Sering Jelajah Desa, Mantan Bupati Kendal Lolos Jadi Anggota Dewan

Kompas.com - 20/05/2019, 17:44 WIB
Widya Kandhi Susanti bersama Calon legislatif DPR RI, M.Herviano. KOMPAS.com/SLAMET PRIYATIN KOMPAS.com/SLAMET PRIYATINWidya Kandhi Susanti bersama Calon legislatif DPR RI, M.Herviano. KOMPAS.com/SLAMET PRIYATIN

KENDAL,KOMPAS.com- Mantan bupati Kendal Jawa Tengah periode 2010-2015, Widya Kandhi Susanti, lolos menjadi anggota DPRD Kendal pada Pemilu 2019.

Widya memperoleh dukungan 7.372 suara dan berada di urutan ketiga daftar perolehan suara terbanyak calon legislatif Kabupaten Kendal.

Widya yang mencalonkan diri melalui Partai PDI Perjuangan mengaku tidak mudah mencari suara sebanyak itu. Ibu anak 4 tersebut harus rela menghabiskan waktunya untuk blusukan di wilayah yang menjadi daerah pilihannya.

“Saya diuntungkan, pernah menjadi bupati, sehingga banyak yang mengenal saya,” kata Widya, Senin (20/5/2019).

Baca juga: Raih 11.291 Suara, Bankir Ini Melenggang Jadi Anggota Dewan

Widya mengaku sering menyambangi warga yang ada di desa-desa untuk silaturahmi sekaligus memaparkan visi misinya jika menjadi anggota DPRD Kendal.

Terkadang ia harus berjam-jam berada di rumah warga, karena menurut Widya banyak yang kangen dengan dirinya. Saat menjadi bupati, dia memiliki program jelajah desa yaitu jalan-jalan ke desa untuk menyerap aspirasi masyarakat.

“Saya dulu waktu menjadi bupati, kan sering jalan-jalan dan ngobrol dengan masyarakat. Jadi saya sudah biasa. Capek sih iya, tapi sangat mengesankan,” ujarnya.

Dari blusukan, menurut Widya, dirinya mengetahui kondisi masyarakat yang ada di daerah pilihannya, yaitu Kecamatan Patebon, Kendal, Ngampel dan Pegandon. Ia berjanji setelah dilantik dan duduk menjadi anggota DPRD Kendal, akan lebih memperhatikan masyarakat Kendal.

Baca juga: Tak Suka Kinerja Dewan, Pria Ini Bakar Surat Suara

Perempuan yang menggunakan jilbab mengaku sudah melakukan sosialisasi enam bulan sebelum coblosan.

“Anak saya, Bintang Yudha Daneswa, juga lolos di DPRD Kendal. Dia dari daerah pemilihan wilayah atas,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua KPUD Kendal, Hevy Indah Oktaria, mengatakan bahwa pihaknya belum bisa menentukan siapa calon legislatif yang duduk di kursi DPRD Kendal karena masih menunggu rekapitulasi dari KPU pusat. Hevy, mengaku pihaknya telah selesai melakukan rekapitulasi dan penghitungan suara.


Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Kos di Bandung Digerebek,  Produksi Tembakau Gorila Dalam Kemasan Kacang

Rumah Kos di Bandung Digerebek, Produksi Tembakau Gorila Dalam Kemasan Kacang

Regional
Remaja Putri di Makassar Jadi Korban Teror Sperma

Remaja Putri di Makassar Jadi Korban Teror Sperma

Regional
Mabuk Berat, Turis Meksiko Tabrakan Diri ke Mobil

Mabuk Berat, Turis Meksiko Tabrakan Diri ke Mobil

Regional
5 Fakta Puluhan Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas, Terbongkar Setelah Siswa Kabur dari Sekolah

5 Fakta Puluhan Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas, Terbongkar Setelah Siswa Kabur dari Sekolah

Regional
Telusuri Sejarah Banten, Pemprov Kirim Utusan ke Belanda

Telusuri Sejarah Banten, Pemprov Kirim Utusan ke Belanda

Regional
Dianggap Berkah, Kurma yang Dipanen di Halaman Masjid Jadi Rebutan Warga Tasikmalaya

Dianggap Berkah, Kurma yang Dipanen di Halaman Masjid Jadi Rebutan Warga Tasikmalaya

Regional
Banjir 1 Bulan Menggenangi 2 Desa di Sidoarjo

Banjir 1 Bulan Menggenangi 2 Desa di Sidoarjo

Regional
Gara-gara Mi Instan, 2 Siswa SMP Berkelahi dan 1 Orang Dilarikan ke RS

Gara-gara Mi Instan, 2 Siswa SMP Berkelahi dan 1 Orang Dilarikan ke RS

Regional
Santri di Sukabumi Tewas di Areal Persawahan, 1 Orang Keracunan Obat

Santri di Sukabumi Tewas di Areal Persawahan, 1 Orang Keracunan Obat

Regional
Kronologi Kepala Dusun di Bulukumba Rusak Mata dan Potong Kemaluan Warganya hingga Tewas

Kronologi Kepala Dusun di Bulukumba Rusak Mata dan Potong Kemaluan Warganya hingga Tewas

Regional
Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Regional
Korban Tabrak Lari Pengendara Rush yang Diduga Stress Bertambah, di Antaranya Anak-anak

Korban Tabrak Lari Pengendara Rush yang Diduga Stress Bertambah, di Antaranya Anak-anak

Regional
22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

Regional
Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya karena Masalah Penyemprot Padi

Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya karena Masalah Penyemprot Padi

Regional
Tanah Gambut di Rupat Bengkalis Kembali Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

Tanah Gambut di Rupat Bengkalis Kembali Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X