Kompas.com - 20/05/2019, 19:44 WIB
Dua caleg PKS terpilih baju putih didampingi 2 petugas kejaksaan negeri Kendari diserahkan ke Lapas Klas IIA Kendari, selanjutnya akan menjalani masa hukuman 2 bulan penjara. KOMPAS.com/KIKI ANDI PATIDua caleg PKS terpilih baju putih didampingi 2 petugas kejaksaan negeri Kendari diserahkan ke Lapas Klas IIA Kendari, selanjutnya akan menjalani masa hukuman 2 bulan penjara.

Humas Pengadilan Tinggi Sultra, I Gede Suarsana mengatakan, putusan banding itu dikeluarkan Rabu (15/5/2019). Majelis Hakim yang dipimpin Purwadi SH membatalkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Kendari 30 April 2019 nomor 176/Pid.Sus/2019/PN.Kdi.

"Pertimbangan majelis pastinya bahwa terpenuhinya unsur-unsur pelanggaran pidana pemilu seperti yang diatur dalam Undang-undang Nomor 7 tahun 2017. Tapi secara rinci pertimbangan majelis belum bisa saya jelaskan,” tegasnya.

I Gede menyatakan, banding ini merupakan upaya hukum pertama dan terakhirnya. Artinya tidak ada lagi upaya hukum setelah putusan. Hal itu karena perkara ini diatur dalam Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu yang bersifat lex spesialis.

“Kami akan segera mengirimkan berkas memori putusan ke Kejaksaan. Nanti perintah eksekusi terhadap dua terdakwa ini ada di ranah kejaksaan,” tegasnya.

Baca juga: Jadi Tersangka, Caleg PKS yang Cabuli Anaknya Dipecat Partai

Sebelumnya, kedua Caleg asal PKS bersama Camat Kambu La Mili diciduk warga, saat melakukan sosialisasi di rumah warga di Lorong Turikale Kelurahan Lalolara, Sabtu (2/3/2019) lalu.

Penggerebekan itu direkam warga dan videonya viral berdurasi 3,48. Dalam video itu nampak warga sedang melakukan penggerebekkan dalam sebuah rumah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kedua Caleg PKS itu duduk di kursi sofa sebelah kiri, Camat Kambu tersebut terlihat berdiri, dan kaget dengan kehadiran warga secara tiba-tiba.

Di dalam rumah itu, warga menemukan daftar nama pemilih, bahan kampanye, berupa stiker bergambar masing-masing Riki Fajar Caleg Daerah Pemilihan (Dapil) Kambu-Baruga dan Sulkhoni Dapil Kendari, dan sejumlah alat tulis dan beberapa carik kertas.

Kasus ini kemudian dilaporkan ke Bawaslu Kota Kendari, dan diteruskan ke Gakumdu. Kemudian Gakumdu meneruskan ke penyidik kepolisian Polres Kendari dan dinyatakan memenuhi unsur pidana pemilu, kemudian dilimpahkan ke Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Kendari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.