Kompas.com - 22/05/2019, 13:14 WIB
Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo saat meninjau jalur mudik di jalan lintas Riau-Sumbar di Kabupaten Kampar, Riau, Selasa (21/5/2019). Dok. Polda Riau KOMPAS.com/IDON TANJUNGKapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo saat meninjau jalur mudik di jalan lintas Riau-Sumbar di Kabupaten Kampar, Riau, Selasa (21/5/2019). Dok. Polda Riau

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo melakukan pengecekan jalur mudik di jalan lintas Riau-Sumatera Barat di wilayah Kabupaten Kampar, Riau, Selasa (21/5/2019).

Hasil pengecekan itu, banyak ditemukan ruas jalan yang rusak dan yang sedang dilakukan perbaikan.

Jajaran Polda Riau dan instansi lainnya melakukan persiapan menjelang Operasi Ketupat 2019.

Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah mengecek jalur mudik, mendirikan pos pengamanan (Pospam), pos pelayanan (Posyan) dan menempatkan petugas di lokasi tertentu di jalan lintas Riau-Sumbar.

Baca juga: Waspada, 3 Lokasi di Jalur Mudik Aceh-Medan Ini Rawan Jambret

Pengecekan jalur mudik dilakukan Kapolda Riau bersama Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira, Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, serta jajaran Dinas Perhubungan dan instansi lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kegiatan kami ini untuk mengecek sarana dan prasarana jalan, serta kesiapan infrastruktur yang akan digunakan masyarakat jelang pelaksanaan mudik lebaran tahun 2019 ini," ucap Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (22/5/2019).

Dia mengatakan, ada beberapa titik ruas jalan rusak yang tengah dalam proses pengerjaan atau perbaikan.

"Terkait adanya beberapa titik di ruas jalan Riau-Sumbar yang rusak dan sedang dalam perbaikan ini, kami mengimbau agar pihak kontraktor dapat menggesa pengerjaannya. Sehingga pada saat pelaksanaan arus mudik dan arus balik nanti bisa rampung untuk memberi kenyamanan bagi masyarakat," terang Widodo.

Baca juga: Secara Swadaya, Polisi Tambal Jalan Berlubang di Jalur Mudik

Dia menambahkan, pengecekan jalur mudik dilakukan hingga ke perbatasan Riau dan Sumbar tepatnya di Kecamatan XIII Koto Kampar. Menurutnya, secara umum jalur ini aman untuk dilintasi bagi pemudik.

"Secara umum berdasarkan pantauan langsung, kondisi jalan lintas barat yang melalui Kabupaten Kampar ini kondisinya cukup baik dan siap untuk dilalui arus mudik maupun arus balik pada saat perayaan Idul Fitri nanti," sebut Widodo.

Sementara itu, mengenai kesiapan Operasi Ketupat 2019, Kapolda Riau mengaku sudah menyiapkan langkah-langkah untuk melancarkan arus mudik di jalur lintas barat, seperti pendirian Pospam, Posyan dan penempatan personel pada lokasi-lokasi tertentu.

"Operasi Ketupat 2019 ini juga melibatkan perkuatan dari unsur TNI dan jajaran Pemda serta stake holders terkait lainnya, untuk mengamankan dan melancarkan arus mudik serta perayaan Idul Fitri dan juga kegiatan-kegiatan masyarakat lainnya," tutup Widodo.



25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X