Warga Sumatera Barat ke Jakarta Diprediksi Sedikit karena Tiket Pesawat Mahal

Kompas.com - 21/05/2019, 15:49 WIB
Prajurit Marinir mengendarai kendaraan taktis dan tempur melintas di dekat kantor KPU, Jakarta, Senin (20/5/2019). Prajurit TNI dari berbagai kesatuan akan disebar ke sejumlah titik dan objek vital di Jakarta guna membantu pengamanan Ibu Kota jelang pengumuman hasil Pemilu serentak 2019 oleh KPU.ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN Prajurit Marinir mengendarai kendaraan taktis dan tempur melintas di dekat kantor KPU, Jakarta, Senin (20/5/2019). Prajurit TNI dari berbagai kesatuan akan disebar ke sejumlah titik dan objek vital di Jakarta guna membantu pengamanan Ibu Kota jelang pengumuman hasil Pemilu serentak 2019 oleh KPU.

PADANG, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat memastikan tidak ada gelombang massa dari Sumbar yang menuju ke Jakarta untuk melakukan aksi 22 Mei mendatang.

"Kita sudah melakukan koordinasi dengan pihak Bandara Internasional Minangkabau, armada bus dan Organda Sumbar. Tidak ada warga Sumbar bergerombolan menuju Jakarta untuk aksi 22 Mei," ujar Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Syamsi kepada Kompas.com, Selasa (21/5/2019) di Mapolda Sumbar.

Syamsi menyebutkan, kondisi Sumbar masih kondusif dan tidak terpancing isu massa di Jakarta yang tak puas atas hasil pemilu 2019.

Baca juga: 500 Aparat Awasi Pergerakan Massa yang Tak Puas Hasil Pemilu di Banyumas


Gelombang massa yang awalnya diprediksi akan datang dari Sumbar menuju Jakarta untuk aksi 22 Mei ternyata tidak terjadi.

"Tidak ada massa yang bergerombolan baik dengan menggunakan bus atau pesawat dari Sumbar menuju Jakarta," tegas Syamsi.

Hanya saja, Syamsi menyebutkan pihaknya tidak bisa memperkirakan warga yang datang sendiri-sendiri ke Jakarta karena belum terpantau.

Namun demikian, Syamsi memperkirakan jumlahnya tidak banyak karena faktor harga tiket mahal dan dalam bulan puasa.

Baca juga: Aparat Pakai Motor Keliling Pemalang Antisipasi Massa yang Tak Puas Hasil Pemilu

Syamsi mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kondisi yang kondusif dan tidak terpancing melakukan tindakan anarkistis yang melanggar hukum.

"Secara umum Sumbar masih aman. Besok hanya ada satu laporan aksi demo yang dilakukan KAMMI di KPU Sumbar dengan massa 100 orang. Mudah-mudahan besok berjalan damai," katanya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X