Hoaks, 5.000 Santri Buntet Cirebon Ikut "People Power" di Jakarta

Kompas.com - 20/05/2019, 12:48 WIB
Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Pondok Buntet Pesantren Cirebon, KH Adib Rofiuddin memastikan informasi 5000 santri buntet ke Jakarta untuk mengikuti People Power adalah hoaks. Dok. Tim Media Pondok Buntet Pesantren CirebonKetua Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Pondok Buntet Pesantren Cirebon, KH Adib Rofiuddin memastikan informasi 5000 santri buntet ke Jakarta untuk mengikuti People Power adalah hoaks.

CIREBON, KOMPAS.com – Ketua Tim Media Pondok Pesantren Buntet Cirebon, Mubarok Hasanuddin membantah kabar yang meyebut ada 5.000 santri pondok pesantren tersebut akan mengikuti gerakan " people power" pada 22 Mei di Jakarta.

Mubarok memastikan informasi yang menyebar luas di grup WhatApps adalah hoaks atau tidak benar. 

“Materi hoaks-nya 'Cirebon Santri Buntet ke Jakarta 5.000 santri. Disertai sejumlah foto massa berpeci'. Sehingga alumni yang mendapatkan informasi itu langsung melaporkan ke kami,” kata Mubarok melalui rilis yang dikirim ke sejumlah wartawan, Senin (20/5/2019).

Baca juga: Polisi Madiun Hadang Massa Aksi 22 Mei ke Jakarta

Mubarok mengaku sudah berusaha menelusuri pihak yang menyebarkan informasi bohong tersebut. Dari hasil penelusurannya, pelaku mengaku mendapatkan informasi tersebut dari rekannya, yang hanya ikut membagikan.

Ia mengatakan, pihaknya belum mendapatkan instruksi dari pengasuh pondok pesantren untuk melaporkan kasus tersebut.

“Belum ada intruksi untuk melaporkan terkait kasus ini. Tapi bisa dipastikan, informasi tersebut adalah hoaks,” tambah Mubarok.

Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Pondok Pesantren Buntet Cirebon, KH Adib Rofiuddin mengatakan, sebaran informasi tersebut adalah fitnah dan bohong.

Pihaknya sama sekali tidak melakukan pengerahan santri untuk berangkat ke Jakarta.

“Berita itu sangat tidak benar, sekali lagi sangat tidak benar. Kalau istilah sekarang adalah hoaks,” tegas Adib.

Baca juga: 8 Fakta Aksi Tolak People Power, Banser Siap Bergerak hingga Kritik untuk Amien Rais

Pengasuh Pondok Buntet Pesantren itu memastikan bahwa hingga saat ini ribuan santri masih melakukan aktivitas mengaji pasaran atau pengajian khusus di bulan suci Ramadhan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Guru Ditemukan Tewas di Ember dengan Tangan Terikat dan Telanjang

Seorang Guru Ditemukan Tewas di Ember dengan Tangan Terikat dan Telanjang

Regional
Ketahui 3 Tahapan New Normal di Bali untuk Kamu yang Ingin Liburan ke Pulau Dewata

Ketahui 3 Tahapan New Normal di Bali untuk Kamu yang Ingin Liburan ke Pulau Dewata

Regional
Demi Lolos PPDB Sumbar, Banyak Orangtua Manipulasi Surat Domisili

Demi Lolos PPDB Sumbar, Banyak Orangtua Manipulasi Surat Domisili

Regional
2.150 Pasien Covid-19 Sembuh dalam 14 Hari, Khofifah: Ini Capaian Tertinggi...

2.150 Pasien Covid-19 Sembuh dalam 14 Hari, Khofifah: Ini Capaian Tertinggi...

Regional
Siswi Tuna Grahita Dihamili Guru SLB, Terbongkar dari Perut yang Membesar

Siswi Tuna Grahita Dihamili Guru SLB, Terbongkar dari Perut yang Membesar

Regional
3 Pedagang Positif Corona, 2 Pasar Tradisional di Bantul Ditutup Sementara

3 Pedagang Positif Corona, 2 Pasar Tradisional di Bantul Ditutup Sementara

Regional
Jumlah Positif Covid-19 di Pondok Gontor Membengkak, Ribuan Penghuni Dirapid Test

Jumlah Positif Covid-19 di Pondok Gontor Membengkak, Ribuan Penghuni Dirapid Test

Regional
Ekonomi Terpuruk, Bupati Banyumas: SD dan SMP Negeri Harus Kembalikan Pungutan dari Wali Murid

Ekonomi Terpuruk, Bupati Banyumas: SD dan SMP Negeri Harus Kembalikan Pungutan dari Wali Murid

Regional
Ditanya Deadline Jokowi, Khofifah: 14 Hari Terakhir Jatim Sembuhkan 2.150 Pasien Covid-19

Ditanya Deadline Jokowi, Khofifah: 14 Hari Terakhir Jatim Sembuhkan 2.150 Pasien Covid-19

Regional
Bunda Neni Nyatakan Siap Pimpin Bontang Selama Dua Periode

Bunda Neni Nyatakan Siap Pimpin Bontang Selama Dua Periode

Regional
Polemik Aset Tanah Akademi TNI di Magelang, Ganjar: Sekarang Urus Covid-19 Dulu

Polemik Aset Tanah Akademi TNI di Magelang, Ganjar: Sekarang Urus Covid-19 Dulu

Regional
Bertambah 4, Jumlah Santri Gontor Positif Covid-19 Jadi 11 Orang

Bertambah 4, Jumlah Santri Gontor Positif Covid-19 Jadi 11 Orang

Regional
Pembunuhan Sadis Bocah 5 Tahun, Ayah Korban: Saya Hanya Ingin Pelaku Dihukum Mati

Pembunuhan Sadis Bocah 5 Tahun, Ayah Korban: Saya Hanya Ingin Pelaku Dihukum Mati

Regional
Guru SLB Cabuli Siswi Penyandang Tuna Grahita hingga Hamil 7 Bulan

Guru SLB Cabuli Siswi Penyandang Tuna Grahita hingga Hamil 7 Bulan

Regional
Kadispora Garut Ditahan Kejaksaan Terkait Pembangunan SOR Ciateul

Kadispora Garut Ditahan Kejaksaan Terkait Pembangunan SOR Ciateul

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X