Mantan Pejabat Pemprov Riau Enggan Pulangkan Mobil Dinas

Kompas.com - 20/05/2019, 15:03 WIB
Mobil dinas Toyota Avanza hitam nomor polisi R-64-C milik Kepala Bagian Layanan Pengadaan (BLP) Sekretariat Daerah Purbalingga disegel oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. KOMPAS.com/ M IQBAL FAHMIMobil dinas Toyota Avanza hitam nomor polisi R-64-C milik Kepala Bagian Layanan Pengadaan (BLP) Sekretariat Daerah Purbalingga disegel oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

KOMPAS.com - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Hijazi mengatakan, masih ada mantan pejabat di lingkungan Pemprov Riau enggan memulangkan kendaraan dinas, dengan alasan menunggu mobil tersebut dilelang.

"Padahal lelang kendaraan dinas itu kan sekarang tidak ada lagi berdasarkan jabatan. Karena bunyi Permendagri nomor 19 seperti itu," katanya, kepada Tribunpekanbaru, akhir pekan lalu.

Baca juga: Kampanye Pakai Mobil Dinas, Caleg Gerindra Divonis 1 Bulan Penjara

Ahmad mengatakan, yang bisa mengajukan lelang kendaraan dinas berdasarkan jabatan itu hanya kepala daerah, wakil kepala daerah dan sekretaris daerah.

Sedangkan untuk pimpinan OPD tidak memiliki kewenangan untuk mengajukan lelang kendaraan dinas.

Bahkan, kata Ahmad, untuk mengajukan lelang kendaraan dinas kepala daerah saja, harus empat tahun menjabat, baru bisa melelang atas nama jabatan

"Misalnya saya baru menjabat sekretaris daerah 2,5 tahun, tak boleh saya ajukan lelang atas nama jabatan. Tapi kalau sudah empat tahun, baru saya ada hak saya mobil yang saya pakai untuk dilelang," ujarnya.

Baca juga: Mobil Dinas di Kantor Bupati Mamuju Dibobol Maling, Uang Bansos Raib

Ahmad menegaskan kembali tidak ada istilah kendaraan dinas dikuasai kalau sudah tidak menjabat.

"Contoh, saya berhenti menjadi sekda tiga tahun, maka saat itu juga mobil harus saya kembalikan. Apalagi saya mengajukan mobil yang saya pakai untuk dilelang, tidak ada hak saya," kata dia.

Pihaknya mengklaim, sejauh ini Pemprov Riau tengah melakukan pembenahan pada aset khususnya kendaraan dinas di organisasi perangkat daerah (OPD).

Ahmad Hijazi mengakui pihaknya telah melakukan rapat khusus monitoring dan evaluasi aset, termasuk soal aset kendaraan dinas.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

Regional
Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Regional
9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

Regional
Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Regional
Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Regional
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Regional
Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Regional
Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Regional
Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Regional
5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

Regional
Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Regional
KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

Regional
ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

Regional
Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Regional
Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X