Pengedit Video Hoaks Ma'ruf Amin Berkostum Sinterklas Divonis 7 Bulan Penjara

Kompas.com - 21/05/2019, 23:21 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin di rumahnya di Jalan Situbondo, Kamis (18/4/2019). KOMPAS.com/JESSI CARINA Calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin di rumahnya di Jalan Situbondo, Kamis (18/4/2019).

KOMPAS.com - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Lhokseumawe, menvonis Safwan, pelaku penyebaran video hoaks calon wakil presiden 01 Ma’aruf Amin mengenakan kostum sinterklas, dengan hukuman tujuh bulan penjara, Selasa (21/5/2019).

Usai persidangan, Armia, kuasa hukum Safwan mengatakan, terkait vonis itu, pihaknya melihat ada peluang untuk mengajukan banding.

"Jadi kami akan menyatakan sikap dalam tujuh hari ke depan apakah akan mengajukan banding atau pun tidak," ujarnya, Selasa.

Baca juga: Kasus Video Hoaks Ma’ruf Amin Berkostum Sinterklas Ditangani Polda Aceh

Armia mengatakan, dalam pertimbangan hukum dari majelis hakim, pihaknya menilai ada kekeliruan.

Padahal dalam sidang tersebut sempat diungkapkan keterangan saksi ahli yang meringankan terdakwa, tapi malah dijadikan yang memberatkan terdakwa.

Jadi pihaknya menilai ada peluang untuk mengajukan banding.

Sedangkan dengan vonis tujuh bulan, menurut Armia, masih tersisa sekitar dua bulan lagi bagi kliennya untuk menjalani masa hukuman di penjara.

Karena sudah hampir lima bulan ditahan dengan status sebagai tahanan.

Sebelumnya, dalam dakwaan JPU pada persidangan pertama, dijelaskan, terdakwa pada 24 Desember 2018, mendownload video dari sebuah akun Facebook tentang sosok Ma’ruf Amin mengucapkan selamat natal, serta menggunakan kostum natal menyerupai sinterklas.

Baca juga: Keluarga Pengedit Wajah Ma’ruf Amin Berkostum Sinterklas Minta Maaf

Selanjutnya, video berdurasi 13 detik tersebut diedit dan digabungkan dengan video ceramah Habib Assegaf tentang larangan mengucapkan selamat natal oleh seorang muslim.

Lalu, video yang sudah digabungkan tersebut, diupload oleh terdakwa ke akun Youtube atas nama DS Youtube, dengan judul, “Ma’aruf Amin Resmi Menjual Imam Demi Jabatan”.

Selanjutnya, pada 26 Desember 2018, terdakwa ditangkap tim Polres Lhokseumawe, untuk proses hukum lanjutan.

Sedangkan dalam proses sidang yang berlangsung di PN Lhokseumawe, JPU menuntut terdakwa dengan hukuman 10 bulan penjara.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: Vonis 7 Bulan Bagi Penyebar Video Ma'aruf Amin Berpakaian Siterklas Ucapkan Natal



Terkini Lainnya

Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Regional
Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali 'Warning' untuk Transportasi Laut

Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali "Warning" untuk Transportasi Laut

Regional
Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Regional
Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Regional
Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Regional
Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Regional
Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Regional
Masih di Bawah Umur, 4 Nelayan Asal NTT yang Ditangkap Otoritas Australia Dipulangkan

Masih di Bawah Umur, 4 Nelayan Asal NTT yang Ditangkap Otoritas Australia Dipulangkan

Regional
Pelaku Pembunuh Pemuda Saat Pesta di Kupang Ditangkap di Timor Leste

Pelaku Pembunuh Pemuda Saat Pesta di Kupang Ditangkap di Timor Leste

Regional
Bacakan Pembelaan, Artis VA Minta Dibebaskan

Bacakan Pembelaan, Artis VA Minta Dibebaskan

Regional
Pesawat Malindo Air Keluar Landasan, Seluruh Penumpang dan Kru Selamat

Pesawat Malindo Air Keluar Landasan, Seluruh Penumpang dan Kru Selamat

Regional
Seorang Remaja Ditemukan Tewas dengan 15 Luka Tusuk, Pelakunya Ternyata 4 Anak di Bawah Umur

Seorang Remaja Ditemukan Tewas dengan 15 Luka Tusuk, Pelakunya Ternyata 4 Anak di Bawah Umur

Regional
Viral Seserahan Fortuner untuk Pernikahan di Pati, Ternyata Barang Hasil Curian

Viral Seserahan Fortuner untuk Pernikahan di Pati, Ternyata Barang Hasil Curian

Regional
Warga Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan, Tagih Janji Kampanye Gubernur Sulteng Sejak 2016

Warga Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan, Tagih Janji Kampanye Gubernur Sulteng Sejak 2016

Regional
Pencarian Mantan Pemain Persis Solo yang Hilang di Pantai, Tim SAR Keluhkan Tingginya Ombak

Pencarian Mantan Pemain Persis Solo yang Hilang di Pantai, Tim SAR Keluhkan Tingginya Ombak

Regional

Close Ads X