Kisah Korban Kebakaran Pasar Kosambi, Rugi Miliaran Rupiah hingga Tunggu Pasar Penampungan

Kompas.com - 22/05/2019, 12:42 WIB
Sejumlah pedagang tengah mengisi data kerugian yang diderita dalam kebakaran Pasar Kosambi, Selasa (21/5/2019). KOMPAS.com/RENI SUSANTISejumlah pedagang tengah mengisi data kerugian yang diderita dalam kebakaran Pasar Kosambi, Selasa (21/5/2019).

Hingga kini, Lianda masih menunggu keputusan tentang pasar penampungan sementara. Tadi pagi, ratusan pedagang yang rapat untuk menyatukan suara tentang usulan tempat.

Baca juga: Fakta di Balik Kebakaran Pasar Kosambi Bandung, 10 Jam Terbakar hingga 178 Lapak Hangus

Pihaknya sepakat untuk menggunakan area Baranang Siang yang berada di sebelah barat pasar untuk dijadikan pasar sementara.

Namun hal itu pun belum dibicarakan dengan PD Pasar. Perwakilan pedagang baru akan membicarakan hal tersebut besok Rabu (22/5/2019).

“Di Kosambi ada 1.050 kios,” ucapnya.

Untuk sementara, ia akan berjualan dari rumah dengan sistem COD. Para pelanggannya banyak yang tahu dengan kebakaran di Pasar Kosambi. Jadi mereka bersedia membeli dengan sistem COD hingga ada pasar sementara.

Pasar penampungan

Pedagang lainnya, Deden (34) mengaku mengalami kerugian Rp 150 juta. Oleh-oleh Bandung jualannya ludes terbakar.

“Uang saya habis dibelikan barang semua kemarin,” ucapnya.

Baca juga: Asap Tebal dan Ruangan Panas Sulitkan Petugas Jangkau Titik Api di Basement Pasar Kosambi

Ia berharap segera ada keputusan pasar penampungan sementara. Karena penghasilan Ramadan sangat tinggi dibanding hari biasa.

Jika biasanya ia mengantongi Rp 1,5 juta-Rp 2 juta saat weekday dan Rp 4 juta di weekend, pada Ramadhan ia bisa mengantongi Rp 20 juta per hari.

“Modal saya habis, tapi masih ada barang di rumah. Yang penting bisa segera jualan kembali,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Pasar Kosambi, Septie Sahreza mengatakan, jumlah kerugian masih didata petugas. Jumlahnya tentu mencapai miliaran rupiah.

“Saya belum bisa pastikan berapa, karena pendataan masih berlangsung,” tuturnya.

Pihaknya saat ini tengah mengupayakan pasar penampuangan sementara. Kemungkinan di awal-awal akan menggunakan lahan pelataran Kosambi.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Regional
Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Regional
41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

Regional
Bupati Lombok Timur Positif Covid19, Sopir dan Pelayan Tertular

Bupati Lombok Timur Positif Covid19, Sopir dan Pelayan Tertular

Regional
Fakta Corona di Banten: Pecah Rekor Tambah 200 Kasus Sehari, hingga Kota Cilegon Zona Merah

Fakta Corona di Banten: Pecah Rekor Tambah 200 Kasus Sehari, hingga Kota Cilegon Zona Merah

Regional
Heboh, Kades Kesurupan Saat TMMD Tampilkan Tari Jaipong di Indramayu

Heboh, Kades Kesurupan Saat TMMD Tampilkan Tari Jaipong di Indramayu

Regional
Pilkada Serentak Saat Pandemi, Machfud Arifin: Mau Ditunda atau Tidak, Kita Siap...

Pilkada Serentak Saat Pandemi, Machfud Arifin: Mau Ditunda atau Tidak, Kita Siap...

Regional
Sebanyak 28 Santri di Kendal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sebanyak 28 Santri di Kendal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Jelang Penetapan Paslon, Bawaslu Minta Parpol Kendalikan Pendukung

Jelang Penetapan Paslon, Bawaslu Minta Parpol Kendalikan Pendukung

Regional
119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

Regional
Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Regional
Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Regional
Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Regional
Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Regional
Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X