17 Kloter Haji di Jabar Berangkat Dari Bandara Kertajati

Kompas.com - 18/05/2019, 07:11 WIB
Suasana ruang tunggu pesawat di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Kamis (24/5/2018). BIJB merupakan bandara kedua terbesar di Indonesia setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng yang memiliki luas lahan mencapai 1.800 hektar dan akan dioperasikan pada hari Kamis (24/5/2018).  ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASASuasana ruang tunggu pesawat di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Kamis (24/5/2018). BIJB merupakan bandara kedua terbesar di Indonesia setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng yang memiliki luas lahan mencapai 1.800 hektar dan akan dioperasikan pada hari Kamis (24/5/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Sebanyak 6007 jemaah haji asal Jawa Barat resmi akan terbang dari Bandara Kertajati, Majalengka, pada musim haji tahun ini.

Direktur PT Bandara Internasional Jawa Barat Muhammad Singgih mengatakan, mereka akan tergabung dalam 17 kelompok terbang (kloter) khusus jemaah di wilayah Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Kuningan (Ciayumajakuning).

"Telah muncul kepastian, untuk tahap awal dimulai 17 kloter di lima kabupaten kota," ujar Singgih di Bandung, Jumat (17/5/2019).

Baca juga: Bandara Kertajati Akan Dapat Suntikan Dana Rp 625 Miliar dari AP II

Para jemaah akan dilayani pesawat Boeing 777-300 milik Garuda Indonesia atau Saudi Airlines.

"Kalau tahun lalu mungkin mengapa belum bisa digunakan sebagai Bandara Haji karena baru 2500 m Rrnway sedangkan saat ini sudah 3000 m dan parking area yang sudah bisa menampung 22 pesawat 4 diantaranya untuk wide body," ucap Singgih.

Baca juga: Penerbangan Haji dan Umrah Warga Jabar Bagian Timur Dipindahkan ke Kertajati

Singgih menambahkan, ada sejumlah lokasi alternatif yang akan dijadikan asrama haji. Salah satunya, hotel Radiant, Cirebon, yang dinilai cukup representatif bagi para jemaah.

"Ada beberapa opsi untuk asrama tapi hotel di Cirebon ini yang dibidik karena dari segi jarak tidak begitu lama dan tempat yang representative kita tinggal menunggu kesepakatan nya saja dengan beberapa alternatif yang ada," tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan, pergeseran lokasi penerbangan kemungkinan menambah pembiayaan penyelenggaraan haji. Namun, kata Iwa, Pemprov Jabar berkomitmen untuk menanggung selisih pembiayaan agar tak membebankan jemaah.

"Selisih pembiayaan ditanggung oleh kami, yang penting para calon jamaah haji terlayani dengan baik," jelasnya.

Baca juga: September 2019, Bandara Kertajati Majalengka Layani Perjalanan Umroh

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Wilayah III Banten DKI Jakarta dan Jawa Barat terus memantau harga tiket pesawat yang saat ini dirasakan calon jamaah masih mahal.

Komisioner KPPU Wilayah III Kurnia Toha mengaku sudah bertemu dengan Menteri Perhubungan terkait harga tiket pesawat yang mahal. Dari hasil pembicaraannya tersebut, Kementerian Perhubungan akan segera mengeluarkan peraturan guna menurun harga atas.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Anwar, Merintis Usaha Gula Semut Sejak SMA, Kini Miliki Omzet Ratusan Juta Per Bulan

Kisah Anwar, Merintis Usaha Gula Semut Sejak SMA, Kini Miliki Omzet Ratusan Juta Per Bulan

Regional
Balita Tewas dengan Luka Lebam dan Sundutan Rokok, Pengakuan Ibu Jatuh dari Kamar Mandi

Balita Tewas dengan Luka Lebam dan Sundutan Rokok, Pengakuan Ibu Jatuh dari Kamar Mandi

Regional
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Jambi

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Jambi

Regional
Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga dan Padamkan Listrik

Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga dan Padamkan Listrik

Regional
Kisah Desa Menari di Lereng Telomoyo

Kisah Desa Menari di Lereng Telomoyo

Regional
Gunakan Senapan Angin, Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri

Gunakan Senapan Angin, Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri

Regional
SPBU Terbakar di Bukittinggi, Api Diduga dari Mobil yang Isi BBM dengan Tangki Tambahan

SPBU Terbakar di Bukittinggi, Api Diduga dari Mobil yang Isi BBM dengan Tangki Tambahan

Regional
Para Bacalon Wali Kota Samarinda Penjaringan PDI-P Ramai-ramai Siapkan Isi Tas

Para Bacalon Wali Kota Samarinda Penjaringan PDI-P Ramai-ramai Siapkan Isi Tas

Regional
Kongres Sampah Jateng Hasilkan Rekomendasi Pembentukan Satgas Sampah

Kongres Sampah Jateng Hasilkan Rekomendasi Pembentukan Satgas Sampah

Regional
Korban Gempa Maluku Diminta Bayar Biaya Rumah Sakit, Kadis Kesehatan Sarankan Berobat di Posko Kesehatan

Korban Gempa Maluku Diminta Bayar Biaya Rumah Sakit, Kadis Kesehatan Sarankan Berobat di Posko Kesehatan

Regional
Seberangi Rel Tak Berpalang Pintu, Mobil Avanza Ringsek Tertabrak Kereta

Seberangi Rel Tak Berpalang Pintu, Mobil Avanza Ringsek Tertabrak Kereta

Regional
Waspadai Hujan Lebat Selama 2 Hari yang Berpotensi Sebabkan Banjir di Sumut

Waspadai Hujan Lebat Selama 2 Hari yang Berpotensi Sebabkan Banjir di Sumut

Regional
Pilkada Samarinda, Ketua DPD Gerindra Kaltim Ikut Penjaringan PDI-P

Pilkada Samarinda, Ketua DPD Gerindra Kaltim Ikut Penjaringan PDI-P

Regional
Ratusan Ikan Mati Mendadak di Maluku, LIPI Minta Tak Dikaitkan dengan Gempa

Ratusan Ikan Mati Mendadak di Maluku, LIPI Minta Tak Dikaitkan dengan Gempa

Regional
Kasus Pembunuhan Pria Dalam Plastik di Cianjur Terungkap, 7 Pelaku Ditangkap

Kasus Pembunuhan Pria Dalam Plastik di Cianjur Terungkap, 7 Pelaku Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X