Antisipasi Kemacetan, Disiapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalur Mudik

Kompas.com - 20/05/2019, 10:27 WIB
Ruas jalur selatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah ditutup, beberapa waktu lalu. KOMPAS.com/DOK DISHUB BANYUMASRuas jalur selatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah ditutup, beberapa waktu lalu.

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Menjelang arus mudik Dinas Perhubungan ( Dishub) Banyumas, Jawa Tengah, menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan.

Kasi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishub Banyumas Arif Akhmadi mengatakan, rekayasa lalu lintas akan dilakukan di persimpangan jalur utama mudik dan di sekitar wilayah perkotaan.

"Kami siapkan traffic cone dan barrier (pembatas) di titik-titik tertentu yang berpotensi terjadi kemacetan, baik di jalur utama yang dilalui pemudik maupun di wilayah kota," katanya di Purwokerto, Jawa Tengah, Senin (20/5/2019).


Baca juga: Jalur Mudik di Kabupaten Bandung Belum Siap Sepenuhnya

Arif mengatakan, rekayasa lalu lintas di jalur utama mudik akan dilakukan di persimpangan Ajibarang, Patikraja, Kaliori, Sokaraja, Wijahan, dan Sumpiuh.

"Untuk pemasangannya kami akan berkoordinasi dengan pos pam setempat. Untuk rekayasanya masih seperti tahun-tahun kemarin, misal di pertigaan Kaliori, kendaraan dari arah utara tidak boleh belok kanan, atau dari arah barat tidak boleh belok kanan," jelasnya.

Baca juga: Jamin Keamanan Arus Mudik dan Balik, PT KAI Daop III Intensif Cek Lokomotif

Menurut Arif, rekayasa lalu lintas di jalur mudik bersifat insidental. Rekayasa lalu lintas diperlukan apabila volume kendaraan mengalami peningkatan drastis.

"Insidental tergantung situasi dan kondisi arus lalu lintas, misal kalau volume kendaraan tinggi memungkinkan diberlakukan rekayasa lalu lintas. Itu situasional, tergantung kondisi," ujarnya

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X