Masih Jadi Primadona, Caleg DPD Maya Rumantir Melenggang ke Senayan

Kompas.com - 18/05/2019, 09:22 WIB
Maya Rumantir. KOMPAS/LASTI KURNIAMaya Rumantir.

Perolehan suara ini mengantarkan Maya untuk kedua kalinya duduk di DPD RI. Dia menuturkan, sebelum maju DPD, dia mendapatkan tawaran dari partai politik (parpol) untuk menjadi caleg DPR RI.

"Tapi, saya tetap pada pendirian ke DPD RI saja," kata dia.

Ongkos politik

Maya mengatakan, terjun ke dunia politik tentu selalu ada ongkosnya. Namun, bagi dia, yang harus dihindari adalah money politic demi menciptakan pemerintahan yang bersih.

"Karena untuk dikenal masyarakat jelas ada sesuatu yang harus dikenang dan tentunya harus ada sentuhan dengan masyarakat. Tapi, itu bukan nanti ada momentum baru kita bagi-bagi duit. Itu berarti tidak murni," kata dia.

"Malah saat saya maju DPD RI, saya tidak memberikan apa-apa. Tetapi saya memberi diri langsung bersama-sama dengan masyarakat. Justru yang keluarkan biaya mereka, bukan saya. Ini bukti, menandakan kita sudah investasi kepada masyarakat jauh sebelum pesta demokrasi. Itulah kalau kita mengikuti cara-cara Tuhan, maka Tuhan sendiri yang beracara di hati masyarakat," lanjut Maya.

Baca juga: Ini yang Akan Dilakukan Ojek Online Erwin Siahaan Setelah Lolos Caleg

Menurut dia, saat Pemilu 2019, balihonya paling sedikit di Sulut dan hanya dipasang di ujung-ujung kota.

"Tapi kalau kita sudah pasang baliho di hati masyarakat itu susah dicabut," tegasnya.

Sementara, Anggota KPU Sulut Meidy Tinangon mengatakan, saat ini tahapan rekapitulasi oleh KPU RI masih berlangsung.

"Setelah penetapan nasional, ada kesempatan gugatan ke MK. Kalau tidak ada, penetapan calon terpilih," katanya saat dihubungi via telepon, Jumat malam.

Dia menambahkan, untuk caleg DPD dapil Sulut yang lolos hanya 4 orang berdasarkan perolehan suara.

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Kontak Senjata di Depan Kantor Bupati Intan Jaya | Ajudan Gubernur Maluku Aniaya Petugas Bandara

[POPULER NUSANTARA] Kontak Senjata di Depan Kantor Bupati Intan Jaya | Ajudan Gubernur Maluku Aniaya Petugas Bandara

Regional
Gara-gara Utang Judi Game Online Rp 766 Juta, Jefri Diculik dan Dianiaya hingga Tewas, Ini Kronologinya

Gara-gara Utang Judi Game Online Rp 766 Juta, Jefri Diculik dan Dianiaya hingga Tewas, Ini Kronologinya

Regional
Dari Arisan RT, 20 Warga Kulon Progo Terpapar Corona, Virus Menyebar hingga ke Pasar Tradisional

Dari Arisan RT, 20 Warga Kulon Progo Terpapar Corona, Virus Menyebar hingga ke Pasar Tradisional

Regional
Fakta Brigadir Kiki Pukul Petugas Bandara, Korban Pendarahan di Hidung, Berujung ke Jalur Hukum

Fakta Brigadir Kiki Pukul Petugas Bandara, Korban Pendarahan di Hidung, Berujung ke Jalur Hukum

Regional
Anggota DPRD Tegal Gelar Pentas Dangdutan Timbulkan Kerumunan, Ganjar: Tahan Diri

Anggota DPRD Tegal Gelar Pentas Dangdutan Timbulkan Kerumunan, Ganjar: Tahan Diri

Regional
Bakal Paslon Tak Lolos karena Status Mantan Koruptor, Ratusan Pendukung Demo KPU Dompu

Bakal Paslon Tak Lolos karena Status Mantan Koruptor, Ratusan Pendukung Demo KPU Dompu

Regional
Kisah Pilu Kakek Mauria, Tak Bisa Melihat karena Matanya Digigit Serangga, Butuh Biaya Berobat

Kisah Pilu Kakek Mauria, Tak Bisa Melihat karena Matanya Digigit Serangga, Butuh Biaya Berobat

Regional
Detik-detik Tahanan Narkoba Tewas Ditembak, Hampir Tabrak Petugas BNNP

Detik-detik Tahanan Narkoba Tewas Ditembak, Hampir Tabrak Petugas BNNP

Regional
Hujan Es Terjadi di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Hujan Es Terjadi di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Hujan Es di Bogor, Berlangsung 15 Menit, Butirannya Sebesar Kelereng

Hujan Es di Bogor, Berlangsung 15 Menit, Butirannya Sebesar Kelereng

Regional
Timotius-Lagani Tantang Paslon Petahana di Pilkada Kepulauan Aru

Timotius-Lagani Tantang Paslon Petahana di Pilkada Kepulauan Aru

Regional
KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

Regional
Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Regional
Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Regional
Resmi, Calon Petahana dan Istri Mantan Bupati Bertarung di Pilkada Mojokerto

Resmi, Calon Petahana dan Istri Mantan Bupati Bertarung di Pilkada Mojokerto

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X