Usai Divonis Mati, Gembong Narkoba Dorfin Felix Berharap Bertemu Keluarganya

Kompas.com - 21/05/2019, 22:22 WIB
Dorfin Felix usai mendengarkan vonis Majelis Hakim PN Mataram yang menjatuhkan vonis mati. KOMPAS.com/FITRI RDorfin Felix usai mendengarkan vonis Majelis Hakim PN Mataram yang menjatuhkan vonis mati.

MATARAM, KOMPAS.com - Keputusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Mataram, memvonis mati Dorfin Felix, gembong narkoba berkewarganegaraan Prancis, mengakibatkan Dorfin merasa sangat terpukul, shock, dan sedih.

"Shocklah dia, sedih sekali menerima keputusan itu, dia nangis tapi ditahan. Dia tidak mengeluarkan air mata, tapi kaget sekali dia," ujar Deny Nur Indra, kuasa hukum Dorfin, Selasa (21/5/2019).

Baca juga: Dorfin Felix, WN Prancis Gembong Narkoba Divonis Hukuman Mati

Kepada Deny, Dorfin mengaku kecewa karena Kedutaan Prancis tidak membantunya dengan maksimal.

Dorfin berharap kedutaan bisa memfasilitasi keluarganya untuk datang ke Indonesia memberikan semangat hidup sebelum dieksekusi mati.

"Karena dia harus menghadapi hukuman mati dan untuk kembali ke negaranya sangat kecil kemungkinannya. Sebenarnya Dorfin berharap bisa dihukum 20 tahun atau seumur hidup saja, karena kemungkinan untuk bisa hidup lebih besar, dan bisa memperbaiki diri," ungkap Deny.

Dorfin bahkan bertanya pada kuasa hukumnya kapan eksekusi akan dilakukan.

"Ya saya bilang tergantung kapan eksekusinya. Kalau kamu harus menunggu bertahun-tahun ya tunggu, saya bilang gitu. Dia juga tanya 'kenapa saya sampai dihukum mati, padahal ada yang membawa barangnya lebih banyak dari saya, tapi hukumannya kurang dari itu?" tutur Deny.

Baca juga: Tak Ada Penerjemah, Sidang Pertama Dorfin Felix Ditunda

Terhadap keputusan hakim. Deny mengatakan akan melihat dan mempelajari keputusan tersebut.

Setelah menerima putusan, pihaknya segera membuat memori banding, mengingat ada batas tujuh hari untuk mengajukan memori banding

Atas keputusan hakim itu, kata Deny, jika memang ada celah meringankan akan menjadi dasar membuat banding.

Banding yang akan diajukan juga berdasarkan fakta di persidangan dimana berdasarkan pengakuan WNA Prancis ini awalnya tidak tahu kalau barang yang dibawanya adalah narkoba.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X