Jaringan Bank Nagari Sering "Down", DPRD Akan Ajukan Pansus

Kompas.com - 22/05/2019, 11:41 WIB
Bank Nagari, bank pembangunan daerah Provinsi Sumatra Barat.Josephus Primus Bank Nagari, bank pembangunan daerah Provinsi Sumatra Barat.

PADANG, KOMPAS.com - Untuk mengetahui persoalan sering terjadi gangguan jaringan Bank Nagari yang menyebabkan nasabah tidak bisa bertransaksi, Komisi III DPRD Sumbar mengajukan pembentukan panitia khusus ( Pansus).

"Kita ingin mengetahui apa sebenarnya yang terjadi di Bank Nagari sehingga sering kali terjadi gangguan jaringan yang merugikan nasabah," ujar Wakil Ketua Komisi III Bidang Keuangan dan BUMD DPRD Sumbar Supardi yang dihubungi Kompas.com, Rabu (22/5/2019).

Supardi menyebutkan Senin (20/5/2019), jaringan Bank Nagari kembali terganggu dan menyebabkan ribuan nasabah tidak bisa bertransaksi menggunakan internet banking maupun ATM.

Baca juga: Bank Nagari Gangguan Jaringan, Nasabah Komplain Tidak Bisa Bertransaksi

Menurut Supardi akibat gangguan itu, nasabah tentu sangat dirugikan. Bank Nagari sebagai BUMD harus bertanggungjawab dan menjelaskan persoalan tersebut.

"Kita di Komisi III yang membidangi BUMD ini akan meminta penjelasan Bank Nagari dan segera mengajukan pembentukan Pansus. Kita tahu anggaran untuk IT Bank Nagari ini cukup besar sekitar Rp 90 miliar, tapi kok jaringan sering terganggu," katanya.

Keluhan nasabah soal seringnya terjadi gangguan jaringan Bank Nagari ini sudah sering didengarnya. Malahan dirinya yang juga sebagai nasabah Bank Nagari acap kali mengalami ketidaknyamanan dalam bertransaksi akibat jaringan sering terganggu.

"Sudah sangat sering terjadi. Hampir tiap minggu ada saja gangguan jaringan. Ini yang perlu kita minta penjelasannya," kata politisi Partai Gerindra itu.

Baca juga: Gubernur Sumbar Larang ASN Gunakan Mobil Dinas Saat Mudik, Kecuali...

Sudah diatasi

Sementara Sekretaris Perusahaan Bank Nagari Mardiah mengakui adanya gangguan jaringan pada Senin lalu. Namun hal itu sudah diatasinya.

"Betul ada gangguan, namun hari itu juga sudah baik kembali," katanya.

Soal penyebab gangguan, Mardiah mengaku hanya karena gangguan biasa saja.

"Gangguan biasa aja," katanya singkat.



Terkini Lainnya

Rekrutmen CPNS 2019, Pemprov Riau Butuh 10.381 PNS

Rekrutmen CPNS 2019, Pemprov Riau Butuh 10.381 PNS

Regional
Bima Arya: PAN Kembali Tentukan Arah Usai Sidang MK

Bima Arya: PAN Kembali Tentukan Arah Usai Sidang MK

Regional
Monumen Korban KM Sinar Bangun Jadi Rumah Kedua Bagi Keluarga yang Ditinggalkan

Monumen Korban KM Sinar Bangun Jadi Rumah Kedua Bagi Keluarga yang Ditinggalkan

Regional
Pasangan Suami Istri yang Suguhkan Seks 'Live' ke Anak-anak Dituntut 10 Tahun Penjara

Pasangan Suami Istri yang Suguhkan Seks "Live" ke Anak-anak Dituntut 10 Tahun Penjara

Regional
2 Orang Pelaku Pungli di Lokasi Jembatan Mesuji Dibekuk Polisi

2 Orang Pelaku Pungli di Lokasi Jembatan Mesuji Dibekuk Polisi

Regional
Isak Tangis Iringi Peringatan Setahun Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba

Isak Tangis Iringi Peringatan Setahun Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba

Regional
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Yos Sudarso Selama Pengerjaan Alun-alun Surabaya

Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Yos Sudarso Selama Pengerjaan Alun-alun Surabaya

Regional
Polisi Gagalkan 4 Kontainer Kayu Merbau yang Akan Diselundupkan ke Surabaya

Polisi Gagalkan 4 Kontainer Kayu Merbau yang Akan Diselundupkan ke Surabaya

Regional
2 Terduga Pembunuh Pegawai Bank Syariah Mandiri Merupakan Pasangan Suami Istri

2 Terduga Pembunuh Pegawai Bank Syariah Mandiri Merupakan Pasangan Suami Istri

Regional
Suami Istri yang Suguhkan Seks 'Live' ke Anak-anak Ditetapkan Tersangka

Suami Istri yang Suguhkan Seks "Live" ke Anak-anak Ditetapkan Tersangka

Regional
Bobot Turun dari 192 Kg Jadi 85 Kg, Arya Akan Jalani Operasi Gelambir

Bobot Turun dari 192 Kg Jadi 85 Kg, Arya Akan Jalani Operasi Gelambir

Regional
Alun-alun Bawah Tanah Surabaya Mulai Dibangun, Jalan Yos Sudarso Ditutup Separuh

Alun-alun Bawah Tanah Surabaya Mulai Dibangun, Jalan Yos Sudarso Ditutup Separuh

Regional
WN, Tersangka Kasus Hoaks 'Server KPU Diatur' Dikenal sebagai Sosok yang Cerdas dan Ahli Komputer

WN, Tersangka Kasus Hoaks "Server KPU Diatur" Dikenal sebagai Sosok yang Cerdas dan Ahli Komputer

Regional
Hujan Lebat, 3 Penambang Timah Tewas Tertimbun

Hujan Lebat, 3 Penambang Timah Tewas Tertimbun

Regional

Close Ads X