Pedagang Korban Kebakaran Pasar Kosambi Bingung Modal untuk Jualan

Kompas.com - 21/05/2019, 18:24 WIB
Sejumlah pedagang tengah mengisi data kerugian yang diderita dalam kebakaran Pasar Kosambi, Selasa (21/5/2019). KOMPAS.com/RENI SUSANTISejumlah pedagang tengah mengisi data kerugian yang diderita dalam kebakaran Pasar Kosambi, Selasa (21/5/2019).

“Buat orang seperti saya, modal Rp 5 juta atau Rp 25 juta itu besar sekali. Kalau ga jualan dua hari saja, saya bisa sulit untuk makan,” ucapnya.

Walaupun ia sudah menemukan pasar sementara, ia akan kebingungan mencari modal dan berharap pemerintah bisa membantu mencarikan solusi.

“Saya puyeng, ini (masalah) kaya double gitu. Sebentar lagi mau lebaran, anak juga masuk SMP dan SMK. Di saat bersamaan, tempat saya mencari nafkah ( Pasar Kosambi) kebakaran,” tuturnya.

Pedagang lainnya, Iah mengatakan hal serupa. Ia kebingungan karena makanan khas Bandung, peuyeum yang ia jual hangus terbakar.

“Bingung teh, saya ga tahu gimana besok dan besoknya lagi. Mana anak saya masuk SMP tahun ini. Sebentar lagi lebaran, anak bisa nanya baju lebaran,” ucapnya.

Baca juga: Pemkot Bandung Bakal Cari Lokasi untuk Relokasi Pedagang Pasar Kosambi

Ia hanya berharap bisa segera berjualan kembali, walaupun di pasar penampungan sementara. Jika tidak berjualan, maka dia tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Namun ia mengaku bingung mencari modal untuk berjualan kembali.

Dari pantauan Kompas.com, para pedagang memungut barang miliknya yang selamat dari kebakaran. Sisa-sisa barang dagangan tersebut dipindahkan ke mobil pick up untuk dipindahkan ke lokasi lebih aman.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peternak di Solo Sumbang 2.000 Telur untuk Bantu Warga Terdampak Virus Corona

Peternak di Solo Sumbang 2.000 Telur untuk Bantu Warga Terdampak Virus Corona

Regional
Sulut Siapkan Laboratorium Pemeriksaan Sampel Corona

Sulut Siapkan Laboratorium Pemeriksaan Sampel Corona

Regional
Kasus Oknum Polwan Sebarkan Hoaks Corona, Polisi Periksa Korban

Kasus Oknum Polwan Sebarkan Hoaks Corona, Polisi Periksa Korban

Regional
Ditelepon Wagub Saat Rapat, Lion Air Hentikan Penerbangan ke Bangka Belitung

Ditelepon Wagub Saat Rapat, Lion Air Hentikan Penerbangan ke Bangka Belitung

Regional
Liang Lahat Sudah Digali, Pemakaman Jenazah Positif Corona di Lampung Ditolak 2 Kali

Liang Lahat Sudah Digali, Pemakaman Jenazah Positif Corona di Lampung Ditolak 2 Kali

Regional
Ganjar Minta Warga Tak Tolak Jenazah Korban Virus Corona: Jaga Perasaan Korban dan Keluarganya

Ganjar Minta Warga Tak Tolak Jenazah Korban Virus Corona: Jaga Perasaan Korban dan Keluarganya

Regional
UPDATE Pasien Corona di Sulsel: 50 Positif Corona, 5 Orang Meninggal Dunia

UPDATE Pasien Corona di Sulsel: 50 Positif Corona, 5 Orang Meninggal Dunia

Regional
Panen Padi di Tengah Wabah Corona, Upaya Menjaga Ketahanan Pangan

Panen Padi di Tengah Wabah Corona, Upaya Menjaga Ketahanan Pangan

Regional
Sektor Pertanian di Sumedang Tak Terpengaruh Pandemi Covid-19

Sektor Pertanian di Sumedang Tak Terpengaruh Pandemi Covid-19

Regional
Mantan Anggota DPRD Sulsel yang Jenazahnya Ditolak Warga Masih Berstatus PDP

Mantan Anggota DPRD Sulsel yang Jenazahnya Ditolak Warga Masih Berstatus PDP

Regional
Ditengok Anaknya dari Jakarta, Pasien Stroke Positif Covid-19 di Ciamis

Ditengok Anaknya dari Jakarta, Pasien Stroke Positif Covid-19 di Ciamis

Regional
Sebar Hoaks Kematian Pasien Covid-19 di Sulbar, Pria Ini Ditangkap Polisi

Sebar Hoaks Kematian Pasien Covid-19 di Sulbar, Pria Ini Ditangkap Polisi

Regional
Kasus DBD Menurun, 1.474 Pasien Dinyatakan Sembuh di Sikka, NTT

Kasus DBD Menurun, 1.474 Pasien Dinyatakan Sembuh di Sikka, NTT

Regional
Pesan Pasien Sembuh Covid-19: Anak Muda, Tak Perlu Nongkrong, Dengarkan Pemerintah

Pesan Pasien Sembuh Covid-19: Anak Muda, Tak Perlu Nongkrong, Dengarkan Pemerintah

Regional
Fakta Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Hanyut di Depan Mata Ibunya, Pencarian Dilakukan

Fakta Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Hanyut di Depan Mata Ibunya, Pencarian Dilakukan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X