Tim Mudik Gesit Kompas: Jalur Rawan Kecelakaan hingga Potensi Pariwisata di Jalur Lintas Selatan Jawa

Kompas.com - 21/05/2019, 12:41 WIB
Jalur penghubung Trenggalek-Pacitan yang mengalami ambles di desa Cakul kecamatan Dongko Trenggalek Jawa Timur beberapa waktu lalu (17/05/2019)KOMPAS.com/SLAMET WIDODO Jalur penghubung Trenggalek-Pacitan yang mengalami ambles di desa Cakul kecamatan Dongko Trenggalek Jawa Timur beberapa waktu lalu (17/05/2019)


TRENGGALEK, KOMPAS.com – Proses perbaikan jalan dilakukan di wilayah Kecamatan Pakijasi, Malang, Jawa Timur, yang merupakan ruas jalur mudik.

Jika perbaikan jalan ini tak kunjung selesai menjelang Lebaran, dikhawatirkan akan terjadi kemacetan karena bakal ada sistem buka tutup.

Temuan tersebut berdasarkan hasil survei Tim Mudik Gesit 2019 Kompas saat melakukan survei dari Malang menuju Trenggalek.

“Ada jalur dalam proses perbaikan, yang berada di jalan raya Pakisaji, Malang, sepanjang sekitar 200 meter. Sempat terjadi antrean kendaraan sepanjang sekitar 1 kilometer, karena jalur menggunakan sistem buka tutup dan bergantian untuk melintas,” kata Kordinator Tim A Mudik Gesit 2019 Harry Susilo yang akrab disapa Ilo, Kamis (16/5/2019).


Baca juga: Tim Mudik Gesit Kompas: Proses Pengaspalan Jalan Tol Kapal Betung Masih Berlangsung

Namun, pengerjaan jalan ini diprediksi akan selesai pada H-10. Seperti yang disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Binamarga Provinsi Jawa Timur Gatot Sulistyohadi beberapa waktu.

Gatot mengatakan, pada H-10, seluruh jalan nasional yang ada di wilayah Jawa Timur selesai dikerjakan.

Pada H-10 nanti diharapkan sudah tidak ada lagi jalan berlubang, dan sudah tertambal semua. Pengerjaan jalan ini dilaksanakan secara serentak di semua wilayah Jawa Timur.

“Yang pasti, H-10 atau tanggal 26 Mei 2019 mendatang, untuk jalan nasional yang berlubang selesai ditambal. Karena, itu merupakan batas pekerjaan penanganan jalan harus sudah selesai,” terang Gatot.

Pengendara tetap hati-hati

Untuk jalur Kabupaten Blitar hingga Kabupaten Trenggalek, dinilai masih layak untuk digunakan bagi para pemudik.

Dengan catatan, para pengendara diharap tetap hati-hati dan waspada. Sebab, ada beberapa titik blank spot juga jalan bergelombang.

Selain itu, kendaraan berukuran besar juga melintas di jalur yang sebagian wilayah mengalami penyempitan jalur, sehingga menghambat laju lalu lintas.

“Blitar-Trenggalek sebagian besar jalur masih bagus, tapi di beberapa titik mengalami penyempitan jalur. Di tambah banyaknya truk berukuran besar sehingga menghambat laju kendaraan lain,” terang Ilo.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pindad Bongkar Rahasia TNI AD Juarai Lomba Tembak Internasional 12 Kali Berturut-turut

Pindad Bongkar Rahasia TNI AD Juarai Lomba Tembak Internasional 12 Kali Berturut-turut

Regional
Kesaksian Satu Keluarga asal Australia Saat Mobil Terguling ke Underpass Kentungan yang Ambles

Kesaksian Satu Keluarga asal Australia Saat Mobil Terguling ke Underpass Kentungan yang Ambles

Regional
Peduli Literasi Anak, 4 Pemuda Jalan Kaki Wonogiri-Jakarta untuk Temui Jokowi

Peduli Literasi Anak, 4 Pemuda Jalan Kaki Wonogiri-Jakarta untuk Temui Jokowi

Regional
Sultan Bubohu Bongo Gorontalo Yosep Tahir Maruf Mangkat

Sultan Bubohu Bongo Gorontalo Yosep Tahir Maruf Mangkat

Regional
Fakta di Balik Ni Luh Djelantik Laporkan Lisa Marlina, Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa hingga Minta Maaf

Fakta di Balik Ni Luh Djelantik Laporkan Lisa Marlina, Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa hingga Minta Maaf

Regional
Rabu Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran

Rabu Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran

Regional
25 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Mak Aroh Dapat Hibah Lahan dari Babinsa

25 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Mak Aroh Dapat Hibah Lahan dari Babinsa

Regional
Tipu 30 Orang, Dua Anggota BIN Gadungan Ditangkap

Tipu 30 Orang, Dua Anggota BIN Gadungan Ditangkap

Regional
Pekerja Migran asal Karimun Dibunuh di Malaysia, Bupati Koordinasi dengan KBRI

Pekerja Migran asal Karimun Dibunuh di Malaysia, Bupati Koordinasi dengan KBRI

Regional
Kontak Senjata, TNI Sebut Ada Kelompok Separatis Terluka di Nduga

Kontak Senjata, TNI Sebut Ada Kelompok Separatis Terluka di Nduga

Regional
Fakta KPK Geledah Rumah Gubernur Kepri Nonaktif, Bongkar Paksa Pintu hingga Diduga Terima Gratifikasi Senilai Rp 6,1 Miliar

Fakta KPK Geledah Rumah Gubernur Kepri Nonaktif, Bongkar Paksa Pintu hingga Diduga Terima Gratifikasi Senilai Rp 6,1 Miliar

Regional
Pekerjakan WN Filipina, 8 Kapal Ikan Indonesia Ditangkap KKP

Pekerjakan WN Filipina, 8 Kapal Ikan Indonesia Ditangkap KKP

Regional
Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan 4 Bocah Masih Simpang Siur

Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan 4 Bocah Masih Simpang Siur

Regional
6 Fakta Proyek 'Underpass' Kentungan Yogyakarta Ambles, WNA Australia Jadi Korban hingga Proyek Dihentikan Sementara

6 Fakta Proyek "Underpass" Kentungan Yogyakarta Ambles, WNA Australia Jadi Korban hingga Proyek Dihentikan Sementara

Regional
Duduk Perkara Dokter Gigi Romi Gagal Jadi PNS karena Penyandang Disabilitas

Duduk Perkara Dokter Gigi Romi Gagal Jadi PNS karena Penyandang Disabilitas

Regional
Close Ads X