Jika Terpilih Jadi Ibu Kota Baru, Penduduk Kalteng Diprediksi Bertambah 6 Juta Orang

Kompas.com - 21/05/2019, 23:50 WIB
Presiden Joko Widodo berjalan di kawasan hutan saat meninjau salah satu lokasi calon ibu kota negara di Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Rabu (8/5/2019). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc. Akbar Nugroho GumayPresiden Joko Widodo berjalan di kawasan hutan saat meninjau salah satu lokasi calon ibu kota negara di Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Rabu (8/5/2019). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc.

KOMPAS.com - Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kalimantan Tengah (Kalteng), Brigong Tom Moenandaz mengatakan, jika Kalteng dipilih menjadi Ibu Kota baru, diperkirakan jumlah penduduk di Kalteng akan bertambah sebanyak enam juta orang.

"Kami memperkirakan akan ada sebanyak enam juta warga luar Kalteng yang akan masuk, khususnya dari DKI Jakarta," ujarnya, di sela-sela mengikuti rapat paripurna DPRD Kalteng, Senin (20/5/2019).

Baca juga: Jokowi: Dari Luas Wilayah, Kalimantan Tengah Paling Siap Jadi Ibu Kota

Dia mengatakan, untuk ASN dari Jakarta atau pusat yang akan masuk diperkirakan mencapai 600.000 orang, sedangkan yang lainnya adalah keluarga ASN dan kerabat.

"Juga para pekerja lainnya dari luar Kalteng yang ingin mengadu nasib di Ibu Kota negara yang baru," ujarnya.

Brigong mengatakan, penduduk Kalteng yang saat ini hanya mencapai 2, 6 juta lebih secara bertahap akan bertambah hingga mencapai 8 juta.

Baca juga: Jokowi: Gunung Mas Kalimantan Tengah Paling Siap Jadi Calon Pengganti Ibu Kota RI

Mereka akan tersebar bukan hanya di Palangkaraya saja tetapi juga hingga ke kabupaten yang ada di sekitar lokasi perkantoran pemerintah RI yang baru.

Masuknya enam juta penduduk baru ke Kalteng tersebut, selayaknya dimanfaatkan penuh oleh warga lokal untuk membuka usaha karena dipastikan akan tercipta lapangan usaha baru di Kalteng.

"Paling tidak akan banyak yang akan buka warung makan atau jenis usaha lainnya untuk memenuhi kebutuhan dari para pendatang tersebut.

"Warga lokal harus pandai memanfaatkan peluang ini, karena peluang kerja pasti akan semakin terbuka jika Kalteng benar dipilih sebagai Ibu Kota Pemerintahan RI tersebut," ujarnya.

Hal yang sama diungkapkan Wakil Ketua Komisi B DPRD Kalteng, HM Asera. Asera mengatakan, akan terjadi loncatan pembangunan yang sangat signifikan jika Kalteng terpilih sebagai Ibu Kota baru.

"Pembangunan di Kalteng akan semakin mantap, tentu akan jadi fokus perhatian dunia, sehingga selayaknya kita persiapkan segala sesuatunya untuk menyambut pemindahan Ibu Kota RI tersebut," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: Ibu Kota RI Pindah ke Palangkaraya, Kadisdukcapil Kalteng Prediksi Penduduk Bertambah 6 Juta

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi 4 Pria Ngaku Polisi Pukuli dan Seret Pelajar SMK dari Kelas, Kemudian Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Kronologi 4 Pria Ngaku Polisi Pukuli dan Seret Pelajar SMK dari Kelas, Kemudian Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Regional
Pemkot Semarang: Dengan Jaga Kerukunan, Warga Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Pemkot Semarang: Dengan Jaga Kerukunan, Warga Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Regional
Dua Mantan Pejabat Tinggi Tambelan Dukung Robby Maju di Pilkada Bintan

Dua Mantan Pejabat Tinggi Tambelan Dukung Robby Maju di Pilkada Bintan

Regional
Pelajar SMK di Gowa Diseret dari Kelas oleh 4 Pria Ngaku Polisi, Dipukuli dan Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Pelajar SMK di Gowa Diseret dari Kelas oleh 4 Pria Ngaku Polisi, Dipukuli dan Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Regional
Kisah Pria Gangguan Jiwa di Manggarai Timur, Lima Tahun Tinggal di Tebing Gua Penuh Sampah

Kisah Pria Gangguan Jiwa di Manggarai Timur, Lima Tahun Tinggal di Tebing Gua Penuh Sampah

Regional
Kesaksian Kodir Saat Selamatkan Belasan Siswa Korban Susur Sungai Sempor

Kesaksian Kodir Saat Selamatkan Belasan Siswa Korban Susur Sungai Sempor

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pembina Pramuka Susur Sungai Diperingatkan Warga | Cemburu, Nenek 62 Tahun Tusuk Suami

[POPULER NUSANTARA] Pembina Pramuka Susur Sungai Diperingatkan Warga | Cemburu, Nenek 62 Tahun Tusuk Suami

Regional
Setelah Bunuh dan Curi Emas Milik Ibu Kos, Pria Ini Pelesir ke Bali dan Bayar Kos Pacar

Setelah Bunuh dan Curi Emas Milik Ibu Kos, Pria Ini Pelesir ke Bali dan Bayar Kos Pacar

Regional
4 Fakta Penemuan Jenazah di Bondowoso, Mayat Tanpa Kepala hingga Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

4 Fakta Penemuan Jenazah di Bondowoso, Mayat Tanpa Kepala hingga Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

Regional
Cerita Putra Amrozi Pelaku Bom Bali I, Sempat Dikucilkan, Tak Ingin Anak Alami Hal Sama

Cerita Putra Amrozi Pelaku Bom Bali I, Sempat Dikucilkan, Tak Ingin Anak Alami Hal Sama

Regional
BNN Amankan 3 Juta Pil PCC dari Pabrik Narkoba di Lahan Pemkot Bandung

BNN Amankan 3 Juta Pil PCC dari Pabrik Narkoba di Lahan Pemkot Bandung

Regional
KPK Soroti Pengelolaan Aset di Kepri Usai Rapat Evaluasi di Batam

KPK Soroti Pengelolaan Aset di Kepri Usai Rapat Evaluasi di Batam

Regional
IAIN Surakarta Akan Berubah Nama Jadi UIN Raden Mas Said

IAIN Surakarta Akan Berubah Nama Jadi UIN Raden Mas Said

Regional
Kronologi Penemuan KM Beringin Jaya, Delapan Hari Terombang-ambing dan Ditarik Kapal Nelayan

Kronologi Penemuan KM Beringin Jaya, Delapan Hari Terombang-ambing dan Ditarik Kapal Nelayan

Regional
Warga Bekasi Ditemukan Tinggal Kerangka di Jepara

Warga Bekasi Ditemukan Tinggal Kerangka di Jepara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X