Polisi Bekuk 4 Pelaku Pencuri Toko Pakaian Antar-provinsi, 2 Ditembak

Kompas.com - 22/05/2019, 14:19 WIB
Polisi berhasil membekuk komplotan pencuri yang meresahkan warga. 2 diantaranya terpaksa ditembak kakinya karena melawan saat diamankan. KOMPAS.com/SUKOCOPolisi berhasil membekuk komplotan pencuri yang meresahkan warga. 2 diantaranya terpaksa ditembak kakinya karena melawan saat diamankan.

MAGETAN , KOMPAS.com - Kepolisian Resor Magetan Jawa Timur, membongkar komplotan pencuri yang beroperasi antar provinsi.

Kapolres Magetan AKBP Muhammad Riffai mengatakan, komplotan yang terdiri dari 5 orang berasal dari Kota Blora, Jawa Tengah, melakukan pencurian di sebuah toko pakaian di Jalan Yos Sudarso Kabupaten Magetan.

"Kejadiannya Rabu (15/5/2019), di toko pakaian Jakarta Jeans. Yang diambil 178 celana jeans, peralatan kasir dan peralatan cctv,” ujarnya, Rabu (22/5/2019) saat konferensi pers yang digelar di Mako Polres Magetan. 

Baca juga: 2.200 Polisi Diterjunkan untuk Kawal Aksi Massa di Makassar

Muhammad Riffai menambahkan, dalam menjalankan aksinya. Komplotan tersebut mengincar toko atau rumah kosong yang lengah dari pengawasan.

Sebelum menyantroni toko pakaian, komplotan tersebut menyatroni sebuah toko swalayan berjaringan yang berada di Kecamatan Plaosan.

“Mereka gagal melakukan aksinya karena alarm berbunyi saat memasuki toko tersebut,” ungkapnya.

Sebelum menyatroni toko pakaian di Magetan, komplotan tersebut telah menyusuri Kota Madiun untuk mencari target.

Baca juga: Polisi Bekuk 2 Tersangka Pembunuhan Mayat di Sungai Cimpu

Karena tidak berhasil menemukan toko yang akan dijarah, mereka kemudian pergi ke Telaga Sarangan untuk mencari tempat dingin.

“Sepulang dari Sarangan, mereka melakukan aksinya, kalau di Plaosan gagal mereka turun ke Magetan dan menemukan toko pakaian yang ada di Yos Sudarso,” katanya.

Setelah menerima laporan adanya pencurian oleh pemilik toko, polisi kemudian melakukan penyelidikan.

Baca juga: Video Viral Gangster Bersenjata, Polisi Bekuk 7 Orang

 

4 dari 5 pelaku berhasil diringkus, dengan 2 pelaku ditembak pada kakinya sementara 1 pelaku dilaporkan masih buron.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan sebuah mobil yang digunakan pelaku untuk beraksi, puluhan celana sisa aksi pencurian, mesin hitung kasir dan mesin cctv.

Saat ini, ke 4 pelaku dijebloskan di sel penjara Kepolisian Resor Magetan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X