyerbu Pantai Parangtritis Pakai Baju Hijau, Tantang Nyi Roro Kidul

Regional
Soal Kelanjutan LRT, Pemkot Bogor Siap Datangkan Trem dari Belanda

Soal Kelanjutan LRT, Pemkot Bogor Siap Datangkan Trem dari Belanda

Regional
Polisi Tangkap Pimpinan dan Puluhan Anggota Kelompok SMB di Jambi

Polisi Tangkap Pimpinan dan Puluhan Anggota Kelompok SMB di Jambi

Regional
Saat Kelebihan Bandung Jadi Inspirasi untuk Pemerintah Kota Surakarta

Saat Kelebihan Bandung Jadi Inspirasi untuk Pemerintah Kota Surakarta

Regional
5 Hektare Ladang Ganja Ditemukan di Tengah Hutan Aceh

5 Hektare Ladang Ganja Ditemukan di Tengah Hutan Aceh

Regional
Gempa Maluku Utara Rusak Jaringan Listrik di Halmahera Selatan

Gempa Maluku Utara Rusak Jaringan Listrik di Halmahera Selatan

Regional
Sebelum Ditangkap, Ayah yang Aniaya Anak Gizi Buruk Ancam Polisi

Sebelum Ditangkap, Ayah yang Aniaya Anak Gizi Buruk Ancam Polisi

Regional
Terekam CCTV, Pengendara BMW Curi Tong Sampah Seharga Rp 70.000

Terekam CCTV, Pengendara BMW Curi Tong Sampah Seharga Rp 70.000

Regional
Kasus 'Bupati Biadab', Bupati Aceh Tengah Siap Bersumpah di Bawah Al Quran

Kasus "Bupati Biadab", Bupati Aceh Tengah Siap Bersumpah di Bawah Al Quran

Regional
Momen Polisi Misterius Gendong Calon Haji Tertua Saat Rekan Se-Kloter Berdesakan Masuk Bus

Momen Polisi Misterius Gendong Calon Haji Tertua Saat Rekan Se-Kloter Berdesakan Masuk Bus

Regional
Jalur Pendakian Gunung Slamet via Bambangan Ditutup Mulai 22 Juli 2019

Jalur Pendakian Gunung Slamet via Bambangan Ditutup Mulai 22 Juli 2019

Regional
Cerita Adilta, Merintis Usaha di Balik Musik Cadas Kota Medan

Cerita Adilta, Merintis Usaha di Balik Musik Cadas Kota Medan

Regional
Seorang Kuli Panggul Ditemukan Meninggal di Roda Bakso Pasar Tasik

Seorang Kuli Panggul Ditemukan Meninggal di Roda Bakso Pasar Tasik

Regional
Di Anambas, Menteri Susi Minta Warga Tidak Buang Sampah di Kolong Rumah

Di Anambas, Menteri Susi Minta Warga Tidak Buang Sampah di Kolong Rumah

Regional
Close Ads X