Pastikan Kondisi Tubuh Sehat, Kru Bus Angkutan Lebaran Jalani Pemeriksaan

Kompas.com - 22/05/2019, 13:03 WIB
Petugas Dinas Kesehatan dan BNN Kota Surakarta melakukan pemeriksaan kesehatan kru bus di Terminal Tipe A Tirtonadi Solo, Jawa Tengah, Rabu (22/5/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIPetugas Dinas Kesehatan dan BNN Kota Surakarta melakukan pemeriksaan kesehatan kru bus di Terminal Tipe A Tirtonadi Solo, Jawa Tengah, Rabu (22/5/2019).


SOLO, KOMPAS.com - Sejumlah sopir dan kondektur bus antar kota dalam provinsi (AKDP) dan antar kota antar provinsi (AKAP) yang masuk Terminal Tipe A Tirtonadi Solo, Jawa Tengah, Rabu (22/5/2019), menjalani pemeriksaan kesehatan.

Pemeriksaan kesehatan tersebut untuk memastikan semua kru bus angkutan lebaran dalam kondisi sehat dan layak kerja.

Koordinator pemeriksaan kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Surakarta Sunaryo menjelaskan pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui faktor risiko kesehatan yang dimiliki para kru bus. Pemeriksaan tersebut meliputi tensi darah, narkoba, gula, dan alkohol.

"Dari hasil pemeriksaan kami simpulkan apakah pengemudi layak jalan atau tidak. Karena hasil pemeriksaan akan ada surat sertifikasi kelaikan jalan," kata Sunaryo, Rabu.

Baca juga: Hendak Ikut Aksi 22 Mei, 2 Bus di Tol Madiun-Surabaya Diamankan Polisi

Pria yang juga menjabat sebagai Kasi Pencegahan Penyakit Tidak Menular Dinas Kesehatan Kota Surakarta ini menambahkan, surat sertifikasi yang dikeluarkan oleh tim pemeriksaan kesehatan itu untuk memastikan apakah pengemudi bus itu laik jalan atau tidak.

"Hasil pemeriksaan tim akan disimpulkan dokter kemudian surat itu diberikan kepada kepala terminal. Jadi, yang memberikan rekomendasi laik atau tidak laik jalan pengemudi itu dari terminal," ungkapnya.

Dia menyebut, dari hasil pemeriksaan yang dilakukannya tersebut kebanyakan para pengemudi bus menderita hipertensi dan sakit gula. Menurutnya jarang sekali ditemukan pengemudi menggunakan narkoba.

Sunaryo mengungkapkan, pemeriksaan kesehatan kru bus angkutan Lebaran akan dilaksanakan selama dua hari, hingga Kamis (23/5/2019) besok. Pemeriksaan melibatkan terminal dan Badan Narkotika Nasional kota Surakarta.

Kepala BNN Kota Surakarta Edison Pandjaitan mengatakan, pemeriksaan kesehatan ini sebagai bentuk dini pengawasan penyalahgunaan narkoba di kalangan pengemudi bus.

"Kami turut mem-backup untuk antisipasinya saja. Karena intensitas perjalanan armada ini kan terus menerus. Sehingga kami ikut mengawasi penyalahgunaan narkoba," terangnya.

Baca juga: Jelang 22 Mei, Massa Disebut Berangkat ke Jakarta Naik Bus hingga Pesawat

Koordinator satuan pelayanan Terminal Tipe A Tirtonadi Solo Joko Sutriyanto mengatakan, pemeriksaan kesehatan kru bus sebagai bentuk persiapan terminal dalam menghadapi masa angkutan mudik dan balik lebaran.

Pemeriksaan para kru ini untuk memberikan jaminan keselamatan dan keamanan bagi penumpang yang menggunakan armada bus pada masa angkutan mudik dan balik lebaran.

"Setiap tiga bulan sekali rutin kami lakukan pemeriksaan kesehatan sopir bus. Tapi mendekati lebaran ini setiap tiga hari kami lakukan pemeriksaan. Supaya penumpang itu nyaman dan aman," ungkap dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warganya Banyak yang Bandel, Cianjur Sulit Tembus Zona Hijau Covid-19

Warganya Banyak yang Bandel, Cianjur Sulit Tembus Zona Hijau Covid-19

Regional
Bupati TTU Pecat 4 ASN karena Terlibat Kasus Amoral

Bupati TTU Pecat 4 ASN karena Terlibat Kasus Amoral

Regional
Harimau Kelaparan Berkeliaran di Desa di Jambi, BKSDA Minta Warga Waspada

Harimau Kelaparan Berkeliaran di Desa di Jambi, BKSDA Minta Warga Waspada

Regional
Wali Kota Semarang Izinkan Pertunjukan Musik Digelar, Khusus Indoor

Wali Kota Semarang Izinkan Pertunjukan Musik Digelar, Khusus Indoor

Regional
Misteri 31 Jam Pendaki Hilang di Gunung Guntur, Ditemukan Nyaris Telanjang di Sumber Mata Air oleh Penjaga Parkir

Misteri 31 Jam Pendaki Hilang di Gunung Guntur, Ditemukan Nyaris Telanjang di Sumber Mata Air oleh Penjaga Parkir

Regional
Kisah Seputar Pendaki Hilang Misterius di Gunung, Ditemukan Linglung hingga Tiba-tiba Loncat ke Semak

Kisah Seputar Pendaki Hilang Misterius di Gunung, Ditemukan Linglung hingga Tiba-tiba Loncat ke Semak

Regional
PKM Semarang Berlanjut Tanpa Batas Waktu

PKM Semarang Berlanjut Tanpa Batas Waktu

Regional
UTBK Unpad Jatinangor,  Peserta Tidak Di-Rapid Test, Hanya Disuruh Pakai Masker

UTBK Unpad Jatinangor, Peserta Tidak Di-Rapid Test, Hanya Disuruh Pakai Masker

Regional
Karyawan Toko Sepatu di Mal Pekanbaru Positif Corona,  Manajemen: Tertular dari Luar

Karyawan Toko Sepatu di Mal Pekanbaru Positif Corona, Manajemen: Tertular dari Luar

Regional
Warga Terdampak PSBB Ambon Diminta Lapor ke Lurah, Pemkot Jamin Bantuan Sosial

Warga Terdampak PSBB Ambon Diminta Lapor ke Lurah, Pemkot Jamin Bantuan Sosial

Regional
Mobil Dinas Wali Kota Semarang Kini Bisa Dipinjam Warga untuk Acara Pernikahan

Mobil Dinas Wali Kota Semarang Kini Bisa Dipinjam Warga untuk Acara Pernikahan

Regional
Nasib Sial Pria Berselingkuh, Cemburu Wanita Simpanan Punya Pria Lain, Malah Ditusuk

Nasib Sial Pria Berselingkuh, Cemburu Wanita Simpanan Punya Pria Lain, Malah Ditusuk

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Kabur ke Banjarmasin

Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Kabur ke Banjarmasin

Regional
Fakta Lengkap Pengemudi Ojol Ditendang hingga Terjungkal, Berawal Adu Klakson, Pelaku Terpengaruh Narkoba

Fakta Lengkap Pengemudi Ojol Ditendang hingga Terjungkal, Berawal Adu Klakson, Pelaku Terpengaruh Narkoba

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pendaki Hilang Misterius di Gunung Guntur | Mengenal Tradisi Pacaran Orang Rimba

[POPULER NUSANTARA] Pendaki Hilang Misterius di Gunung Guntur | Mengenal Tradisi Pacaran Orang Rimba

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X