Hasil Bahtsul Masail PWNU Jatim: Haram, Tolak Hasil Pemilu 2019

Kompas.com - 21/05/2019, 11:23 WIB
Sekretaris Dewan Syuro PWNU Jatim, KH Syafrud KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALSekretaris Dewan Syuro PWNU Jatim, KH Syafrud


SURABAYA, KOMPAS.com - Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggelar Bahtsul Masail menyikapi kondisi politik pasca-Pemilu 2019.

Hasil Bahtsul Masail tersebut memvonis haram gerakan pengerahan massa untuk menolak hasil Pemilu 2019.

Bahtsul Masail digelar Minggu (19/5/2019), dan diikuti oleh 30 ulama NU dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Baca juga: Cucu Pendiri NU: Tur Jihad Seharusnya Diganti Wisata Demokrasi

Kata Sekretaris Dewan Syuro PWNU Jawa Timur, KH Syafrud, tidak dibenarkan gerakan pengerahan massa untuk menolak hasil Pemilu 2019, karena tindakan tersebut dapat mengarah pada tindakan makar, menyulut terjadinya konfik sosial, perang saudara, dan mengacaukan keamanan nasional.

"Haram menolak hasil Pemilu dalam perspektif ilmu fikih, karena negara sudah memiliki KPU yang diberi tugas khusus oleh negara untuk menangani Pemilu," katanya kepada wartawan, Senin (20/5/2019).

Tidak hanya dalam hal menolak hasil Pemilu 2019, melakukan provokasi untuk melakukan gerakan people power yang mengarah pada tindakan inkonstitusional, kata Syafrud, juga diharamkan agama.

"Dalam Al Quran surat Annisa ayat 59 juga tegas dijelaskan jika umat Islam diperintahkan untuk menaati Allah dan Rasulnya serta pimpinan negara," jelasnya.

Baca juga: Jokowi Kalah 1,5 Juta Suara, TKD: Banten Bukan Basis NU

Bahsul Masail, kata dia, juga menjawab bagaimana sikap terbaik dalam menghadapi provokasi untuk menolak hasil pemilu.

"Jawaban dari pertanyaan tersebut, menahan diri dan mengajak masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh gerakan tersebut, serta mendukung penuh aparat keamanan untuk mengambil tindakan tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," ucapnya. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Regional
Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Regional
Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Regional
Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Regional
Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Regional
UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual 'Dosen' Swinger

UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual "Dosen" Swinger

Regional
Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Regional
Unand Cegah Penyebaran Covid-19, Dosen di Atas 60 Tahun Harus  WFH

Unand Cegah Penyebaran Covid-19, Dosen di Atas 60 Tahun Harus WFH

Regional
Unggahan 'Kacung WHO' Jerinx SID Berujung Laporan ke Polda Bali...

Unggahan "Kacung WHO" Jerinx SID Berujung Laporan ke Polda Bali...

Regional
Seorang Perempuan di Bireuen Ditemukan Terkapar dengan Luka di Leher

Seorang Perempuan di Bireuen Ditemukan Terkapar dengan Luka di Leher

Regional
Buruh Harian Cabuli Anak Tetangga di Kamar Mandi, Pakai Iming-iming Uang Rp 35.000

Buruh Harian Cabuli Anak Tetangga di Kamar Mandi, Pakai Iming-iming Uang Rp 35.000

Regional
Sekda Akui Sempat Ikut Sidang Paripurna Bersama Anggota DPRD Maluku yang Positif Corona

Sekda Akui Sempat Ikut Sidang Paripurna Bersama Anggota DPRD Maluku yang Positif Corona

Regional
Sobek Amplop Penambang Pasir, Nelayan Makassar Mengaku Tak Niat Robek Uang

Sobek Amplop Penambang Pasir, Nelayan Makassar Mengaku Tak Niat Robek Uang

Regional
Jalan Kelok 44 Sumbar Ambles, Baru Dibuka Lagi 10 Agustus

Jalan Kelok 44 Sumbar Ambles, Baru Dibuka Lagi 10 Agustus

Regional
Marah Tak Diberi Uang oleh Ibu, Seorang Anak Divonis Hukuman Penjara

Marah Tak Diberi Uang oleh Ibu, Seorang Anak Divonis Hukuman Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X