Alasan Marzuki Alie Sebut Sandiaga Lebih Cocok Jadi Presiden

Kompas.com - 18/05/2019, 10:56 WIB
Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno saat memberikan kuliah umum di kampus UIGM Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (17/5/2019). KOMPAS.com/AJI YK PUTRACalon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno saat memberikan kuliah umum di kampus UIGM Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (17/5/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Mantan Ketua DPR RI  Marzuki Alie menyebut cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno lebih cocok menjadi presiden ketimbang wakil presiden.

Apa alasan Marzuki melontarkan penilaian itu saat bersama Sandi menjadi pemateri kuliah umum di Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (17/5/2019)?

Alasannya, usia Sandi yang saat ini telah memasuki 50 tahun. Menurut Marzuki, usia itu lebih matang untuk menjadi seorang pemimpin negara.


"Saya kira Pak Sandi ini lebih cocok menjadi presiden," kata Marzuki.

Baca juga: Marzuki Alie: Saya Kira Pak Sandi Lebih Cocok Jadi Presiden

Marzuki pun menggoda Sandi sembari melayangkan doa.

Menurut dia, sejumlah tokoh penting yang pernah berkunjung ke UIGM berhasil mendapatkan mimpi mereka, seperti halnya Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

"Sebelum menjadi seorang presiden, Pak Jokowi sempat berkunjung ke sini. Kemudian Pak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang saat itu menjabat sebagai Menko tahun 2003. Namun, diwakilkan oleh Ibu Ani. Mungkin kalau Pak Sandi duluan berkunjung maka juga akan ikut sukses," canda Marzuki disambut tepuk tangan mahasiswa yang hadir.

Sandi yang mendengarnya pun tersenyum mendengarnya....

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X